Juruketik.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas dan skema pengaturan parkir guna mendukung kelancaran pelaksanaan kirab budaya Mahkota Binokasih yang akan digelar dalam waktu dekat.
Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan fokus utama saat ini adalah pengaturan iring-iringan peserta serta mobilisasi bus dari berbagai daerah. Tercatat sebanyak 25 bus dari 27 provinsi akan terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Yang paling penting adalah pengaturan persiapan iring-iringan. Ada kurang lebih 25 bus yang akan menurunkan peserta di titik tertentu, kemudian kita arahkan untuk parkir di Terminal Baranangsiang,” ujar Sujatmiko kepada wartawan, 6 April 2026.
Ia menjelaskan, bus hanya akan melakukan drop off sebelum diarahkan menuju terminal. Setelah kirab selesai, bus akan kembali menjemput peserta di sepanjang Jalan Roda hingga kawasan Warung Bogor yang telah disterilkan sebelumnya.
Dishub juga akan melakukan penutupan dan sterilisasi sejumlah ruas jalan, khususnya pada malam hari. Mulai pukul 20.00 WIB, kawasan Jalan Roda hingga Warung Bogor akan difungsikan sebagai lokasi parkir bus penjemput.
Sementara itu, jalur kirab akan disterilkan dari kendaraan.
Baca Juga: Lewat Kirab Bendera dan Balap Sepeda, Bupati Rudy Susmanto Kenalkan Sejarah dan Wisata Malasari
Iring-iringan peserta akan menggunakan sisi kiri jalan, sedangkan sisi kanan masih dapat dilalui kendaraan dengan pembatas traffic cone.
Terkait parkir bagi masyarakat yang ingin menonton, Sudjatmiko menegaskan tidak ada toleransi parkir di badan jalan. Penonton diminta menggunakan kantong parkir off-street seperti area pertokoan atau pusat perbelanjaan.
“Tidak boleh ada parkir di badan jalan, baik mobil maupun motor. Masyarakat silakan memanfaatkan kantong parkir yang tersedia di gedung-gedung atau pertokoan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki badan jalan selama kirab berlangsung. Penonton diharapkan tetap berada di trotoar demi keamanan, mengingat akan ada pertunjukan seni seperti tari-tarian di sepanjang rute.
Penonton cukup di trotoar saja, jangan sampai masuk ke badan jalan karena bisa membahayakan,” katanya.
Untuk mendukung pengamanan dan kelancaran lalu lintas, Dishub mengerahkan lebih dari 150 personel yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk simpang jalan dan akses masuk kawasan kirab.
Adapun penutupan jalan akan dilakukan secara situasional, menyesuaikan dengan kesiapan peserta di lapangan.
Namun, Dishub memastikan mulai pukul 17.00 WIB, kawasan Jalan Suryakencana, Siliwangi, hingga Batutulis akan disisir dan dibersihkan dari kendaraan parkir.
“Mulai sore hari kita pastikan tidak ada parkir di sepanjang jalur kirab. Ini demi kelancaran acara dan keselamatan bersama,” pungkasnya. (3RY)







