Juruketik.com – Semangat perjuangan pemekaran Kabupaten Bogor Barat kembali menguat pada momentum Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Komite Persiapan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) bersama tokoh masyarakat, pemuda, dan berbagai elemen warga menggelar doa bersama di Titik 0 KM Kecamatan Cigudeg, Rabu (3/6/2026), sebagai simbol harapan terwujudnya daerah otonom baru (DOB) yang telah diperjuangkan selama 25 tahun.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di lokasi yang diproyeksikan menjadi pusat ibu kota Kabupaten Bogor Barat itu menjadi penegasan komitmen masyarakat untuk terus mengawal perjuangan pemekaran demi pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Pemekaran Bogor Timur: DPRD Dukung Sukamakmur jadi Calon Ibu Kota Baru
Ketua KPPKBB, Yana Nurheyana menjelaskan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual sekaligus penegasan bahwa perjuangan pembentukan Kabupaten Bogor Barat masih terus berjalan dan mendapat dukungan luas dari masyarakat.
“Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi pengingat bahwa pembangunan harus dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat. Selama 25 tahun, aspirasi pemekaran Kabupaten Bogor Barat terus diperjuangkan dengan semangat kebersamaan. Doa bersama di Titik 0 KM ini menjadi simbol harapan agar cita-cita besar masyarakat Bogor Barat segera terwujud,” ujar Yana.
Menurutnya, keberadaan Kabupaten Bogor Barat diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina KPPKBB yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dede Chandra Sasmita menegaskan, bahwa perjuangan pemekaran Kabupaten Bogor Barat merupakan aspirasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat dan telah diperjuangkan secara konsisten selama seperempat abad.
“Dua puluh lima tahun bukan waktu yang singkat. Ini adalah bukti kesungguhan masyarakat Bogor Barat dalam memperjuangkan daerah otonom baru yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan pembangunan yang lebih merata. Kami akan terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini hingga Kabupaten Bogor Barat benar-benar terwujud,” tegas Dede Chandra Sasmita.
Ia menambahkan bahwa dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga semangat perjuangan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak terkait dalam proses pembentukan daerah otonom baru.
Kegiatan doa bersama berlangsung khidmat dengan memanjatkan doa untuk kemajuan Kabupaten Bogor serta terwujudnya Kabupaten Bogor Barat sebagai daerah yang mandiri, maju, dan sejahtera. Acara ini juga menjadi simbol persatuan masyarakat Bogor Barat dalam menjaga semangat perjuangan yang telah diwariskan selama 25 tahun.
Dengan mengusung semangat Hari Jadi Bogor ke-544, KPPKBB berharap perjuangan panjang pemekaran Kabupaten Bogor Barat dapat segera memperoleh kepastian dan menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bogor Barat. (*)






















