Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

Alun-alun Kota Bogor Dihiasi Ratusan Bonsai, Ada Pohon Endemik dari Jatim Juga

4 tahun ago
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR RAYA
7 0
0
Alun-alun Kota Bogor Dihiasi Ratusan Bonsai, Ada Pohon Endemik dari Jatim Juga
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Ratusan tanaman pohon bonsai menghiasi halaman Alun-alun Kota Bogor pada Selasa (12/7).

Tanaman pohon bonsai dari seluruh Indonesia ini dihadirkan untuk mengikuti ajang kontes bonsai tingkat nasional yang diadakan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Kota Bogor.

Ketua Panitia Buitenzorg Bonsai Festival, Abdul Halim menjelaskan, hingga Selasa (12/7) ini sudah ada 228 tanaman pohon bonsai yang masuk dan mengikuti registrasi.

“Kami perkirakan jumlah yang mengikuti kontes ini bisa tembus 1.000, karena yang sudah terkonfirmasi hadir dan saat ini masih dalam perjalanan Insya Allah ada 900 bonsai atau akan tembus sampai 1.000 pohon,” ujarnya.

Menurutnya, dalam kontes ini ada beberapa kategori atau kelas kontes mulai dari kelas prospek, pratama, madya, utama hingga bintang.

“Saat ini kita ada empat juri dan satu dewan juri. Para juri adalah yang sudah tersertifikasi di PPBI Pusat sesuai tingkatannya. Jadi kalau juri yang baru punya sertifikasi pratama hanya bisa bertugas di kelas pratama, kalau dewan juri berarti semua kelas bisa dinilai oleh juri tersebut,” katanya.

Pada setiap kontes bonsai, kata Halim, tidak ada hadiah dalam bentuk uang. Karena, setiap kontes bonsai memiliki tujuan utama untuk menaikan kelas bonsai dan harga bonsai itu sendiri.

Ditambah, dalam kontes setiap bonsai akan dinilai sesuai klasisifikasi yang sudah ditetapkan sesuai standart nasional.

Jika berhasil memenuhi klasifikasi tersebut maka pemilik akan menerima sertifikat berisi nama pemilik dan jenis bonsai serta kelas yang berhasil diraih.

“Jadi akan ada empat kolom penjurian yang menjadi patokan penjurian itu. Ada orisinalitas alam, kesehatan pohon, proporsi, dimensi, harmoni semua dinilai jadi benar-benar sebuah seni yang dinilai dari bonsai,” katanya.

Dari sisi ekonomi keberadaan bonsai memiliki potensi ekonomi. Bahkan Halim menyebut saat ini bonsai sudah menjadi industri tanaman bonsai dimana ada sebagian lahan pertanian yang juga dibuat sebagai lahan pertanian bonsai.

“Karena memang pasar bonsai ini cukup luas. Jadi bukan hanya bonsai jadinya ya, dari mulai bahan bonsai, bonsai setengah jadi, aksesoris bonsai. Di Bogor sendiri kita punya tagline berkarya dan berbudidaya untuk investasi,” katanya.

Untuk peminatnya pun sangat beragam bukan hanya dari kalangan penghobi namun juga masyarakat umum yang baru tertarik terhadap bonsai atau para penghobi tanaman hias.

Selain itu keberadaan bonsai ini juga bisa menjadi bahan edukasi tentang kekayaan flora yang ada di Indonesia.

Seperti pohon bonsai yang ada dalam kelas pratama pada kontes bonsai buitenzorg festival yang diikuti oleh pohon endemik dari Jawa Timur.

“Jadi perlu diingat bonsai ini juga sebagai minitur pohon atau tanaman hutan sehingga bisa jadi bahan edukasi. Kami di PPBI memiliki silabus untuk masyarkat yang baru pertama kali ingin belajar bonsai,” katanya.

Diketahui, tahapan pelaksanaan kontes sendiri dimulai dengan tahapan registrasi penerimaan tanaman yang dimulai sejak Senin hingga Rabu (11-13/7). Selanjutnya sesi penjurian akan dilaksanakan pada Kamis hingga Sabtu (14-16/7).

Sementara, nantinya pameran bonsai untuk umum yang akan menampilkan berbagai bonsai dari wilayah Indonesia ini akan dibuka pada Minggu hingga Sabtu (17-23/7). Termasuk, dalam pameran itu juga akan dipamerkan bonsai yang berhasil meraih juara.

Meski begitu, dalam sesi kontes ini area pameran masih belum dibuka untuk umum. Hal itu untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan yang akan beresiko terhadap kondisi bonsai. (Ngo)

Tags: Alun-alun Kota BogorBonsai

BERITA LAINYA

Meriah! Ribuan Warga Tumpah Ruah di Parade Budaya Lebaran Bojonggede

Meriah! Ribuan Warga Tumpah Ruah di Parade Budaya Lebaran Bojonggede

by admin juruketik
26 April 2026
0

Juruketik.com - Ribuan warga tumpah ruah meriahkan acara Parade Budaya Lebaran Desa Bojonggede di Lapangan Siaga pada Minggu, 26 April...

Resmi Nahkodai PAN Kota Bogor, Dedie Rachim Siap Rebut Kemenangan Pemilu 2029

Resmi Nahkodai PAN Kota Bogor, Dedie Rachim Siap Rebut Kemenangan Pemilu 2029

by admin juruketik
26 April 2026
0

Juruketik.com - DPD PAN Kota Bogor menggelar kegiatan konsolidasi dan halal bihalal bersama jajaran pengurus partainya di Hotel Grand Pangrango...

Setelah Sempat Lumpuh, Ruas Jalan Cikampak-Gunung Bunder Segera Normal Lagi

Setelah Sempat Lumpuh, Ruas Jalan Cikampak-Gunung Bunder Segera Normal Lagi

by admin juruketik
26 April 2026
0

Juruketik.com - Angin segar datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Kerusakan ruas jalan Cikampak–Gunung Bunder STA 500, Desa Bojong Rangkas,...

Sama Nama Beda Rasa, Ini Perbedaan Tiga Laksa Populer di Indonesia

Sama Nama Beda Rasa, Ini Perbedaan Tiga Laksa Populer di Indonesia

by admin juruketik
26 April 2026
0

Juruketik.com - Laksa menjadi salah satu kuliner Nusantara yang punya banyak penggemar. Hidangan berkuah santan ini dikenal di sejumlah daerah...

Next Post
Cerita Petani asal Bogor Raih Kesuksesan dari Hobi Menanam Bonsai

Cerita Petani asal Bogor Raih Kesuksesan dari Hobi Menanam Bonsai

Kasus Covid-19 Kota Bogor Naik Lagi, Dinkes Sebut Ini Biang Keroknya

Kasus Covid-19 Kota Bogor Naik Lagi, Dinkes Sebut Ini Biang Keroknya

Warga Bogor Amankan Pemuda yang Gagal Perkosa Ibu-ibu

Warga Bogor Amankan Pemuda yang Gagal Perkosa Ibu-ibu

MID Ground Gembleng Milenial di Kota Bogor Belajar Politik

MID Ground Gembleng Milenial di Kota Bogor Belajar Politik

Main Bola, Bocah 10 Tahun Tewas Kesetrum di Bogor

Main Bola, Bocah 10 Tahun Tewas Kesetrum di Bogor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

Bima Arya: Atang Trisnanto sudah Pantas dan Layak Jadi Walikota

Bima Arya: Atang Trisnanto sudah Pantas dan Layak Jadi Walikota

13 Juni 2023
Pemkab Bogor Minta Bantuan BNPB Modifikasi Cuaca Atasi Banjir di Kabupaten Bogor

Pemkab Bogor Minta Bantuan BNPB Modifikasi Cuaca Atasi Banjir di Kabupaten Bogor

5 Maret 2025

Berita Populer

  • Miris! Sungai Ciliwung Dipenuhi Popok, Kasur hingga Plastik, Bogor Angkut 1,2 Ton Sampah

    Miris! Sungai Ciliwung Dipenuhi Popok, Kasur hingga Plastik, Bogor Angkut 1,2 Ton Sampah

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Pemkab Bogor Bongkar Penyebab Macet di Puncak, 7 Titik Mulai Ditata

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti KPPD di Akmil Magelang, Siap Wujudkan Swasembada dan Kemandirian Daerah

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Gelar Solat Idul Adha di Masjid Raya Bogor, Ketua MUI Kota Bogor Sampaikan Point Penting

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Setelah Sempat Lumpuh, Ruas Jalan Cikampak-Gunung Bunder Segera Normal Lagi

    5 shares
    Share 2 Tweet 1
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Hubungi Kami

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist