Juruketik.com – Kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di Kabupaten Bogor. Sebanyak 517 warga dari 125 kepala keluarga (KK) di Kampung Tonggoh, RT 04/03, Desa Gunungsari, Kecamatan Citeureup, dilaporkan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan yang mulai melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk menyalurkan bantuan air bersih guna memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani menduga hal itu terjadi akibat kemarau berkepanjangan di wilayah tersebut.
“Diduga karena kemarau ya. Kami terima laporan ada 125 KK yang mengalami kesulitan air bersih,” ungkap Adam kepada wartawan, Kamis 11 Juni 2026.
Untuk meminimalisir kesulitan warga, BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter yang diberikan melalui truk tangki air
“Satu ritase atau sebanyak 5.000 liter air bersih kita kirim dari BPBD ke warga kampung Tonggoh, RT 04/03, Desa Gunungsari yang terdampak air bersih dan waktu pengiriman mulai pukul 10.00 sampai pulul 11.50 WIB,” jelas Adam.
Baca Juga: 45 Keluarga di Cilendek Kota Bogor Terdampak Kekeringan, 8.000 Liter Air Bersih Didistribusikan
Untuk sementara bantuan air bersih tersebut sebagian juga telah dimasukkan ke penampungan (toren) yang nantinya bisa diambil langsung oleh masyarakat sekitar.
“Saat kita salurkan, air bersih yang kita salurkan itu langsung kita taruh ke tempat penampungan (toren). Jadi warga masyarakat langsung mengambil air ke tempat penampungan,” pungkasnya. (Kha)





























