Juruketik.com – Setelah sukses meraih gelar juara Liga 4 Seri 2 Jawa Barat 2025 sekaligus mengamankan tiket promosi, Bogor Raya FC kini menatap musim 2026 dengan ambisi lebih besar.
Klub dengan jersey kebanggaan merah itu akan tampil di dua kompetisi berbeda, yakni Piala Suratin U-17 dan Liga 4 Seri 1 Jawa Barat.
Musim 2026 menjadi tantangan baru bagi Bogor Raya FC setelah untuk pertama kalinya naik kasta ke Liga 4 Seri 1 Jabar.
Baca Juga: Bogor Raya FC Gelar Seleksi Liga 4 Jabar 2026, Ratusan Pemain Berebut Tempat
Sebelumnya, pada musim 2025, Bogor Raya FC menjalani debut di Liga 4 Seri 2 Jabar dan langsung mencatatkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara.
“Untuk tahun ini kami ikut dua kompetisi. Salah satunya Piala Suratin U-17 karena sebagai wadah pembinaan bagi pemain muda,” ujar Kepala Pelatih Bogor Raya FC, Muhammad Kodrat Maulana, Selasa (30/6).
Ia menjelaskan, target yang diberikan manajemen tim untuk Piala Suratin U-17 Jabar adalah juara, sekaligus mewakili Jabar ke putaran nasional yang diperkirakan berlangsung antara akhir tahun ini atau awal 2027.
Baca Juga: Bogor Raya FC Buka Seleksi Piala Soeratin U-17 Jabar 2026, 400 Peserta Ikut Berebut Tempat
“Kami masih mencari formula pemain lebih baik, makanya seleksi buka tutup untuk Piala Suratin terus dilakukan,” ucapnya.
Hal serupa juga berlaku untuk kompetisi Liga 4 Seri 1 Jabar 2026. Dengan target lolos ke putaran nasional, seleksi masih terus dilakukan hingga Bogor Raya FC mendapatkan pemain sesuai skema.
“Tiap pemain punya karakter berbeda. Seperti posisi sayap, harus pemain yang cepat. Kemudian gelandang tengah butuh yang cerdas, memiliki pengetahuan dan mampu mendistribusi bola dengan baik,” ungkap Kodrat.
Termasuk diantaranya keberadaan para pemain senior. Untuk Liga 4, setiap tim memiliki kuota maksimal lima pemain berusia 23 tahun ke atas.
“Kami mencari pemain senior cari yang selain punya pengalaman dan potensi bagus, tapi juga harus loyal kepada klub. Kemudian bisa membimbing pemain junior. Makanya harus selektif cari pemain, khususnya yang tak memiliki masalah dengan tim sebelumnya pada musim lalu,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) Bogor Raya FC, Derio Alfianda membenarkan pihaknya sangat selektif dalam memilih pemain.
Bagai membeli kucing dalam karung, Derio tak ingin Bogor Raya FC alami kendala saat memutuskan memilih sang pemain. Khususnya yang memiliki masalah sepanjang kompetisi.
“Kuota pemain senior di Liga 4 maksimal lima pemain. Tapi kami sepertinya akan menggunakan jatah tiga pemain saja. Kalau ada pemain muda dengan kualitas sama layaknya pemain senior, kenapa tidak kami maksimalkan saja kemampuan mereka,” tegasnya.
Adapun untuk Piala Suratin U-17 Jabar 2026, jadwal kompetisi diperkirakan berlangsung pada Agustus mendatang. Bogor Raya FC telah memulai persiapan sejak akhir April, dengan terlebih dahulu melakukan seleksi pemain secara terbuka.
“Karena target dari manajemen adalah juara, maka kami sejak jauh-jauh hari sudah memulai persiapan. Untuk saat ini masih terus lakukan seleksi pemain secara tertutup. Ada sistem promosi degradasi,” tukas Derio. (*)



























