Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

Boboko Dari Bahan Bambu Tetap Bertahan ditengah Kemajuan Jaman

4 tahun ago
in BERITA TERKINI, EKONOMI BISNIS, KILAS
14 0
0
Boboko Dari Bahan Bambu Tetap Bertahan ditengah Kemajuan Jaman
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Ditengah maraknya perabotan rumah tangga berbahan plastik dan bahan elektronik, boboko atau bakul nasi berbahan bambu asal Cileungsi, Kabupaten Bogor masih tetap eksis.

Sepasang suami istri, Emong (60) dan Nessa (55) di Kampung Palasari, Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor masih tetap bertahan menjadi pengerajin boboko bambu

Setiap hari Emong dan Nessa menganyam rautan bambu menjadi boboko di sebuah saung di pelataran rumahnya.

Disana Emong duduk didalam saung sedangkan sang istri duduk di atas kursi bambu sambil terus fokus menganyam boboko.

Saat ini kata Emong jumlah penjualan boboko bambu ini jauh menurun dibanding pada tahun 80an hingga tahun 90an.

“Tahun 2000 sudah banyak produk bahan plastik, terus ada yang penanak nasi elektronik juga, dari situ peminat mulai turun,” ujarnya.

Meski demikian kata Emong, masih ada masyarakat yang tetap menggunakan boboko bambu dan tidak beralih menggunakan berbahan plastik.

Selain terbuat dari bahan alami yang jauh dari kontaminasi bahan kimia penggunaan boboko kayu juga memiliki banyak manfaat.

Biasanya boboko digunakan sebagai wadah menyimpan makanan.

“Jaman dulu mah dipakai juga buat nyimpen makanan, buat bawa makanan ke sawah, bisa juga untuk mengirimkan makanan ke tetangga,” katanya.

Selain itu boboko juga bisa digunakan untuk menyimpan beras mencuci beras dan wadah nasi.

Boboko yang dibuat Nesa dan suami ini mampu menampung sekitar tiga liter beras.

“Kalau yang ini ukuran sedang, kalau dipakai untuk beras katanya tidak banyak kutu, terus kalau dipakai untuk nasi tidak mudah basi,” ujarnya.

Kemampuan membuat boboko didapatkan Emong dan Nesa dari orangtuanya.

Karena sejak turun temurun keluarganya menjadi pengerajin boboko.

Dalam sehari keduanya bisa membuat sekitar 10 hingga 20 boboko tergantung dari ketersediaan bahan baku dan kualitas bahan baku.

Proses pembuatannya pun perlu memakan waktu cukup lama dimulai dengan memotong selongsong bambu menjadi bilah bambu yang kemudian dipotong tipis menjadi ruatan bambu.

Selanjutnya bambu dihaluskan dan dijemur agar lebih mudah dibentuk.

“Kalau sudah ada bambu yang diraut proses pembuatan satu boboko makan waktu 10 menitan. Awalnya di anyam kemudian dibentuk terus dipasangi kaki,”katanya.

Selain ingin melestarikan usaha turun temurun, Emong terpaksa tetap bertahan menjadi pengerajin boboko lantaran kondisi kakinya mengalami musibah pada tiga tahun lalu.

Kondisi itu membuat Ia harus menggunakan tongkat untuk berjalan.

“Ya, bertahan karena tidak bisa kerja yang lain cuma kerja gini aja buat sehari harinya,” ucapnya.

Dari sisi penjualan pasutri ini tak ada kesulitan untuk menjualnya.

Nesa mengatakan setiap satu minggu sekali boboko yang sudah dikumpulkan ini akan diambil oleh pengepul.

“Dikumpulin semingu itu ada sekitar 80an boboko, terus nanti diambil sama pengepulnya. Satu boboko harganya Rp25ribu,” ujarnya.

Ditengah kemajuan jaman ini beberapa tempat pembuatan boboko pun memilih tutup lantaran menurunnya minat pembeli.

Meski begitu Nesa dan Emong tetap bertahan membuat boboko lantaran tak ada pekerjaan lain.

Tags: BambuBobokoCileungsi

BERITA LAINYA

Bogor Kembali Jadi Pusat Sepakbola Usia Dini, Liga Jabar Istimewa 2026 Segera Dimulai

Bogor Kembali Jadi Pusat Sepakbola Usia Dini, Liga Jabar Istimewa 2026 Segera Dimulai

by admin juruketik
29 April 2026
0

Juruketik.com - Atmosfir kompetisi sepakbola usia dini terus menunjukan intensitas yang sangat tinggi di Kabupaten Bogor. PSSI Kabupaten Bogor sebagai...

Kebutuhan Hewan Kurban Bogor Belum Mandiri, 60 Persen Datang dari Luar Provinsi

Kebutuhan Hewan Kurban Bogor Belum Mandiri, 60 Persen Datang dari Luar Provinsi

by admin juruketik
29 April 2026
0

Juruketik.com - Pemenuhan kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Bogor masih bergantung pada wilayah luar yang ada di berbagai provinsi di...

KONI Kota Bogor Bocorkan Strategi Raih 100 Emas di Porprov Jabar 2026

KONI Kota Bogor Bocorkan Strategi Raih 100 Emas di Porprov Jabar 2026

by admin juruketik
29 April 2026
0

Juruketik.com - Kota Bogor menargetkan 100 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) XV 2026 pada November...

Inspektorat Ungkap Fakta Baru Kasus Pejabat di DPRD Kota Bogor Menghilang

Inspektorat Ungkap Fakta Baru Kasus Pejabat di DPRD Kota Bogor Menghilang

by admin juruketik
29 April 2026
0

‎Juruketik.com - Inspektorat Kota Bogor buka suara terkait kasus menghilangnya Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kota Bogor, Okto...

Next Post
Ribuan Honorer Dihapus, Ini Solusi Pemkot Bogor

Dikabarkan Maju di Pilkada Bogor 2024, Begini Jawaban Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah

NasDem Dukung Benninu Argoebie Maju di Pilwalkot Bogor 2024

NasDem Dukung Benninu Argoebie Maju di Pilwalkot Bogor 2024

Geger! Buaya Muncul di Sungai Cisadane Bogor

Geger! Buaya Muncul di Sungai Cisadane Bogor

Inalilahi! Mantan Kapolresta Bogor Kota Hendri Fiuser Tutup Usia, Rencananya Dimamkan di Bogor

Inalilahi! Mantan Kapolresta Bogor Kota Hendri Fiuser Tutup Usia, Rencananya Dimamkan di Bogor

PKB Target Raih 6 Kursi di Pileg 2024 Kota Bogor

PKB Target Raih 6 Kursi di Pileg 2024 Kota Bogor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Dedie Rachim Pimpin Upacara Puncak Hari Jadi Korpri ke-51

Dedie Rachim Pimpin Upacara Puncak Hari Jadi Korpri ke-51

29 November 2022
RAD Pangan dan Gizi 2025-2029, Pemkot Bogor Gelar Konsultasi Publik

RAD Pangan dan Gizi 2025-2029, Pemkot Bogor Gelar Konsultasi Publik

17 Februari 2025 - Updated on 19 Februari 2025

Berita Populer

  • Heboh! Pejabat di DPRD Kota Bogor Dilaporkan Hilang Sejak Pertengahan April, Kini Kena Hukuman Disiplin

    Heboh! Pejabat di DPRD Kota Bogor Dilaporkan Hilang Sejak Pertengahan April, Kini Kena Hukuman Disiplin

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Penertiban PKL Dimulai di Bogor Tengah, Ini Titik Lokasi yang Jadi Fokus

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Pejabat DPRD Kota Bogor Hilang, Istri dan Keluarga Disebut Tak Tahu Keberadaan

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kebutuhan Hewan Kurban Bogor Belum Mandiri, 60 Persen Datang dari Luar Provinsi

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Inspektorat Ungkap Fakta Baru Kasus Pejabat di DPRD Kota Bogor Menghilang

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Hubungi Kami

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist