Juruketik.com – Narkoba jenis baru etomidate mulai beredar di Kabupaten Bogor. Zat yang disalahgunakan sebagai narkotika ini dijual dalam bentuk cartridge rokok elektrik (vape) dan diduga menyasar kawasan permukiman elite.
Peredarannya berhasil diungkap jajaran Polres Bogor setelah menangkap seorang terduga pelaku di Kecamatan Gunungputri.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, dari pengungkapan itu diamankan seorang pria berinisial EJ yang diduga kuat sebagai penjual narkotika tersebut.
Baca Juga: Polres Bogor Bongkar 74 Kasus Narkoba, 95 Tersangka Ditangkap dan Lebih dari 1 Juta Butir OKT Disita
“Petugas berhasil mengamankan satu pelaku atau penjual berinisial EJ di wilayah Kecamatan Gunungputri beserta barang buktinya,” kata Wikha.
Berdasarkan keterangan dari terduga pelaku, lanjut Wikha, harga jual catridge tersebut mencapai Rp6 juta untuk satu barang dengan daya 40 hisapan.
“Itu dijual satu cartridge harganya berkisar Rp4 juta sampai Rp6 juta, bisa untuk 40 kali hisap,” jelasnya.
Baca Juga: Polisi Bogor Bongkar Kasus Narkoba Senilai Rp5 Miliar, Ratusan Ribu Jiwa Diklaim Terselamatkan
Ada sekitar 65 catridge yang diamankan Polres Bogor. Termasuk 70 happy water atau narkotika jenis sintetis cair.
“Untuk happy waternya harganya sekitar Rp600 ribu,” kata Wikha.
Wikha menerangkan, bahwa pengungkapan zat etomidate merupakan kasus pertama yang ditemukan di wilayah Jawa Barat.
“Narkotika zat etomidate itu sudah masuk Kabupaten Bogor, ada tiga kasus selama 3 bulan terakhir ini,” kata dia.
Wikha menyebut, modus operandi yang dilakukan pelaku dalam mengedarkan narkotika varian terbaru tersebut dengan cara sistem Cash On Delivery (COD).
“Kasus ini kita temukan di perumahan-perumahan yang elit atau menengah ke atas yang tingkat ekonominya sudah tinggi, maka wilayah Gunungputri sampai Citeureup akan kita sisir,” pungkasnya. (Kha)













