Juruketik.com – Warga yang berencana menyaksikan Helaran Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Kota Bogor perlu memperhatikan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan kepolisian.
Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota menutup dan mengalihkan arus kendaraan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan selama kegiatan berlangsung.
Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito mengatakan, rekayasa lalu lintas telah diberlakukan sejak tahap persiapan kegiatan, khususnya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Air Mancur.
Baca Juga: Jangan Ketinggalan! HJB 2026 Kota Bogor Bakal Digelar Meriah, Simak Daftar Lengkap Acaranya Disini
“Untuk jalur persiapan Helaran, dari Denpom sampai Air Mancur kami lakukan rekayasa lalu lintas,” ujarnya, Sabtu 27 Juni 2026.
Ia menjelaskan, arus kendaraan dari kawasan Denpom yang mengarah ke Jalan Sudirman-Air Mancur ditutup dan dialihkan melalui Jalan Harupat. Pengendara dapat melanjutkan perjalanan menuju Jalan Kencana, Jalan Pajajaran, maupun kawasan Hotel Amaris.
Selain itu, akses dari Pengadilan Dalam menuju Jalan Sudirman juga ditutup. Kendaraan hanya dapat berbelok ke kanan menuju Denpom dan selanjutnya melalui Jalan Harupat. Penutupan serupa diberlakukan bagi kendaraan dari Jalan Sawojajar Dalam yang hendak menuju Jalan Sudirman.
Sementara itu, kendaraan dari Jalan Ahmad Yani menuju Air Mancur tidak dapat melintas ke Jalan Sudirman dan dialihkan melalui Jalan R.E. Martadinata atau Jalan Pemuda.
Untuk mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas, Satlantas Polresta Bogor Kota menerjunkan sekitar 50 personel yang dipimpin tujuh perwira. Pengamanan juga diperkuat oleh personel dari berbagai satuan fungsi lainnya.
“Pengamanan kegiatan ini dibackup anggota Sat Sabhara, Satreskrim, Satintelkam, Satnarkoba, serta satu peleton Polwan yang ditempatkan di area finis atau panggung utama,” jelasnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang hendak menonton maupun melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman agar menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan.
Pengendara dari arah Pajajaran dapat memanfaatkan Jalan Harupat, kawasan Amaris, hingga menuju Jalan Pajajaran ke arah Jambu Dua maupun Simpang BORR dan Jalan KH Sholeh Iskandar.
Sedangkan kendaraan dari arah Jambu Dua menuju pusat kota dapat melalui Putaran Sistem Satu Arah (SSA), Jalan MA Salmun, hingga kawasan PGB sesuai tujuan masing-masing.
Menurut Lukito, potensi kemacetan pada pelaksanaan Helaran HJB tahun ini diperkirakan lebih terkendali karena rute kegiatan dibuat lebih pendek dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu lintasan cukup panjang dari Balai Kota hingga Air Mancur. Tahun ini rutenya diperpendek sekitar 250 meter, dimulai dari kawasan Pelataran dan finis di depan Kantor Pusdikzi atau Putaran Kodim 0606 Kota Bogor,” katanya.
Meski demikian, personel tetap disiagakan di sejumlah titik strategis seperti Simpang Baranangsiang, Tugu Kujang, Pintu 1 Kebun Raya Bogor, Empang, Gunung Batu, hingga Pancasan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan.
Jika terjadi kepadatan signifikan, Satlantas telah menyiapkan skenario rekayasa tambahan, termasuk mengalihkan kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Bogor menuju jalur timur sebelum kembali memasuki pusat kota.
“Namun sampai saat ini kondisi lalu lintas masih normal dan terkendali,” tutup Lukito. (3RY)



























