Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

Pemkot Bogor Resmi Tutup JPO Paledang Bogor, Dedie Rachim: Sudah Tidak Layak

8 bulan ago
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR RAYA
7 1
0
Pemkot Bogor Resmi Tutup JPO Paledang Bogor, Dedie Rachim: Sudah Tidak Layak

Tampak kondisi JPO Paledang Bogor yang sudah memperihatinkan.

Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi menutup Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang Bogor mulai Rabu, 20 Agustus 2025 hari ini.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat mengecek kondisi JPO Paledang Bogor.

Hal ini terungkap usai Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim meninjau langsung kondisi JPO Paledang Bogor.

Dalam keterangannya, Dedie Rachim menuturkan, hasil pemeriksaan teknis menyebutkan bahwa JPO Paledang Bogor tersebut sudah tidak layak digunakan, karena usia konstruksi yang tua dan kondisi fisik yang rapuh, sehingga membahayakan keselamatan masyarakat.

“Setelah kita tunggu hasil penilaian kekuatan konstruksi, ternyata ini sudah tidak layak lagi. Kalau tidak ada langkah konkret untuk mengganti atau menghapuskan, maka ada risiko besar yang bisa membahayakan masyarakat,” kata Dedie Rachim di lokasi JPO Paledang Bogor, Rabu 20 Agustus 2025.

Menurutnya, buntut penutupan JPO Paledang Bogor, Pemkot Bogor bersama PT KAI, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan (Dishub) dan instansi terkait akan merumuskan rekayasa lalu lintas baru untuk menggantikan fungsi JPO tersebut.

Skema yang dipertimbangkan adalah penggunaan pelican crossing atau zebra cross dengan dukungan lampu lalu lintas serta petugas pengatur jalan, seperti yang sudah diterapkan di Jalan Jenderal Sudirman.

“Kalau kita melihat di kota-kota modern, pejalan kaki itu menjadi prioritas tertinggi. Kita akan kasih edukasi kepada masyarakat supaya menghormati pejalan kaki. Bogor harus menjadi kota yang ramah kepada manusia, bukan hanya mesin,” ucap Dedie Rachim.

Dilanjutkan dia, keberadaan JPO Paledang Bogor sudah tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain kondisi yang membahayakan, keberadaannya juga menyulitkan kelompok rentan seperti ibu hamil dan lansia.

Untuk itu, Dedie Rachim mengungkapkan, langkah selanjutnya adalah proses administrasi penghapusan aset JPO Paledang Bogor dari daftar milik Pemkot Bogor sebelum pembongkaran dilakukan.

“Insya Allah karena konstruksinya sudah tidak aman lagi, kita akan lakukan pembongkaran. Targetnya secepat mungkin, tetapi tentu harus melalui prosedur administrasi,” imbuh dia.

Soal akses penumpang KRL, Dedie Rachim menyebut PT KAI sudah melakukan pembagian jalur dengan membuka akses di Alun-alun Kota Bogor. Saat ini sekitar 70 persen penumpang menggunakan akses Alun-Alun, sementara 30 persen masih melalui Jalan Mayor Oking.

Kemudian, dengan jumlah penumpang KRL mencapai 100 ribu orang per hari pada hari kerja dan 120 ribu orang per hari saat akhir pekan, kawasan sekitar Stasiun Bogor akan ditata ulang agar lebih ramah bagi pejalan kaki.

“Bayangkan KRL dari Bogor ke Jakarta berangkat setiap 5 menit sekali. Jadi kawasan ini harus menjadi perhatian khusus. Kita ingin akses masyarakat tetap aman, nyaman, dan manusiawi,” pungkasnya. (3RY)

Tags: Dedie RachimJPO Paledang BogorWali Kota Bogor

BERITA LAINYA

Citeureup Raya FC Incar Lolos Piala Soeratin Jabar 2026, Bidik Juara di Bogor Junior League

Citeureup Raya FC Incar Lolos Piala Soeratin Jabar 2026, Bidik Juara di Bogor Junior League

by admin juruketik
13 April 2026
0

Juruketik.com - Skuad Citeureup Raya FC tampil trengginas pada kompetisi sepakbola terbesar di Kabupaten Bogor, yakni Bogor Junior League (BJL)...

