Juruketik.com – Sebanyak 62 pelatih Senam Tera Indonesia (STI) se-Kota Bogor mengikuti Pelatihan Senam Derap Tera 5 Nusantara (DT5N), Senin (12/10/2026).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelatih agar mampu memperluas kegiatan senam sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
Pelatihan ini dihadiri langsung Ketua Harian Pengurus Nasional STI Juniwati bersama Ketua Bidang Organisasi Erman. Sementara, kegiatan dibuka secara resmi Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bogor, Zaenul Mutaqin.
Baca Juga: Lewat Senam Bugar Sepanjang Usia, KORMI Kota Bogor Ajak Warga Tetap Aktif dan Sehat
Dalam sambutannya, Zaenul Mutaqin mengapresiasi STI Kota Bogor yang terus berupaya mengembangkan dan memasyarakatkan olahraga melalui berbagai kegiatan senam.
Menurutnya, organisasi olahraga masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan Angka Partisipasi Masyarakat Berolahraga (APMO).
Karena itu, diperlukan program berkelanjutan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aktivitas olahraga.
Baca Juga: KORMI Kota Bogor Ajak Warga Rutin Olahraga, Olah Nafas dan Olah Gerak jadi Perhatian
“Pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan para pelatih, sehingga mereka dapat mengembangkan kegiatan senam di lingkungan masing-masing,” ujar Zaenul Mutaqin.
Melalui pelatihan DT5N, para pelatih diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus memperluas jangkauan kegiatan Senam Tera Indonesia di tengah masyarakat.
Kehadiran perwakilan Pengurus Nasional STI juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi organisasi serta mendorong pengembangan program senam di tingkat daerah.
Dengan peningkatan kompetensi para pelatih, STI Kota Bogor diharapkan semakin aktif mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik secara rutin.
Sinergi antara STI, KORMI, dan para pelatih pun diharapkan mampu memperkuat gerakan olahraga masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi warga Kota Bogor dalam berolahraga. (*)











