Juruketik.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menargetkan kontingen Kota Bogor mampu meraih 100 medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.
Target tersebut disampaikan saat melepas ratusan atlet dan pelatih Kota Bogor dalam apel di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (26/10/2026).
Pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap para atlet yang akan berlaga di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Baca Juga: Kota Bogor Target 100 Emas di Porprov Jabar 2026, KONI Pede Bisa Raih Lebih
Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim menyampaikan bahwa Kota Bogor menargetkan raihan 100 medali emas pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Target itu diharapkan dapat dicapai melalui persiapan matang serta kesiapan mental para atlet dalam menghadapi pertandingan.
”Yang paling penting dalam Porprov ini adalah kita menyiapkan sejumlah venue. Kedua, tentu kita juga mengharapkan target 100 medali emas Kota Bogor bisa tercapai,” ujarnya.
Baca Juga: KONI Kota Bogor Bidik 100 Medali Emas di Porprov Jabar 2026, Atlet Diminta Siap Tempur
Ia mengatakan, Kota Bogor menjadi salah satu daerah tuan rumah bersama Kota Bekasi dan daerah lainnya. Karena itu, selain mempersiapkan sarana pertandingan, Pemkot Bogor juga mendorong para atlet agar memiliki mental juara dan mampu memberikan hasil terbaik bagi daerah.
Dedie menjelaskan, persiapan penyelenggaraan Porprov telah dilakukan sejak jauh-jauh hari melalui proses yang cukup panjang. Sejumlah kebutuhan terus dimatangkan, termasuk kesiapan venue yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan pertandingan.
Menurutnya, Pemkot Bogor telah menyiapkan sekitar 25 venue yang berada di wilayah Kota Bogor. Sementara itu, terdapat pula sejumlah venue di luar daerah yang akan digunakan untuk menunjang pelaksanaan kompetisi.
”Pemerintah Kota Bogor menyiapkan sekitar 25 venue. Venue tersebut berada di wilayah Kota Bogor, sementara selebihnya ada sekitar delapan venue di luar Kota Bogor. Nanti datanya perlu dicek kembali,” jelasnya.
Di sisi lain, Dedie mengakui persiapan Porprov turut menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Hal tersebut menyusul adanya penyesuaian anggaran akibat pemotongan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Meski demikian, ia memastikan berbagai persiapan tetap berjalan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia. Pembangunan infrastruktur penunjang juga terus dilakukan untuk mendukung kebutuhan Kota Bogor sebagai salah satu tuan rumah.
Salah satu pekerjaan yang tengah disiapkan adalah pembukaan akses jalan pada trase baru Jalan Saleh Danasasmita. Menurut Dedie, sebelum masa kontrak proyek berakhir pada 29 Oktober, pemerintah akan melaksanakan uji coba akses jalan tersebut selama dua hari.
Uji coba itu menjadi bagian dari upaya untuk memantau kondisi jalan sekaligus mengidentifikasi berbagai kemungkinan kendala dan kekurangan yang perlu ditangani.
”Uji coba ini nantinya ditargetkan berlangsung selama satu bulan ke depan, sambil kita memantau dan memetakan kemungkinan adanya masalah, kendala, maupun kekurangan,” pungkasnya. (3RY)
