Polisi Perangi Peredaran Obat Keras di Bogor, Ribuan Obat dan 5 Pelaku Diamankan

Polisi Perangi Peredaran Obat Keras di Bogor, Ribuan Obat dan 5 Pelaku Diamankan

by admin juruketik
12 April 2026
0

Juruketik.com - Pengungkapan peredaran obat keras ilegal di wilayah Kabupaten Bogor, makin masif dilakukan jajaran kepolisian dari Polres Bogor. Misalnya...

Bupati Bogor Perkuat Pelestarian Sejarah sebagai Pilar Penguat Identitas Daerah

Bupati Bogor Perkuat Pelestarian Sejarah sebagai Pilar Penguat Identitas Daerah

by admin juruketik
12 April 2026
0

Juruketik.com - Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, pelestarian sejarah kini menjadi salah satu fokus utama dalam memperkuat identitas...

Selamat! Kabupaten Bogor Masuk 3 Besar Daerah Paling Maju di Jawa Barat dari Segi Pembangunan

Selamat! Kabupaten Bogor Masuk 3 Besar Daerah Paling Maju di Jawa Barat dari Segi Pembangunan

by admin juruketik
12 April 2026
0

Juruketik.com - Pembangunan di Kabupaten Bogor terus menunjukkan kemajuan signifikan. Di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor berhasil menegaskan posisinya...

Next Post
Siap Digunakan! Pemkot Tunggu Acc BTP Jabar Buka Jalan Sementara Batutulis Bogor

Siap Digunakan! Pemkot Tunggu Acc BTP Jabar Buka Jalan Sementara Batutulis Bogor

Hasil Survei: Mayoritas Wisudawan IPB University Dicap ‘Mahasiswa Kura-kura’, Apa Artinya?

Hasil Survei: Mayoritas Wisudawan IPB University Dicap 'Mahasiswa Kura-kura', Apa Artinya?

DPRD Dorong Kebangkitan Industri Kreatif Kota Bogor Lewat Raperda Ekraf

DPRD Dorong Kebangkitan Industri Kreatif Kota Bogor Lewat Raperda Ekraf

Asyik! Jalan Sementara Batutulis Bogor Dibuka Paling Cepat Akhir Minggu Ini

Asyik! Jalan Sementara Batutulis Bogor Dibuka Paling Cepat Akhir Minggu Ini

Perkuat Serbukatif di Sekolah, Inovasi yang Digagas Yantie Rachim

Perkuat Serbukatif di Sekolah, Inovasi yang Digagas Yantie Rachim

Rekomendasi

Hingga 24 Juli, Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Bogor

Hingga 24 Juli, Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Bogor

21 Juli 2022
Bahaya Kecanduan Judi Online bagi Kesehatan Jiwa: Dampak Buruk dan Cara Mengatasinya

Bahaya Kecanduan Judi Online bagi Kesehatan Jiwa: Dampak Buruk dan Cara Mengatasinya

14 November 2024

Berita Populer

  • Mengintip Hutan Organik Megamendung: Rimba yang Tersisa di Tengah Kepungan Vila dan Resort

    Mengintip Hutan Organik Megamendung: Rimba yang Tersisa di Tengah Kepungan Vila dan Resort

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Tak Perlu Cemas! Konsumsi Gula Tidak Kena Diabetes dan Obesitas, Begini Tips dari Dosen IPB University

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • Punya Rumah Subsidi Pertama? Ini Perintilan yang Sering Dilupakan Pasutri Baru

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Bogor Sehat, Cerdas, dan Sejahtera untuk Anak-anak

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Ramadhan Berbagi Kasih, Perguruan MK Al Mukarramah Santuni Yatim dan Dhuafa

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Hubungi Kami

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist