Juruketik.com – Duka menyelimuti warga Desa Pasirgaok, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Keceriaan anak-anak yang bermain sepak bola di lapangan mendadak berubah menjadi tangis setelah petir menyambar dan merenggut nyawa satu bocah.
Peristiwa memilukan itu terjadi Senin kemarin, sekitar pukul 15.30 WIB di Lapangan Gang Sadam RT 001/001, Desa Pasirgaok.
Saat itu, hujan turun disertai petir. Namun, anak-anak masih asyik bermain sepak bola di lapangan yang berada di dekat area persawahan. Tiba-tiba, petir menyambar dan mengenai dua anak yang sedang bermain.
Baca Juga: Niat Foto Berujung Maut, Wisatawan Jakarta Tewas Hanyut di Curug Cisadane Bogor
“Korban meninggal dunia bernama Muhamad Arasiid, 12 tahun, warga Kampung Pasirgaok RT 07/RW 01. Sementara korban lainnya DR, 8 tahun, warga Kampung Pasirgaok RT 01/RW 01, mengalami luka pada bagian mata,” ujar Kapolsek Rancabungur, Ipda Yudhi Widhiana kepada wartawan, Selasa 5 Mei 2026.
Melihat kedua temannya tergeletak, anak-anak lain yang selamat langsung berlari memberi tahu warga dan orang tua korban.
Warga pun bergegas menolong dan membawa kedua korban ke Rumah Sakit AURI Kemang, Bogor. Namun, nyawa Arasiid tidak tertolong.
Baca Juga: Niat ke Warung, Wanita Muda di Bogor Tewas Tertimpa Longsor
Pihak kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan. Korban dievakuasi ke rumah sakit, lalu polisi juga meminta keterangan saksi, serta mendatangi rumah keluarga korban sebagai bentuk belasungkawa.
Yudhi menegaskan, bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa hujan deras disertai petir bukan waktu yang aman untuk beraktivitas di ruang terbuka.
Lapangan, area persawahan, dan pohon tinggi memiliki potensi bahaya tinggi saat terjadi petir.
“Kami menyampaikan duka mendalam untuk keluarga Adinda Arasiid. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Untuk Adinda DR kami doakan semoga lekas pulih,” pungkas Yudhi. (Kha)











