Juruketik.com – Upaya modifikasi cuaca yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor belum membuahkan hasil di tengah kemarau yang telah berlangsung sekitar tiga bulan.
Pemkab Bogor bersama ratusan warga pun menggelar Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Kecamatan Cibinong, Jumat (18/9/2026).
“Kami melaksanakan Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan,” ujar
Bupati Bogor, Rudy Susmanto kepada wartawan.
Baca Juga: Pemkab Bogor Minta Bantuan BNPB Modifikasi Cuaca Atasi Banjir di Kabupaten Bogor
Rudy menyebut, kemarau di Kabupaten Bogor sudah terjadi sejak Juni lalu. Akibatnya, sejumlah wilayah mengalami kekeringan hingga krisis air bersih.
Bahkan, sambungnya, kemarau tersebut juga mengancam lahan pertanian gagal panen karena tidak teraliri air dengan baik.
“Kemarau dengan intensitas yang cukup panjang ini membuat sumur-sumur mengering, lahan pertanian kering, dan saluran irigasi juga kering,” jelas Rudy.
Baca Juga: Rudy Susmanto Salat Subuh Berjamaah Bersama Habib Mahdi, Ini Pesannya untuk Warga Bogor
Sejumlah ikhtiar sudah dilakukan. Beberapa waktu lalu, kata Rudy, Pemkab Bogor juga telah berupaya membuat hujan buatan melalui modifikasi cuaca.
Namun, upaya yang dilaksanakan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu belum membuahkan hasil.
Dengan kondisi itu, Rudy memohon dan berharap Salat Istisqa yang dilaksanakan sebagai upaya terakhir ini bisa segera segera menurunkan hujan di Kabupaten Bogor.
“Ikhtiar kita sudah, maka ini cara terakhir manusia dengan cara berdoa kepada Allah agar hujan turun supaya petani kita bisa menanam lagi dan air-air di rumah warga bisa terisi kembali,” tandasnya. (Kha)













