Juruketik.com – Revitalisasi kawasan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor memasuki tahap persiapan.
Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor saat ini tengah mematangkan konsep serta menyiapkan proses beauty contest, untuk menjaring investor yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin mengatakan, proses revitalisasi saat ini masih berada pada tahap pematangan konsep. Sejumlah persiapan teknis juga dilakukan sebelum proses pencarian investor dimulai.
Menurutnya, Perumda PPJ masih perlu menyusun berbagai dokumen pendukung, termasuk Kerangka Acuan Kerja (KAK) serta melakukan penyempurnaan terhadap konsep berdasarkan kajian yang telah dimiliki.
“Kami juga sekarang sedang melakukan langkah untuk mempersiapkan revitalisasi Pasar Bogor dan Plaza Bogor. Jadi sedang pembahasan, mematangkan konsep, kemudian persiapan untuk beauty contest,” kata Jenal.
Ia menjelaskan, kajian Highest and Best Use (HBU) yang sebelumnya telah disusun juga masih terus dikembangkan. Hal tersebut dilakukan agar konsep revitalisasi yang nantinya ditawarkan kepada investor dapat lebih matang.
Baca Juga: Bangunan Pasar Bogor dan Plaza Bogor Sudah Rata, Ini Rencana Besar Selanjutnya
“Kami tetap berproses, mulai dari menyiapkan KAK, kemudian perbaikan dari konsep-konsep karena kita punya HBU dulu, ini juga masih dikembangkan,” ujarnya.
Jenal menargetkan proses pencarian investor dapat mulai berjalan pada 2027. Setelah investor ditetapkan, tahapan selanjutnya akan diarahkan pada proses pembangunan fisik kawasan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor.
“Mudah-mudahan tahun 2027 sudah mulai ada investor, kemudian baru kita lakukan proses pembangunan. Karena persiapannya juga enggak gampang untuk proses itu,” jelasnya.
Di sisi lain, aktivitas di kawasan tersebut kini telah berubah setelah proses pembongkaran bangunan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor rampung pada akhir Juli 2026.
Sembari menunggu proses revitalisasi berjalan, Perumda PPJ memanfaatkan lahan tersebut sebagai fasilitas parkir sementara.
Penggunaan lahan ini salah satunya untuk menunjang kebutuhan parkir masyarakat yang beraktivitas di kawasan wisata Kebun Raya Bogor maupun kawasan Suryakencana.
“Sekarang kami sedang memfungsikan untuk sementara itu sebagai fasilitas atau sarana parkir, terutama untuk para pengunjung ke Kebun Raya, kemudian ke Suryakencana, tapi sifatnya sementara,” pungkas Jenal. (3RY)











