Juruketik.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membenahi kawasan Jalan Dr. Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, untuk mengatasi kondisi lingkungan yang kumuh dan semrawut.
Penataan ini akan berlanjut ke Jalan Mawar dan Jalan Merdeka sebagai bagian dari upaya menata kawasan Bogor Barat secara bertahap.
Hal itu terungkap saat Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau langsung penataan kawasan Jalan Semeru pada Rabu (14/10/2026).
Baca Juga: Puluhan Tahun Berjualan, 28 Pedagang di Jalan Semeru Bogor Ditertibkan
Dalam peninjauan itu, ia mendapati sejumlah sampah menyumbat saluran air serta beberapa karet fan belt berserakan di sepanjang jalan.
Dedie Rachim mengatakan, penataan Jalan Dr. Semeru merupakan kelanjutan dari pembenahan kawasan Bogor Barat yang sebelumnya dilakukan di Jalan KH Abdullah bin Nuh. Pemkot Bogor juga akan melanjutkan penataan ke sejumlah ruas jalan lainnya.
“Kita mau, Jalan Semeru ini jangan kumuh terus. Saya sudah tata dari mulai depan ruko-ruko itu, normalisasi saluran air, yang waktu itu ada ular juga sebesar batang pohon kelapa di sana,” ujar Dedie.
Ia menjelaskan, pembenahan dilakukan secara bertahap, mulai dari penataan kawasan pertokoan hingga normalisasi saluran air. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi persoalan lingkungan sekaligus membuat kawasan lebih tertata.
Setelah Jalan Dr. Semeru, Pemkot Bogor berencana melanjutkan penataan ke Jalan Mawar dan Jalan Merdeka. Pembenahan tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan kawasan Pasar Merdeka.
“Kemudian ke sini, kemudian kita akan teruskan nanti ke Jalan Mawar, Jalan Merdeka, kemudian nanti kita akan integrasikan dengan Pasar Merdeka. Kita tertibkan semuanya,” katanya.
Selain itu, Pemkot Bogor saat ini tengah membangun pedestrian dari Simpang Jalan Mawar hingga Jalan Merdeka. Infrastruktur pejalan kaki tersebut nantinya akan terhubung dengan pedestrian di Jalan Dr. Sumeru.
Integrasi pedestrian ini diharapkan dapat menciptakan jalur pejalan kaki yang lebih nyaman dan mendukung penataan kawasan secara menyeluruh.
Dedie menegaskan, pembangunan infrastruktur dan penataan lingkungan akan terus dilakukan di berbagai wilayah Kota Bogor.
Pemerintah kota berupaya agar pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan tengah kota, tetapi juga menjangkau wilayah lainnya.
“Jadi pembangunan bukan hanya di tengah kota, di Barat dibangun, di Selatan dibangun, di Timur dibangun, di Tanah Sareal dibangun, di Utara dibangun. Jadi kita tentunya ingin pembangunan itu lebih merata dan dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya. (3RY)










