Juruketik.com – Kabupaten Bogor membidik gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat atau Porprov Jabar 2026.
Target tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto di Pendopo Cibinong, Selasa (7/7/2026), yang sekaligus mendapat komitmen dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bogor.
Audiensi yang berlangsung di Ruang Soekarno-Hatta itu dihadiri Ketua KONI Kabupaten Bogor Arief Rochmawan, Sekretaris KONI Sugianto, para wakil ketua beserta jajaran pengurus.
Baca Juga: 20 Atlet Terjun Payung Kabupaten Bogor Siap Tempur, Bidik Emas di Porprov Jabar 2026
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam pertemuan tersebut, KONI memaparkan kesiapan kontingen Kabupaten Bogor menghadapi Porprov Jabar 2026, termasuk target perolehan medali, kebutuhan anggaran, hingga strategi pembinaan atlet menuju pesta olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.
Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan mengatakan, bahwa audiensi ini selain silaturahmi dan memperkenalkan pengurus, juga untuk memaparkan persiapan persiapan kontingen daerahnya di Porprov Jabar 2026.
Baca Juga: Tim Sepakbola Kabupaten Bogor Mulai Tunjukkan Taji, Target Emas Porprov Jabar 2026 Makin Terbuka
Selain itu, pria yang akrab disapa Bang Atep ini juga menyampaikan terimakasihnya kepada pemerintah daerah yang telah mendukung membenahi keolahragaan di Kabupaten Bogor.
“Kita juga ingin meminta masukan dan saran, harus seperti apa KONI Kabupaten Bogor ke depannya,” kata dia.
Dalam pemaparannya, KONI menyampaikan telah melakukan penjaringan dan laporan dari seluruh cabor dalam persiapan porprov.
Dari hasil pemaparan dan pemetaan itu, Kabupaten Bogor menargetkan 166 medali emas. Target itu merupakan hasil verifikasi dari seluruh cabor yang telah dilakukan oleh KONI.
Sementara, untuk meraih juara umum, setidaknya medali emas yang harus diraih, adalah 197 emas daro 1.156 medali emas yang diperebutkan di Porprov Jawa Barat 2026.
Dalam pemaparannya yang disampaikan Wakil Ketua 2 KONI Kabupaten Bogor, M Khairul juga menjelaskan, kekurangan-kekurangan yang dihadapi menjelang Porprov Jawa Barat 2026, seperti soal keuangan dan lainnya.
Sementara, jumlah atlet Kabupaten Bogor yang dipastikan turun di Porprob berdasarkan number by name di Jabar Istimewa, mencapai 957 orang atlet.
Jumlah ini terdiri atas 580 putra dan 377 putri. Selain atlet, jumlah pelatih yang diberangkatkan sebanyak 105 orang, pelatih 80 orang, manajer 67 orang dan official 198 orang.
“Jadi total atau jumlah kontingen yang akan diberangkatkan di Porprov Jawa Barat 2026, sebanyak 1.407 orang,” terang Khairul.
M Khairul juga menyampaikan program strategi menuju Porprov Jawa Barat 2026, di antaranya pembentukan kontingen, program desebtralisasi atlet, kebutuhan peralatan latihan dan perlengkapan pertandingan.
Kemudian try out dan try ini, dan terakhir training camp, yang sudah beberapa tahun tidak pernah terlaksana.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mendukung penuh keterlibatan kontingen bumi Tegar Beriman di Porprov Jawa Barat 2026, dari segala aspek.
Menurut Bupati, Kabupaten Bogor harus kembali menjadi jawara di event empat tahunan ini dengan merebut gelar juara. Untuk mencapai itu, Pemkab akan mendukung penuh, termasuk mensupport kebutuhan anggaran.
Bupati juga menyampaikan program dan keinginannya untuk mengembangkan olahraga yang nantinya bisa memberikan dampak pada perekonomian.
Politisi Gerindra ini bahkan meminta agar KONI, Dispora dan OPD bisa berkolaborasi menjadikan sarana-sarana olahraga yang ada di kawasan Pakansari, bisa dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat.
“Tahun 2027, kita akan lakukan pembangunan sarana olahraga yang bisa dimanfaatkan masyarakat, termasuk membangun Taman Keluarga Terbuka,” kata Bupati.
Taman ini, nantinya akan di bangun di 40 kecamatan, dan dilengkapi dengan fasilitas olahraga dan taman bermain untuk masyarakat.
“Dalam program ini, KONI harus ikut membantu, termasuk melibatkan KOK (Komite Olahraga Kecamatan),” terang bupati.
Menanggapi hal itu, Arif Rochmawan menyambut baik keinginan bupati dimana KONI harus bisa memanfaatkan fasilitas-fasilitas, baik yang ada di kawasan Pakansari, maupun GOM yang ada di kecamatan.
“Fasilitas GOM yang ada di 40 kecamatan akan kita gunakan, dan tahun 2027 juga akan ada beberapa fasilitas olahraga yang akan di bangun,” ungkap dia.
Bupati juga, kata Arif, menyampaikan bahwa Kabupaten Bogor, belum memiliki pusat olahraga beladiri, dan rencananya tahun depan akan dibangun.
Arif juga mengatakan bahwa pihaknya siap membantu peningkatan ekonomi melalui fasilitas-fasilitas olahraga maupun taman keluarga terbuka, dengan memberdayakan pelaku UMKM.
“Jadi kita tidak hanya berfokus pada keolahragaan saja, tapi bagaimana ekonomi dan UMKM di wilayah tumbuh,” tandas Arif. (*)



























