Juruketik.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor membekali 85 pemuda dengan kemampuan kepemimpinan dan wawasan menghadapi perkembangan teknologi melalui Pelatihan Kepemimpinan Pemuda di Era Digital Tahun 2026 Angkatan 2.
Kegiatan yang digelar di Rizen Premiere Hotel, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 September 2026.
Peserta berasal dari unsur pemuda Pamong Budaya Bogor dan Yayasan Ibnussinan Sukamanah.
Baca Juga: Dispora Kabupaten Bogor Libatkan 70 Pemuda untuk Perangi Penyalahgunaan Narkoba
Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan mengatakan, pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas generasi muda, agar memiliki dasar-dasar kepemimpinan serta karakter yang berintegritas.
Musababnya, pemuda memiliki peran penting dalam pembangunan daerah dan perlu dipersiapkan menjadi calon pemimpin masa depan, yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Pemuda merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, kapasitas kepemimpinan dan karakter mereka harus terus diperkuat agar mampu menjadi pemimpin yang berintegritas serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Asnan.
Baca Juga: Dispora Kabupaten Bogor Buka Pelatihan Foodpreneur 2026, Anak Muda Dibekali Ilmu Bisnis Kuliner
Selain kemampuan kepemimpinan, Asnan menilai pemuda juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Kemampuan tersebut dinilai penting mengingat transformasi digital akan terus berkembang hingga 2045.
“Era digital menuntut pemuda untuk tidak hanya memiliki kemampuan kepemimpinan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ucapnya.
“Ini menjadi bekal penting bagi mereka dalam menghadapi tantangan di masa depan,” ujar Kadispora.
Sementara itu, Ketua Tim (Katim) Infrastruktur dan Kemitraan Pemuda Dispora Kabupaten Bogor, Joko Widodo mengatakan, pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan pembekalan kepemimpinan sekaligus memperluas wawasan peserta mengenai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital.
Joko menjelaskan, para peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber dan tenaga ahli dari berbagai latar belakang.
Di antaranya profesional public speaking, organisasi kepemudaan, Ketua Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Jawa Barat, akademisi dari IPB University, Universitas Djuanda dan Universitas Putra Indonesia, trainer bersertifikasi profesional, serta Pengurus Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Bogor.
Selain itu, instruktur juga berasal dari unsur TNI Kodim 0621 Kabupaten Bogor, sementara moderator berasal dari PT Sahabat Insan Perubahan.
“Pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai kepemimpinan, tetapi juga membekali peserta dengan wawasan dan kemampuan yang relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.
“Kami berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam organisasi maupun lingkungan masyarakat,” lanjut Joko.
Menurut Joko, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para pemuda untuk membangun karakter, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta mengembangkan pola pikir yang adaptif terhadap perubahan teknologi.
Ia berharap para peserta dapat menjadi bagian dari generasi pemimpin muda yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah dan berkontribusi positif di tengah transformasi digital.
Pelatihan Kepemimpinan Pemuda di Era Digital Tahun 2026 Angkatan 2 ini diharapkan menjadi salah satu langkah berkelanjutan dalam menyiapkan sumber daya manusia pemuda Kabupaten Bogor yang berintegritas, adaptif dan memiliki kemampuan kepemimpinan untuk menghadapi tantangan hingga 2045. (*)














