Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

Jangan Anggap Sepele! Dosen IPB University Ungkap Risiko Jangka Panjang Makan Mie Campur Nasi

7 bulan ago
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA
7 1
0
Jangan Anggap Sepele! Dosen IPB University Ungkap Risiko Jangka Panjang Makan Mie Campur Nasi

Ilustrasi mie campur nasi. (Foto AI)

Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Bagi sebagian masyarakat Indonesia, makan mie campur nasi masih menjadi makanan favorit. Selain karena mengenyangkan, tak bisa dipungkiri sensasi rasanya juga sulit dilupakan.

Namun, dosen bidang gizi dari Sekolah Vokasi IPB University, Rosyda Dianah mengingatkan dampak jangka panjang dari kebiasaan makan mie campur nasi.

“Kombinasi ini berisiko menimbulkan ketidakseimbangan gizi dan berbagai gangguan kesehatan jika tidak diimbangi dengan asupan gizi lain,” papar dosen Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi, Sekolah Vokasi IPB University.

Menurutnya, kombinasi dua sumber karbohidrat ini dapat meningkatkan asupan kalori dan karbohidrat secara signifikan, serta menurunkan keseimbangan zat gizi lainnya seperti protein dan lemak sehat.

“Jika nasi dan mie dikonsumsi dalam jumlah yang sama banyak, kandungan karbohidratnya bisa mendominasi hingga 80 persen dari total energi, sedangkan protein dan lemak sangat rendah,” ujarnya.

Dalam contoh perhitungan, konsumsi 150 gram nasi dan 100 gram mie menghasilkan ±401 kkal energi, ±82 g karbohidrat, ±7 g protein, dan ±2 g lemak.

“Kandungan ini tidak seimbang dan jauh dari konsep ‘Isi Piringku’, yakni 50 persen sayur dan buah, serta 50 persen sisanya gabungan karbohidrat dan protein,” jelasnya.

Konsep Isi Piringku merupakan pembaruan dari pedoman lama ‘4 Sehat 5 Sempurna’ dan Pedoman Gizi Seimbang. Tujuan konsep ini adalah memberikan panduan visual yang sederhana dan aplikatif mengenai porsi makan yang sehat, sesuai dengan kebiasaan masyarakat Indonesia.

Rosyda menjelaskan bahwa konsumsi nasi dan mie secara bersamaan dalam jangka panjang berisiko memicu berbagai gangguan metabolik seperti obesitas, resistensi insulin, dislipidemia, dan bahkan inflamasi kronis.

“Kelebihan karbohidrat sederhana dari nasi putih dan mie instan dapat meningkatkan indeks glikemik dan mempercepat lonjakan gula darah. Jika tidak dibarengi asupan protein dan serat yang cukup, efeknya bisa jangka panjang,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kekurangan asupan protein dan lemak sehat dapat menyebabkan rendahnya hormon pengatur nafsu makan seperti leptin dan peptida YY. Dampaknya, rasa lapar berulang, mengarah pada konsumsi kalori berlebih (overeating), terutama dari sumber karbohidrat sederhana.

Untuk menghindari risiko tersebut, Rosyda menyarankan beberapa alternatif menu yang tetap mengenyangkan tanpa menumpuk karbohidrat, seperti kombinasi nasi setengah porsi dengan lauk (hewani dan nabati) serta sayur; ubi rebus dengan sumber protein hewani (misal telur), protein nabati (misal kacangan-kacangan) dan sayuran; atau menu rendah karbohidrat seperti mie shirataki dengan sumber protein ditambah sayuran.

“Prinsipnya adalah menyeimbangkan piring makan sesuai dengan pedoman Isi Piringku. Pastikan karbohidrat tidak lebih dari seperempat bagian piring dan lengkapi dengan protein, lemak sehat, serta serat dari sayuran dan buah,” tandasnya. (Adm)

Tags: DosenIPB University

BERITA LAINYA

Heboh Isu Taruhan Balap Lari di Pakansari, KORMI Kabupaten Bogor Bilang Begini

Heboh Isu Taruhan Balap Lari di Pakansari, KORMI Kabupaten Bogor Bilang Begini

by admin juruketik
6 Maret 2026
0

Juruketik.com - Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Rike Iskandar memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di...

Tragedi Kebakaran di Tegalega Bogor: Balita Tewas, Dua Orang Luka Bakar

Tragedi Kebakaran di Tegalega Bogor: Balita Tewas, Dua Orang Luka Bakar

by admin juruketik
6 Maret 2026
0

Juruketik.com - Kebakaran hebat melanda tiga rumah di Kampung Babakan Sirna, Kelurahan Tegalega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Kamis,...

NPCI Kabupaten Bogor Dukung Kota Bandung jadi Tuan Rumah Peparda VII Jabar 2026

NPCI Kabupaten Bogor Dukung Kota Bandung jadi Tuan Rumah Peparda VII Jabar 2026

by admin juruketik
4 Maret 2026
0

Juruketik.com - National Paralympic Committee Indonesia atau NPCI Kabupaten Bogor menyambut positif penunjukan Kota Bandung sebagai tuan rumah Pekan Paralimpik...

Perdana! Tim Anggar Kursi Roda Kabupaten Bogor Siap Cetak Atlet Nasional di Ajang Peparda VII Jabar 2026

Perdana! Tim Anggar Kursi Roda Kabupaten Bogor Siap Cetak Atlet Nasional di Ajang Peparda VII Jabar 2026

by admin juruketik
4 Maret 2026
0

Juruketik.com - Sambutan positif terhadap penetapan Kota Bandung sebagai tuan rumah Peparda VII Jabar 2026 terus berdatangan dari para pelaku...

Next Post
FPTI Kabupaten Bogor Sukses Pecahkan Rekor MURI, Bupati Rudy Susmanto Angkat Topi

FPTI Kabupaten Bogor Sukses Pecahkan Rekor MURI, Bupati Rudy Susmanto Angkat Topi

PLN Bakal Bangun SPKLU di Hotel dan Restoran di Kota Bogor, Wali Kota Dedie Rachim Sebut Peluang Ekonomi Baru

PLN Bakal Bangun SPKLU di Hotel dan Restoran di Kota Bogor, Wali Kota Dedie Rachim Sebut Peluang Ekonomi Baru

97 Lembaga Keagamaan di Kota Bogor Terancam Tak Dapat Dana Hibah selama 5 Tahun, Jika

97 Lembaga Keagamaan di Kota Bogor Terancam Tak Dapat Dana Hibah selama 5 Tahun, Jika

Tak Perlu Cemas! Konsumsi Gula Tidak Kena Diabetes dan Obesitas, Begini Tips dari Dosen IPB University

Tak Perlu Cemas! Konsumsi Gula Tidak Kena Diabetes dan Obesitas, Begini Tips dari Dosen IPB University

Bupati Lantik 7 Kepala Dinas di Kabupaten Bogor, 3 Diantaranya Promosi Jabatan

Bupati Lantik 7 Kepala Dinas di Kabupaten Bogor, 3 Diantaranya Promosi Jabatan

Rekomendasi

Anak Pengacara Ternama Farida Felix jadi Tersangka Pembunuhan Satpam di Bogor, Pelaku Terancam Dihukum Seumur Hidup

Anak Pengacara Ternama Farida Felix jadi Tersangka Pembunuhan Satpam di Bogor, Pelaku Terancam Dihukum Seumur Hidup

20 Januari 2025
Ketua DPRD Sastra Winara Serap Aspirasi Masyarakat Rumpin Bogor, Reses Masa Sidang II 2025

Ketua DPRD Sastra Winara Serap Aspirasi Masyarakat Rumpin Bogor, Reses Masa Sidang II 2025

24 Februari 2025

Berita Populer

  • Mengintip Hutan Organik Megamendung: Rimba yang Tersisa di Tengah Kepungan Vila dan Resort

    Mengintip Hutan Organik Megamendung: Rimba yang Tersisa di Tengah Kepungan Vila dan Resort

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Tak Perlu Cemas! Konsumsi Gula Tidak Kena Diabetes dan Obesitas, Begini Tips dari Dosen IPB University

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • Bogor Sehat, Cerdas, dan Sejahtera untuk Anak-anak

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Punya Rumah Subsidi Pertama? Ini Perintilan yang Sering Dilupakan Pasutri Baru

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Polisi Bongkar Kasus Mafia Tanah di Puncak Bogor, Pengusaha Properti Dibui usai Serobot Lahan PTPN

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Hubungi Kami

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist