Juruketik.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meminta Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sekitar Plaza Bogor untuk segera angkat kaki alias pindah ke tempat yang sudah disediakan.
Permintaan ini dilakukan menyusul Pemkot Bogor akan segera melakukan pembongkaran bangunan Plaza Bogor yang sudah kosong itu.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menjelaskan, proses pembongkaran harus memperhatikan aspek keselamatan, baik bagi pekerja maupun masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kawasan di sekitar Plaza Pasar Bogor harus benar-benar disterilkan.
“Pembongkaran membutuhkan pengaturan jarak aman, lintasan kendaraan truk pengangkut puing, serta penggunaan alat berat,” kata Dedie Rachim.
Adapun, sejumlah ruas jalan yang akan disterilkan di antaranya Jalan Roda, Jalan Bata, dan Jalan Pedati. Jalan Pedati nantinya akan digunakan sebagai jalur antrean truk pengangkut puing bangunan serta mobilisasi alat berat.
”Jalan Roda harus steril, Jalan Bata harus steril, dan Jalan Pedati akan dijadikan tempat untuk truk dan alat berat, jadi semuanya harus steril,” tegasnya.
Dedie Rachim juga mengimbau para pedagang yang masih berjualan di sekitar area Plaza Pasar Bogor untuk segera pindah ke lokasi yang telah disiapkan, yakni Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua.
”Saya sudah ingatkan, ini akan disterilkan karena faktor keselamatan. Kenapa belum bisa dibongkar, karena masih ada banyak pedagang,” katanya.
Pemkot Bogor berharap seluruh pedagang dapat segera mematuhi imbauan tersebut agar proses pembongkaran Plaza Pasar Bogor dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai rencana.
”Jadi silakan para pedagang yang masih ada di lokasi tersebut untuk segera pindah ke Pasar Sukasari dan Jambu Dua. Sudah itu saja. Saya sudah ingatkan, itu akan disterilkan karena faktor safety. Kenapa belum bisa dibongkar? Karena masih ada banyak pedagang, ” pungkasnya. (3RY)












