Juruketik.com – Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor menjadi sorotan setelah masuk dalam enam besar kecamatan dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Indonesia.
Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang dibagikan melalui akun Instagram @jabarstats, sebanyak 7.033 warga Cibinong tercatat dalam data terkait aktivitas judi online, menempatkan wilayah tersebut di peringkat keenam secara nasional.
Jumlah tersebut berada tepat di bawah Kecamatan Bekasi Utara yang mencatat 7.793 pemain. Sementara posisi teratas ditempati Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dengan 21.497 pemain, disusul Cakung, Tanjung Priok, dan Kebayoran Lama.
Menanggapi hal itu, Camat Cibinong, Acep Sajidin menegaskan bahwa persoalan judi online menjadi peringatan serius yang harus diperangi secara bersama.
Ia pun memastikan akan melakukan evaluasi, sekaligus edukasi kepada masyarakat agar judi online tidak meluas di wilayahnya.
“Tentu ini (data judol) sebagai bahan evaluasi dan untuk lebih meningkatkan sosialisasi lagi kepada warga masyarakat untuk tidak terlibat. Ini melanggar hukum, kita akan lebih gencar lagi mensosialisasikan lagi kepada masyarakat,” kata Acep, Minggu (12/7/2026).
Baca Juga: PPATK Catat 103.092 Pemain Judi Online di Kabupaten Bogor, Bupati Rudy Susmanto Ambil Langkah Ini
Acep menilai persoalan ini tidak dapat ditangani hanya oleh pemerintah. Sehingga, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, tokoh masyarakat, lingkungan, hingga aparat penegak hukum untuk mencegahnya.
“Pencegahan tidak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh pemerintah. Semua elemen masyarakat harus ikut mengawasi dan mengingatkan agar warga tidak terlibat aktivitas yang melanggar hukum,” tegas Acep.
Sementara secara kedaerahan, Kabupaten Bogor sebelumnya juga tercatat menjadi daerah tertinggi jumlah pemain judol di Indonesia.
Berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2025, jumlah pemain judol di Kabupaten Bogor sebanyak 103.092 orang dengan jumlah deposit mencapai Rp414,4 miliar.
Sementara di posisi kedua, ada Jakarta Barat dengan 89.320 pemain dan total nilai deposit sebesar Rp600,6 miliar. Lalu, ada Jakarta Timur dengan 81.750 pemain dan nilai deposit sebesar Rp425,9 miliar.
Terakhir, disusul oleh Kota Bandung dengan 80.549 pemain dan nilai deposit sebesar Rp341,7 miliar. (Kha)











