Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

Disdukcapil Kota Bogor Jemput Bola Urus KTP hingga Akta, Warga Kini Bisa Dilayani Sampai Malam Hari

2 bulan ago
in BERITA TERKINI, BOGOR RAYA
5 0
0
Disdukcapil Kota Bogor Jemput Bola Urus KTP hingga Akta, Warga Kini Bisa Dilayani Sampai Malam Hari
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor memaparkan sejumlah program prioritas administrasi kependudukan (adminduk) serta inovasi pelayanan publik dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Aula Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, pada Selasa (19/5/2026).

​Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mewujudkan visi “Bogor Maju” yang terintegrasi ke dalam misi “Bogor Cerdas”.

Fokus utamanya adalah akselerasi pelayanan melalui strategi jemput bola guna mempermudah akses masyarakat.

​Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan, menyatakan bahwa urgensi kehadiran Disdukcapil dalam misi kota cerdas yang digagas oleh pimpinan daerah bertumpu pada percepatan pelayanan publik langsung ke tengah masyarakat.

Salah satu program unggulan yang konsisten berjalan adalah Lapak Capil (Layanan Jemput Bola Pembuatan Akta Pencatatan Sipil).

​”Kegiatan hari ini yang kita sebut Lapak Capil adalah sebuah gerakan jemput bola yang sudah kita awali per Januari 2024. Ini sudah dua tahun berjalan sampai sekarang tahun 2026. Pelaksanaannya rutin seminggu dua kali, dan kesempatan kali ini kebetulan jadwalnya di Kelurahan Sukadamai,” ujar Ganjar Gunawan saat memberikan paparan di hadapan media, Selasa (19/5/2026).

​​Ganjar menjelaskan, meski pada awalnya Lapak Capil difokuskan hanya untuk penerbitan akta kelahiran, namun dalam perkembangannya di lapangan, layanan ini diperluas untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan warga.

Mulai dari pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), akta kematian, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP digital, hingga perekaman KTP elektronik bagi pemula.

​Disdukcapil mencatat, pelayanan operasional reguler di delapan titik (satu kantor dinas, enam kecamatan, dan satu Mal Pelayanan Publik) dari Senin sampai Jumat kerap kali dihadiri oleh penerima kuasa, bukan pemohon asli.

Berdasarkan evaluasi, angka pemohon langsung di titik layanan tersebut masih berada di bawah 50 persen.

Meski secara regulasi penggunaan surat kuasa bermaterai diperbolehkan, Disdukcapil tetap meluncurkan alternatif jemput bola untuk menyisir warga yang memiliki keterbatasan waktu.

​”Kalau memang kita jemput bola ke kelurahan masyarakat masih susah, kita standby di kelurahan dengan menggunakan inovasi LSM, yaitu Layanan Sore Malam. Kita tunggu warga dari sore sampai malam. Betapa pentingnya layanan jemput bola itu karena ini menjadi program prioritas,” tutur Ganjar.

​Melalui strategi jemput bola ini, performa cakupan adminduk di Kota Bogor menunjukkan tren positif.

Sepanjang tahun 2025, Disdukcapil berhasil menerbitkan sekitar 25.000 akta kelahiran dan lebih dari 10.000 akta kematian.

Saat ini, kepemilikan akta kelahiran anak usia 0-18 tahun di Kota Bogor telah mencapai 98,9 persen dari total sekitar 370.000 anak, menyisakan kurang lebih 4.000 anak yang terus dikejar. Sementara itu, untuk perekaman KTP elektronik bagi wajib KTP secara keseluruhan telah menyentuh angka 99 persen.

​Meskipun capaian angka adminduk tergolong tinggi, Ganjar tidak menampik adanya kendala sosiologis di masyarakat.

Pelayanan adminduk di Indonesia menganut asas stelsel pasif, yang berarti instansi pemerintah bergerak berdasarkan keaktifan pelaporan dari pemohon.

​Ia mengungkapkan ada fenomena unik di mana sebagian warga menunda pelaporan peristiwa penting, khususnya akta kematian. Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran bahwa perubahan status di Kartu Keluarga (KK) pasca-meninggalnya kepala keluarga akan menghapus nama keluarga mereka dari daftar penerima Bantuan Sosial (Bansos).

​”Padahal kan tidak seperti itu. Undang-Undang Adminduk menyatakan selambat-lambatnya 60 hari sejak terjadi peristiwa penting termasuk kematian dan kelahiran itu harus segera dilaporkan. Biasanya masyarakat baru agresif mengurus ketika ada pembagian waris atau berkaitan dengan klaim asuransi,” jelasnya.

Untuk mempercepat pelaporan ini, Disdukcapil di tingkat daerah telah mengeluarkan surat edaran kepada para lurah agar aktif melakukan sosialisasi di wilayah masing-masing.

​Selain memaparkan layanan rutin, Disdukcapil Kota Bogor juga memberikan perhatian khusus pada dukungan sistem kependudukan menjelang pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau PPDB tahun 2026.

Belajar dari evaluasi dua tahun berturut-turut, keabsahan masa domisili pada Kartu Keluarga (KK) menjadi indikator krusial dalam jalur zonasi.

​Guna mengantisipasi antrean verifikasi manual seperti tahun-tahun sebelumnya, Disdukcapil tahun ini telah melakukan pemilahan data berbasis teknologi.

Dari database yang ada, sistem telah memisahkan sekitar 214.000 KK di Kota Bogor yang masa terbitnya sudah lebih dari satu tahun, atau maksimal terbit per 1 Juli 2025 ke belakang.

Data ini kemudian diintegrasikan langsung ke dalam sistem aplikasi SPMB milik Dinas Pendidikan.

​”Ketika ada pendaftar masuk ke aplikasi SPMB pada tahap awal, verifikasi Disdukcapil dilakukan secara sistem. Sistem akan mendeteksi apakah KK tersebut sudah satu tahun lebih atau kurang. Langkah ini merupakan bagian dari support system kami terhadap SPMB tahun ini demi memitigasi risiko,” pungkas Ganjar.

​Ganjar menambahkan bahwa sistem tetap memberikan ruang verifikasi manual bagi KK yang terbit di bawah satu tahun jika perubahan dokumen tersebut disebabkan oleh perubahan elemen data kependudukan lain seperti penggantian status pekerjaan orang tua, perubahan status perkawinan, atau adanya kelahiran anak baru sepanjang tidak mengubah alamat domisili utama siswa.(red).

Tags: Disdukcapil Kota BogorGanjar GunawanLapak CapilLayanan Jemput Bola Pembuatan Akta Pencatatan Sipil

BERITA LAINYA

Pengendara Motor di Parung Bogor Tiba-tiba Jatuh dan Meninggal, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab

Pengendara Motor di Parung Bogor Tiba-tiba Jatuh dan Meninggal, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab

by admin juruketik
3 Juli 2026
0

Juruketik.com - Seorang pengendara motor berinisial A meninggal dunia setelah tiba-tiba terjatuh saat melintas di Jalan Raya Gunung Kapur, Desa...

Keren! Atlet Disabilitas Kabupaten Bogor Lolos Pembinaan Nasional SKODI Kemenpora

Keren! Atlet Disabilitas Kabupaten Bogor Lolos Pembinaan Nasional SKODI Kemenpora

by admin juruketik
3 Juli 2026
0

Juruketik.com - Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga disabilitas Kabupaten Bogor. Aldi Saputra, atlet cabang olahraga atletik binaan Sentra Olahraga...

Nagapasa Kembali Juara Umum Kejurkot PBSI Kota Bogor 2026, Borong 5 Medali Emas

Nagapasa Kembali Juara Umum Kejurkot PBSI Kota Bogor 2026, Borong 5 Medali Emas

by admin juruketik
3 Juli 2026
0

Juruketik.com - Klub Bulu Tangkis Nagapasa kembali menegaskan dominasinya di Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Kota Bogor 2026 dengan mempertahankan gelar...

Pemkab Bogor Tunggu Restu Pusat Bangun Jalur KRL Tenjo-Jasinga, Nilai Proyek Capai Rp5 Triliun

Pemkab Bogor Tunggu Restu Pusat Bangun Jalur KRL Tenjo-Jasinga, Nilai Proyek Capai Rp5 Triliun

by admin juruketik
3 Juli 2026
0

Juruketik.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih menunggu restu dan dukungan dari pemerintah pusat untuk merealisasikan proyek pembangunan jalur KRL...

Next Post
Ketua KONI Kabupaten Bogor: Sport Center Rancabungur Bakal Berdampak Dahsyat bagi Dunia Olahraga

Ketua KONI Kabupaten Bogor: Sport Center Rancabungur Bakal Berdampak Dahsyat bagi Dunia Olahraga

60 Ribu Ayam Mati Terpanggang dalam Kebakaran Peternakan di Bogor, Kerugian Capai Rp6,5 Miliar

60 Ribu Ayam Mati Terpanggang dalam Kebakaran Peternakan di Bogor, Kerugian Capai Rp6,5 Miliar

Bangga! Atlet Kabupaten Bogor Sabet Medali di Kyoto Spring Dance Festival 2026 Japan

Bangga! Atlet Kabupaten Bogor Sabet Medali di Kyoto Spring Dance Festival 2026 Japan

Diprotes Warga, DPRD Kota Bogor Sidak Hotel Prima di Katulampa: Tak Kooperatif Pembangunan Terancam Distop

Diprotes Warga, DPRD Kota Bogor Sidak Hotel Prima di Katulampa: Tak Kooperatif Pembangunan Terancam Distop

MTs Darul Falah Citeureup Tampil Gemilang di AKSIOMA 2026, Raih Runner Up Badminton hingga Lomba Menyanyi

MTs Darul Falah Citeureup Tampil Gemilang di AKSIOMA 2026, Raih Runner Up Badminton hingga Lomba Menyanyi

BERITA POPULER

  • Keren! Atlet Disabilitas Kabupaten Bogor Lolos Pembinaan Nasional SKODI Kemenpora

    Keren! Atlet Disabilitas Kabupaten Bogor Lolos Pembinaan Nasional SKODI Kemenpora

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Membanggakan! Atlet Sepeda Kota Bogor Raih Juara Nasional dan Internasional, Dapat Apresiasi Khusus dari Polresta Bogor Kota

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Nagapasa Kembali Juara Umum Kejurkot PBSI Kota Bogor 2026, Borong 5 Medali Emas

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Pengendara Motor di Parung Bogor Tiba-tiba Jatuh dan Meninggal, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Pemkab Bogor Tunggu Restu Pusat Bangun Jalur KRL Tenjo-Jasinga, Nilai Proyek Capai Rp5 Triliun

    7 shares
    Share 3 Tweet 2

Rekomendasi

Wujudkan Masyarakat Bogor Yang Madani, Kang JM Sampaikan Pesan Ini

Wujudkan Masyarakat Bogor Yang Madani, Kang JM Sampaikan Pesan Ini

8 April 2023
Waduh! Belasan Anjing Pemburu Lepas Pasca Insiden Tewaskan Bocah di Jasinga, Baru 4 Ekor yang Ditangkap

Waduh! Belasan Anjing Pemburu Lepas Pasca Insiden Tewaskan Bocah di Jasinga, Baru 4 Ekor yang Ditangkap

11 Juni 2026
Misteri Hilang 3 Hari Terjawab, Pria di Citeureup Bogor Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Misteri Hilang 3 Hari Terjawab, Pria di Citeureup Bogor Ditemukan Tewas Dalam Sumur

26 Mei 2026
Anggota DPRD Edi Kholki Cek Lokasi Jembatan Amblas di Pamoyanan, Dorong Perbaikan Lewat Dana BTT

Anggota DPRD Edi Kholki Cek Lokasi Jembatan Amblas di Pamoyanan, Dorong Perbaikan Lewat Dana BTT

2 April 2026
Jadi Kandidat Ketua PKB Kabupaten Bogor, Siti Mahnin Usung 3 Program Prioritas Ini

Jadi Kandidat Ketua PKB Kabupaten Bogor, Siti Mahnin Usung 3 Program Prioritas Ini

5 April 2026
97 Lembaga Keagamaan di Kota Bogor Terancam Tak Dapat Dana Hibah selama 5 Tahun, Jika

97 Lembaga Keagamaan di Kota Bogor Terancam Tak Dapat Dana Hibah selama 5 Tahun, Jika

13 Agustus 2025
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist