Juruketik.com – Pemerintah Kota atau Pemkot Bogor mulai melakukan tahap awal pembangunan jalan baru sebagai pengganti Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, yang mengalami longsor beberapa waktu lalu.
Tahapan awal yang dilakukan berupa pekerjaan cut and fill atau pembersihan (clear area) lokasi pembangunan.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, bahwa lahan yang sebelumnya telah dibebaskan Pemkot Bogor kini telah dinyatakan aman sehingga proses penyiapan area bisa segera dilaksanakan.
“Insya Allah (23 Februari 2026), kita mulai cut and fill untuk jalur trase baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita. Kalau kita lihat di lapangan, lahannya sudah clear dan sudah dibebaskan oleh Pemerintah Kota Bogor,” ujar Dedie usai meninjau lokasi akses trase baru pada Minggu, 22 Februari 2026.
Pada tahap awal clear area ini, akan dilakukan penebangan dan pemangkasan sejumlah pohon sebagai bagian dari persiapan konstruksi jalan.
Trase baru tersebut dirancang memiliki lebar sekitar 18 meter dengan panjang kurang lebih 230 meter.
Dedie menjelaskan, pekerjaan cut and fill diperkirakan berlangsung selama satu hingga dua minggu. Setelah itu, pembangunan konstruksi jalan secara keseluruhan akan memakan waktu sekitar enam hingga tujuh bulan dan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Konstruksinya nanti sekitar enam bulan. Cut and fill ini untuk menyiapkan jalur trase, sehingga ketika pemenang lelang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah ditetapkan, mereka bisa langsung mengerjakan konstruksinya,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemkot Bogor telah menuntaskan proses pembebasan lahan pada tahun anggaran 2025. Saat ini proyek memasuki fase penyiapan lahan, termasuk pengurusan perizinan serta penanganan pohon-pohon yang memungkinkan untuk direlokasi.
Secara administratif, trase baru tersebut seluruhnya berada di Kelurahan Lawang Gintung dan akan tersambung hingga wilayah Kelurahan Batutulis.
“Ini bagian dari rencana kita untuk membangun trase baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita yang longsor beberapa waktu lalu. Mohon doa dari masyarakat agar proyek ini berjalan lancar. Ini semata-mata untuk membantu masyarakat yang selama ini aksesnya terganggu,” pungkas Dedie Rachim. (3RY)









