Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Targetkan Zero Kasus Stunting di Jabar, IDI Kota Bogor Latih Dokter Umum

1 Juli 2022 - Updated on 11 Juni 2026
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR
4 0
0
Targetkan Zero Kasus Stunting di Jabar, IDI Kota Bogor Latih Dokter Umum
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor secara perdana melakukan kick off percepatan penurunan menuju zero new stunting di Jawa Barat pada tahun 2023.

IDI Jawa Barat didukung Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Jawa Barat menggelar Pelatihan tata laksana cegah stunting dokter umum pada faskes tingkat pertama koordinator wilayah IV IDI Provinsi Jawa Barat di IPB International Convention Center (IICC), Mal Botani Square, Kota Bogor, Kamis (30/6).

Berdasarkan data Bulan Penimbangan Balita (BPB) Kota Bogor pada februari 2022 tercatat sebanyak 2.723 anak balita yang mengalami stunting, atau setara 3,74 persen.

“Sebenarnya kita ditunjuk IDI Jabar, untuk melakukan kegiatan pencegahan stunting di regional 4 Jabar,” Ilham Chaidir, Kamis (30/6).

Dalam kesempatan ini, kata Ilham Chaidir mengatakan, IDI berkontribusi ralam pencegahan stunting. IDI Kota Bogor di tunjuk IDI Jabar untuk melaksanakan pelatihan cegah stunting di Korwil IV Jabar yang meliputi enam kota/kabupaten di Jabar, diantaranya Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Kabupaten Cianjur.

“Pesertanya ada 150 dokter anggota IDI  yang bertugas di klinik, puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya.

Ia menuturkan, pelatihan ini bentuk serta IDI mendukung pencegahan stunting dan mencapai Jabar Zero Stunting yang menjadi program penting Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dokter umum di klinik dan puskesmas menjadi garda terdepan untuk menyebarkan informasi pencegahan stunting di masyarakat, mengingat stunting kerap tidak terdeteksi.

“Karena masalah stunting merupakan program yang sangat penting bagi Pemprov Jabar, dalam hal ini Jabar for zero stunting. Disini banyak hal berkaitan dengan banyaknya kasus yang tidak terdeteksi,” ucap Ilham Chaidir.

Sehingga diperlukan penanganan secara bersama-sama secara signifikan, dan bagaimana IDI berperan aktif dalam informasi kepada masyarakat dalam pencegahan stunting.

“FKTP akses pelayanan tingkat pertama atau awal yang menjadi garda terdepan dokter baik yang bertugas di puskesmas, atau klinik,” imbuhnya.

Ada beberapa upaya dasar yang dapat dilakukan dalam pencegahan stunting, perrama pengukuran hingga penyuluhan kepada ibu pada hari pertama melahirkan.

“Bagaimana upaya pencegahan sedini mungkin agar tak ada lagi yang melahirkan generasi yang kekurangan gizi,” ucapnya.

Oleh karena itu,  menjadi point penting bagi seluruh masyarakat, dan harus disadari tidak bisa hanya melibatkan tenaga kesehatan saja dalam mencegah stunting di Kota Bogor.

“IDI sebagai organisasi profesi menggaet pihak-pihak lain, salah satunya Bank Jabar yang sangat perhatian terhadap pencegahan stunting,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, kick off tersebut menjadi awal gerakan pencegahan stunting di Kota Bogor dengan target zero kasus.

Menurutnya, saat ini angka prevalensi stunting Kota Bogor sendiri sebenarnya berada di bawah 10 persen. Namun demikian, Pemkot Bogor harus menyeleraskan target penurunan angka kasus stunting Pemprov Jabar, maupun secara nasional.

“Mudah-mudahan dengan langkah sosialisasi, pencegahan pernikahan di bawah usia, kemudian dengan meningkatkan kesehatan bagi calon pengantin, ibu dan anak serta meningkatkan fasilitas faskes Puskesmas dan Pustu, dapat menurunkan tingkat stunting di Kota Bogor,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Jabar Achmad Ru’yat menjelaskan, dalam upaya pencegahan stunting, Pemorov Jabar memiliki program zero stunting pada tahun 2023 dengan prevalansi 19,4 persen, sedangkan pada tahun 2021 kondisi stunting masih menyentuh 24, 5 persen.

“Sebuah tantangan setiap tahun harus menurunkan 3,5 persen prevalansinya. Selama ini penurunan dari 2109 hingga 2021 hanya bisa satu persen,” tukasnya.

Berdasarkan data studi status gizi Indonesia (SSGI) 2021 daerah perkotaan di Jawa Barat, ada 9 daerah yang berkategori hijau dengan prevalensi 10 sampai 20 persen, dirangking berdasar angka prevalensi tertinggi hingga terendah meliputi Kota Cimahi, Kota Sukabumi, Kuningan, Subang.

Kota Bogor, Ciamis, Indramayu, Kota Bekasi serta Kota Depok. Kota Cimahi yang berprevalensi 19,9 persen dan Kota Sukabumi yang berprevalensi 19,1 persen.

Tags: IDI Kota BogorPemprov JabarStunting

BERITA LAINYA

Target 15 Emas di Peparda Jabar 2026, Tim Para Sepeda Kabupaten Bogor Jalani TC 26 Hari

Target 15 Emas di Peparda Jabar 2026, Tim Para Sepeda Kabupaten Bogor Jalani TC 26 Hari

by admin juruketik
24 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Tim Para Sepeda NPCI Kabupaten Bogor menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) selama 26 hari di Velodrome Cisangkan, Kota...

Lagi! Atlet Kabupaten Bogor Muhammad Al Imran Sumbang Emas di Ajang Asian Para Games 2026

Lagi! Atlet Kabupaten Bogor Muhammad Al Imran Sumbang Emas di Ajang Asian Para Games 2026

by admin juruketik
24 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor di Ajang Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang....

Dari Sentul Menuju Valencia, Pembalap Cilik Indonesia Berburu Peluang ke Level Dunia

Dari Sentul Menuju Valencia, Pembalap Cilik Indonesia Berburu Peluang ke Level Dunia

by admin juruketik
24 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Puluhan pembalap cilik beradu kecepatan dalam Final Round MotoMini Indonesia putaran kelima di Sirkuit Karting Sentul, Kabupaten Bogor...

Bocah 7 Tahun yang Hilang di Gunungputri Bogor Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Bocah 7 Tahun yang Hilang di Gunungputri Bogor Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

by admin juruketik
24 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Bocah berusia 7 tahun bernama Fathan Afgary yang dilaporkan hilang di kawasan Gunungputri, Kabupaten Bogor, ditemukan tewas di...

Next Post
Keren! BPBD Kota Bogor Punya Alat Peringatan Dini Banjir

Keren! BPBD Kota Bogor Punya Alat Peringatan Dini Banjir

Sempat Dirawat Selama Sepekan, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Sempat Dirawat Selama Sepekan, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Sempat Dirawat Selama Sepekan, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Tutup Usia, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo di Makamkan di TMP Kalibata Jakarta

Bima Arya Tutup Pintu Holywings Buka Usaha di Bogor

Bima Arya Tutup Pintu Holywings Buka Usaha di Bogor

Konsleting Listik, Mobil Wisatawan Terbakar di Puncak

Konsleting Listik, Mobil Wisatawan Terbakar di Puncak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Pria 48 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Area Pemakaman Dramaga Bogor, Polisi Ungkap Dugaan Motif

    Pria 48 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Area Pemakaman Dramaga Bogor, Polisi Ungkap Dugaan Motif

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Jelang Porprov Jabar, Atlet PUBG Mobile Kabupaten Bogor Adu Strategi di Piala Bogor Istimewa 2026

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Target 15 Emas di Peparda Jabar 2026, Tim Para Sepeda Kabupaten Bogor Jalani TC 26 Hari

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Jembatan Paledang-Pasirjaya Bogor Resmi Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Jalan Memutar

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata di Bogor Cocok Buat Liburan Bareng Anak, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk

    133 shares
    Share 101 Tweet 63

Rekomendasi

Catat! Ini Daftar 6 Puskesmas 24 Jam di Kota Bogor, Solusi saat Rumah Sakit Penuh, ‎Dilengkapi Dokter UGD hingga Ambulans Siaga

Catat! Ini Daftar 6 Puskesmas 24 Jam di Kota Bogor, Solusi saat Rumah Sakit Penuh, ‎Dilengkapi Dokter UGD hingga Ambulans Siaga

11 Juli 2026 - Updated on 14 Juli 2026
Kabupaten Bogor Raih Emas di Hari Pertama O2SN Jabar 2026, Peluang Tambah Medali Masih Terbuka

Kabupaten Bogor Raih Emas di Hari Pertama O2SN Jabar 2026, Peluang Tambah Medali Masih Terbuka

9 Juli 2026
TBM Sheeka Baca di Babakan Madang Bogor Kini Punya Playground, Anak-anak Makin Betah Membaca

TBM Sheeka Baca di Babakan Madang Bogor Kini Punya Playground, Anak-anak Makin Betah Membaca

16 Juli 2026
Ketua DPRD Dukung Penuh Langkah Dispora Gelar Festival Pencak Silat Kabupaten Bogor

Ketua DPRD Dukung Penuh Langkah Dispora Gelar Festival Pencak Silat Kabupaten Bogor

15 April 2025 - Updated on 2 Mei 2025
Terharu Dampingi Atlet Istimewa Kabupaten Bogor di Pesonas 2026, Riza Juangsah: Semangat Mereka Menginspirasi

Terharu Dampingi Atlet Istimewa Kabupaten Bogor di Pesonas 2026, Riza Juangsah: Semangat Mereka Menginspirasi

15 Oktober 2026
Jembatan Paledang-Pasirjaya Bogor Resmi Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Jalan Memutar

Jembatan Paledang-Pasirjaya Bogor Resmi Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Jalan Memutar

23 Oktober 2026
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist