Juruketik.com – Krisis air bersih melanda Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, setelah menurunnya curah hujan menyebabkan ratusan warga kesulitan mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Sebanyak 266 kepala keluarga (KK) atau 1.127 jiwa terdampak kekeringan dan kini mendapat bantuan ribuan liter air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, bantuan air bersih tersebut merupakan respons pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air.
Baca Juga: 1.177 Warga Kabupaten Bogor Terdampak Krisis Air Bersih, Ini Wilayahnya
“Telah terjadi penurunan ketersediaan air bersih akibat berkurangnya curah hujan dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut menyebabkan sumur warga mengalami kekeringan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tidak terpenuhi secara optimal,” ujar Adam, Selasa (23/7).
Ia menjelaskan, rendahnya intensitas hujan berdampak langsung terhadap sumber-sumber air warga, termasuk sumur resapan yang kini mulai mengering.
“Menurunnya intensitas hujan di wilayah tersebut mengakibatkan sumber air dari sumur resapan mengalami kekeringan, sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ucap dia.
Baca Juga: Warga Bogor Diminta Hemat Air, BPBD Sebut Kemarau Akan Berlangsung hingga Oktober
BPBD Kabupaten Bogor memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan warga hingga kondisi kembali normal.
“Untuk sementara, kebutuhan air bersih masyarakat telah didistribusikan dan diharapkan dapat membantu meringankan dampak kekeringan yang terjadi,” tandasnya. (Kha)



























