Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

Upaya Pemkot Mengatasi Dampak Kemarau

Pasokkan Masih Aman, Warga Diminta Hemat Menggunakan Air

3 tahun ago
in ADVERTORIAL, BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR RAYA, NASIONAL
231 1
0
Upaya Pemkot Mengatasi Dampak Kemarau
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Sejak awal Agustus 2023 kemarau mulai terasa di Kota Bogor. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki kekeringan, termasuk Kota Bogor. Apalagi kemarau ini masih berlangsung hingga September nanti. Lantas apa upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor?

Musim kemarau di Kota Bogor sudah di depan mata. Debit air Sungai Ciliwung yang memasuki Bendung Katulampa, terus menyusut dari hari ke hari. Tercatat, debit air Ciliwung terus berkurang, dari 3.500 liter per detik, kini menjadi 2.700 liter per detik.

 

Bahkan, Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa pun masih berada di angka 0 centimeter, sejak awal Juni 2023 lalu.

Data tersebut diungkap pelaksana Bendung Katulampa, Andi Sudirman. Dia mengatakan, berkurangnya debit air di Bendung Katulampa terjadi sejak Minggu (6/8). Menurutnya, kondisi debit air tersebut sudah mulai memasuki bawah normal.

“Debit Ciliwung 2.700 liter per detik, per detik. Ini sudah mulai di bawah normal,” kata Andi.

Menurut dia, pada awal Juni lalu, ketika memasuki musim kemarau, debit air Sungai Ciliwung yang masuk mencapai 3.500 liter per detik. Andi merinci, sebanyak 3.000 liter di antaranya dibagi ke saluran irigasi Kalibaru dan 500 liter sisanya dialirkan ke Sungai Ciliwung, untuk kebutuhan warga Kota Bogor.

Lalu pada pertengahan Juli, debit air mulai berkurang menjadi 3.000 liter per detik. Hari berikutnya berkurang lagi menjadi 2.800 liter per detik. Kini, menjadi 2.700 liter per detik. Dengan rincian 2.500 liter dialirkan ke irigasi Kalibaru dan 200 liter ke Sungai Ciliwung.

Atas kondisi tersebut, pihak Bendung Katulampa terus berkoordinasi dengan Perumda Tirta Pakuan, terkait debit air di Bendung Katulampa. Sebab hal itu berkaitan dengan kebutuhan air warga Kota Bogor.

“Kami koordinasi terus terkait debit berapa, karena untuk kepentingan masyarakat Kota Bogor juga. Ke Ciliwung dialirkan, ya 200 liter,” kata Andi.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, kondisi Bendung Katulampa paling mengkhawatirkan pernah terjadi pada 2015. Di mana saat itu, debit air Sungai Ciliwung yang masuk hanya 1.500 liter per detik.

“Irigasinya cuma 1.200 sampai 1.300 liter. Dibagi-bagi saja sama Ciliwung, untuk penggelontoran, ekosistem dan air baku di PDAM Kota dan Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Ia menambahkan, hujan lokal yang mengguyur Kota Bogor beberapa waktu ke belakang, pun tidak mempengaruhi debit air di Bendung Katulampa. Sebab, kenaikan debit air di bendung tersebut dipengaruhi oleh curah hujan di hulu Sungai Ciliwung atau di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Pemkot Bogor melalui Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan dua sumber air baku, yang didistribusikan kepada ratusan ribu pelanggan Kota Bogor setiap harinya memasuki musim kemarau ini tetap aman. Meski begitu warga khususnya pelanggan Perumda Tirta Pakuan agar tetap menghemat penggunaan air.

 

“Sampai sejauh ini, real time produksi per jam, baik Ciliwung dan Cisadane kami masih produksi sesuai kapasitas yang ada, meski saya mendapatkan informasi bahwa debit air di Bendung Katulampa sudah 0 centimeter,” kata Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf.

Menurut Ardani, air yang mengalir ke Perumda Tirta Pakuan untuk di Sungai Ciliwung, berada di hulu dan sodetan. Sehingga relatif aman dan kapasitas air yang masuk ke SPAM Katulampa tercatat sebanyak 300 liter per detik.

Air yang masuk ke SPAM Katulampa, dijelaskan Ardani, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berada di Kecamatan Bogor Timur dan sebagian Bogor Selatan.

Sedangkan pemanfaatan sumber air baku yang paling besar kapasitasnya, berada di Sungai Cisadane. Di mana berkisar 2.100-2.200 liter per detik, masuk melalui SPAM Dekeng dan Cipaku.

“Hampir 80 persen layanan air bersumber dari Cisadane melalui SPAM Dekeng dan Cipaku,” ucap dia.

Namun, Ardani pun telah mendapati laporan ada beberapa wilayah yang saat ini mengalami kekeringan, imbas kemarau yang terjadi. Salah satunya di Jalan Batara, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara.

“Sebenarnya pipa sudah sampai di sana, tapi mereka belum jadi pelanggan Perumda Tirta Pakuan,” katanya.

Meski begitu, Ardani mengaku melakukan rapat dengan jajaran direksi untuk melakukan penanganan kekeringan di wilayah tersebut. Perumda Tirta Pakuan akan menyiapkan tangki hidran umum.

“Jadi yang kami siapkan semacam tangki berkapasitas 3.000 liter, yang akan kita tempatkan menggunakan rangka dan nanti masyarakat secara gratis bisa mengambil,” jelas dia.

Sementara itu, beberapa wilayah yang memiliki jaringan Perumda Tirta Pakuan saling interkoneksi antar zona. Sehingga dari total tujuh zona pelayanan, bisa saling dihubungkan untuk membantu ketika ada wilayah yang mengalami gangguan.

“Sejauh ini pelayanan Alhamdulillah, beberapa pelayanan belum ada kendala, kecuali sifatnya gangguan, seperti Pamoyanan, Rancamaya, pipa mengalami pecah sehingga masih recovery wilayah atas saja yang belum mengalir secara normal,” katanya.(Advertorial)

 

INFO GRAFIS

1. Mulai pertangahan Agustus, di beberapa daerah sudah mengalami puncak kekeringan. 

Kemarau Hingga September. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki kekeringan. Selain karena sudah memasuki musim kemarau, ini juga karena adanya efek El Nino.

2. Debit air surut di Bendung Katulampa terparah tercatat tahun 2015

  • Debit air Sungai Ciliwung yang masuk saat itu hanya 1.500 liter per detik

3. Petugas Bendung Katulampa terus melakukan koordinasi pada Perumda Tirta Pakuan

4. Pembagian Debit Air:

  • Sebanyak 2.500 liter dialirkan ke irigasi Kalibaru
  • Sebanyak 200 liter ke Sungai Ciliwung

5. Fakta lain:

  • Hujan yang mengguyur Kota Bogor tidak mempengaruhi debit air di Katulampa
  • Debit tersebut dipengaruhi oleh hujan di kawasan Puncak
  • Pantauan BMKG, kawasan Puncak belum diguyur hujan deras selama periode Juli dan Agustus
  • Kondisi ini sudah termasuk dalam kondisi di bawah normal
  • Petugas Bendung Katulampa pun akan terus berkoodinasi dengan BMKG untuk memantau cuaca di kawasan Puncak

 

Tags: Musim KemarauPemkot BogorPerumda Tirta Pakuan

BERITA LAINYA

Rudy Susmanto Siapkan Kabupaten Bogor jadi Lumbung Pangan Jawa Barat, Ini Strateginya

Rudy Susmanto Siapkan Kabupaten Bogor jadi Lumbung Pangan Jawa Barat, Ini Strateginya

by admin juruketik
19 Juni 2026
0

Juruketik.com - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyiapkan langkah strategis untuk mewujudkan Kabupaten Bogor sebagai lumbung pangan utama di Jawa Barat....

Buitenjazz Meet The Legends Segera Digelar di Kota Bogor

Buitenjazz Meet The Legends Segera Digelar di Kota Bogor

by admin juruketik
18 Juni 2026
0

Juruketik.com – Sebuah pertemuan langka para legenda musik Indonesia akan hadir di Kota Bogor melalui gelaran Buitenjazz Meet The Legends....

Mencekam! Dua Perempuan Terjebak di Lift M-One Hotel Bogor, Proses Evakuasi Berlangsung 30 Menit

Mencekam! Dua Perempuan Terjebak di Lift M-One Hotel Bogor, Proses Evakuasi Berlangsung 30 Menit

by admin juruketik
18 Juni 2026
0

Juruketik.com - Kepanikan menyelimuti dua perempuan yang terjebak di dalam lift M-One Hotel, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis 18 Juni...

Update Klasemen Medali POPWILDA Jabar 2026: Kabupaten Bogor Kantongi 5 Emas dan 2 Perak

Update Klasemen Medali POPWILDA Jabar 2026: Kabupaten Bogor Kantongi 5 Emas dan 2 Perak

by admin juruketik
18 Juni 2026
0

Juruketik.com - Update klasemen medali POPWILDA Jabar 2026 menempatkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu kontingen yang tampil impresif. Hingga Kamis...

Next Post
Dipersulit Urus Administrasi oleh Kades Palasari, Warga River Valley Ngadu ke LBH Yuris

Dipersulit Urus Administrasi oleh Kades Palasari, Warga River Valley Ngadu ke LBH Yuris

Kapolresta Bogor Kota Respon Cepat Aduan Warga RW 03 Babakan

Kapolresta Bogor Kota Respon Cepat Aduan Warga RW 03 Babakan

Perdana, GMKI Kota Bogor Bakal Gelar PKD

Perdana, GMKI Kota Bogor Bakal Gelar PKD

SDN Bangka 3, Juara Baris-Berbaris se-Jabar

SDN Bangka 3, Juara Baris-Berbaris se-Jabar

Gelar RDP, DPRD Kota Bogor Tampung Aspirasi Warga Untuk Raperda Penanaman Modal

Gelar RDP, DPRD Kota Bogor Tampung Aspirasi Warga Untuk Raperda Penanaman Modal

BERITA POPULER

  • Update Klasemen Medali POPWILDA Jabar 2026: Kabupaten Bogor Kantongi 5 Emas dan 2 Perak

    Update Klasemen Medali POPWILDA Jabar 2026: Kabupaten Bogor Kantongi 5 Emas dan 2 Perak

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • 6 Tim Asal Kabupaten Bogor Lolos ke Liga Jabar Istimewa 2026, Siap Berjuang di Pangandaran! Berikut Daftar Timnya

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kota Bogor Pesta Gol, Bungkam KBB 5-0 di POPWILDA Jabar 2026

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Dramatis! Basket Putri Kabupaten Bogor Raih Emas POPWILDA Jabar 2026 usai Taklukkan Depok

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Apa Kabar Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ASN di Lingkungan Pemkab Bogor? Inspektorat Ungkap Fakta Terbaru

    17 shares
    Share 7 Tweet 4

Rekomendasi

Suami Menikah Lagi, Warga Gunung Putri Bogor Lapor ke Jamwas Kejagung hingga Bawas Mahkamah Agung, Ini Penyebabnya

Suami Menikah Lagi, Warga Gunung Putri Bogor Lapor ke Jamwas Kejagung hingga Bawas Mahkamah Agung, Ini Penyebabnya

22 Juli 2025 - Updated on 23 Juli 2025
Tok! DPRD dan Pemkot Setujui KUA-PPAS 2024

Tok! DPRD dan Pemkot Setujui KUA-PPAS 2024

31 Agustus 2023
Rumah Warga ‘Miskin’ di Bogor Bakal Dipasangi Stiker, Pemerintah Klaim Demi Tepat Sasaran

Rumah Warga ‘Miskin’ di Bogor Bakal Dipasangi Stiker, Pemerintah Klaim Demi Tepat Sasaran

21 Mei 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Program Makan Bergizi Gratis, Dorong Terwujudnya Generasi Emas 2045

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Program Makan Bergizi Gratis, Dorong Terwujudnya Generasi Emas 2045

17 Juni 2026
Pohon Setinggi 20 Meter Tumbang Timpa Rumah di Mekarwangi Bogor

Pohon Setinggi 20 Meter Tumbang Timpa Rumah di Mekarwangi Bogor

4 November 2025
Penanganan Air Lindi di Bogor Masih Terkendala Anggaran, DLH: Fokus Kita Pengangkutan Sampahnya Dulu Biar Gak Numpuk

Penanganan Air Lindi di Bogor Masih Terkendala Anggaran, DLH: Fokus Kita Pengangkutan Sampahnya Dulu Biar Gak Numpuk

6 April 2026
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist