Juruketik.com – Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Kecamatan Parung yang lapaknya telah dibongkar, bakal direlokasi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Tohaga, telah menyiapkan ratusan los dan kios untuk menampung para PKL di dalam Pasar Parung.
“Penataan ini bukan menggusur, melainkan menggeser. Kami ingin para pedagang tetap bisa berusaha di tempat yang lebih layak dan tertata,” ujar Dirut Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, Jumat 17 April 2026.
Haris menegaskan, para PKL untuk sementara bisa menggunakan los dan kios di dalam pasar tersebut secara gratis.
Jika kapasitasnya belum mencukupi, kata dia, maka fasilitas tambahan akan disiapkan mengingat masih tersedia ruang yang cukup luas.
“Untuk sementara, tempat yang disediakan juga masih digratiskan, pedagang hanya membayar iuran kebersihan dan keamanan,” jelas Haris.
Sementara itu, Camat Parung, Adhi Nugraha menyampaikan bahwa proses penataan telah melalui tahapan komunikasi dengan para pedagang sejak awal tahun.
Dari ratusan PKL yang terdata, sebagian telah melakukan pembongkaran secara mandiri sebelum penertiban berlangsung.
“Kami berharap masyarakat tidak lagi bertransaksi di pinggir jalan. Jika ini tidak diubah, kondisi semrawut akan kembali terulang,” tandas dia. (*)







