Juruketik.com – FORKI Kabupaten Bogor mulai mengedepankan penerapan Sport Science sebagai bagian dari strategi pembinaan untuk mencetak atlet karate berprestasi.
Pendekatan berbasis ilmu pengetahuan olahraga tersebut dipadukan dengan pembinaan berkelanjutan sejak usia dini hingga junior, sebagai upaya melahirkan karateka unggulan yang mampu bersaing di berbagai ajang, termasuk Porprov Jawa Barat 2026.
Binpres FORKI Kabupaten Bogor, Barkah Awal Ramadhan mengatakan, Kabupaten Bogor memiliki banyak talenta karate dari berbagai kelompok usia.
Baca Juga: Youth Karate Championship 2026 Digelar di Bogor, Diikuti Lebih dari 300 Atlet Muda
Menurutnya, potensi tersebut akan berkembang lebih optimal apabila didukung sistem pembinaan yang terstruktur dan penerapan Sport Science secara konsisten.
“Olahraga modern tak bisa terhindarkan dari penerapan Sport Science jika ingin melahirkan para atlet berkarakter juara,” kata Barkah, Minggu (5/7/2026).
Barkah juga sangat mendukung program pembinaan atlet-atlet lokal binaan sendiri yang diterapkan oleh Taufan Sahara Putra selaku Ketua FORKI Kabupaten Bogor.
Baca Juga: 500 Karateka Ikuti Kejurcab INKAI Kabupaten Bogor, Atlet Terbaik Disiapkan Tembus Level Nasional
Artinya, kata Barkah, apa yang dilakukan FORKI sangat selaras dengan apa yang diinginkan Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang meminta semua cabor fokus pada pembinaan atlet lokal.
Saat ini, ditambahkan Barkah, FORKI Kabupaten Bogor sudah menerapkan 100 persen atlet lokal binaan sendiri yang akan berlaga pada ajang Porprov Jabar 2026. (*)



























