Juruketik.com – Sebagai nahkoda anyar di KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan rupanya bukan sosok pemimpin yang hanya menerima laporan saja, tentang atmosfir pembinaan dan kendala-kendala yang dihadapi para pelaku dan pegiat olahraga prestasi di Kabupaten Bogor.
Pria yang akrab disapa Kang Atep terjun langsung memantau dan menginventarisir persoalan yang jadi kendala dalam lajunya pembinaan olahraga, dengan menyerap aspirasi dari para atlet, pelatih dan juga unsur Dispora sebagai leading sector dalam bidang olahraga.
“Hari ini saya silaturahmi dengan Pak Hendrik Sulihadi selaku Kasubag UPT PPOPM Dispora Kabupaten Bogor dan jajaran pengelola,” ujar Atep, Rabu (6/5/2026).
Ia merasa bangga para peraih emas ajang Porprov, PON dan Sea Games banyak dari PPOPM, dan ini jadi bukti nyata jika PPOPM bisa jadi lumbung atlet daerah dan nasional.
Untuk itu, Atep juga mengajak Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP untuk terus melakukan penguatan pembinaan PPOPM dan juga peningkatan fasilitas pendukung PPOPM seprti Medical Room dan sebagainya.
“KONI dan Dispora harus duduk bareng dalam penguatan PPOPM. Karena Cabor dan Atlet yang ada di PPOPM juga adalah cabor cabor yang ada di KONI. Makanya semua harus berkolaborasi dan bersinergi untuk prestasi Merah Putih,” tegas Atep.
Baca Juga: Hari Pertama Menjabat! Ketua KONI Kabupaten Bogor Tancap Gas Pantau Latihan Atlet di Pakansari
Atep juga akan bertemu dengan Asnan AP selaku Kadispora untuk membahas hal-hal penting terkait penguatan PPOPM yang harus lebih banyak lagi mencetak atlet juara nasional dan internasional
“Saya dan Kadispora bertekad agar semua cabor yang ada di PPOPM harus bisa mencetak juara PON ataupun para juara yang mengibarkan Merah Putih di kancah olahraga Internasional,” papar Atep.
Ia juga mengajak semua civitas PPOPM bisa menterjemahkan visi dan misi Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam bidang olahraga yakni mencetak para petarung arena yang harus mengharumkan daerah, bangsa dan negara.
“Saya akan berjuang agar cabor binaan PPOPM bisa bertambah banyak dan prioritas nomor perorangan seperti Aquatic dan lainnya seperti yang ada di DBON ataupun yang dipertandingkan di Popnas,” pungkas Atep. (*)






