Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

KPAID Turun Gunung Dalami Kasus Dugaan Perundungan Pelajar SMA di Kota Bogor

23 Maret 2024
in BERITA TERKINI, BOGOR, NASIONAL, POLITIK
155 0
0
KPAID Turun Gunung Dalami Kasus Dugaan Perundungan Pelajar SMA di Kota Bogor
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor mengaku akan mendalami kasus dugaan perundungan terhadap 4 pelajar SMA yang dilakukan kakak kelasnya di Kota Bogor.

Adapun, para korban dan terduga pelaku ini merupakan pelajar dari SMA Swasta yang ada di wilayah Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Akan kami dalami, dan kami akan segera memastikan kondisi korban,” kata Ketua KPAID Kota Bogor, Dede Siti Amanah.

Menurut Ketua KPAID, tentu pihaknya sangat prihatin dengan adanya kejadian ini. Dan, pihaknya juga bisa memastikan, bahwa para terduga pelaku juga merupakan korban dari budaya angkatan yang terus ada hingga saat ini.

Atas itu, pihaknya akan mengawasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, agar kejadian serupa tidak terulang lagi ke depannya.

“Dan yang terpenting harus diputus mata rantainya. Budaya-budaya yang tidak baik, tidak sehat, tidak boleh dilanjutkan,” ujar Dede Siti Amanah.

Sebelumnya, kabar mengejutkan datang dari dunia pendidikan di Kota Bogor. Sebanyak 4 pelajar SMA swasta diduga jadi korban perundungan oleh kakak kelasnya.

Mirisnya, kasus perundungan ini belum menemui titik terang, sehingga membuat khawatir pihak orangtua korban akan nasib psikis anak-anaknya.

Padahal, kasus perundungan ini sendiri sudah dilaporkan pihak orangtua korban melalui kuasa hukumnya ke kepolisian, dengan surat laporan bernomor: LP/B/618/IX/2023/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JAWA BARAT tertanggal 13 September 2023 lalu.

Kuasa hukum korban, Abdul Razak menceritakan awal mula kejadian kasus perundungan yang dilakukan kakak kelas terhadap keempat korban yang berjenis kelami laki-laki itu terjadi.

Di mana, kejadian yang dialami para korban yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA itu terjadi, usai mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolahnya pada Senin, 17 Juli 2023 lalu.

“Jadi setelah selesai MPLS ini, para korban diajak sama senior-seniornya di Kelas 2, bilangnya ‘yuk kita main’,” kata Abdul Razak.

“Korban ini masih memakai atribut sekolah, dan mereka dibonceng sama 3 orang dan ada satu orang yang ngawal,” sambung dia.

Kemudian, para korban ini dibawa kakak kelasnya ke Lapangan Belivet, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor sekitar pukul 15:00 WIB.

Di mana, di lokasi tersebut ternyata sudah ada puluhan pelajar lain yang diketahui merupakan kakak kelasnya dari Kelas 2 dan 3.

“Disitu, para korban ini mendapat intimidasi dari kakak kelasnya, ada bentuk ancaman dan bentak-bentak,” ucap dia.

“Dikerjain juga, dipakein payung seperti MPLS, disuruh hisap rokok hingga vape,” lanjut Abdul Razak.

Usut punya usut, dilanjutkan dia, hal ini dilakukan para kakak kelasnya kepada korban sebagai ospek diluar sekolah. Di mana, ospek ini bertujuan untuk memaksa mereka masuk menjadi anggota geng.

“Alasannya ada ospek di luar sekolah untuk masuk geng. Nama geng-nya sangat tabu disebutkan anak-anak murid, namanya Geng Babe,” ungkap Abdul Razak.

“Geng ini sudah ada sejak 10 angkatan yang lalu. Tujuan mereka mengklaim untuk melindungi sekolah. Dan selama itu mereka melakukan hal yang sama, tiap angkatan harus ada yang direkrut,” lanjut dia.

Dijelaskan di, awalnya para korban ini tidak mau bercerita ke orang tuanya masing-masing atas perbuatan intimidasi yang dilakukan kakak kelasnya. Musababnya, kakak kelas mereka ini mengancam para korban untuk tidak melaporkan kejadian ini ke siapa-siapa.

Dan, apabila para korban enggan masuk ke geng tersebut, mereka dipaksa merekrut sebanyak 10 pelajar lain di angkatannya untuk masuk ke geng tersebut sebagai gantinya.

“Diancam gak boleh ngasih tau orang tua, kalau ngasih tau ‘lu yang gua cari’. ‘Lu harus masuk grup gua, lu ga ikut harus ganti 10 orang’. Kelas 12 eksekutor, kalau kelas 11 mencari anggota baru,” jelas Abdul Razak.

Tags: Abdul RazakDede Siti AmanahKota BogorKPAIDPendidikanPerundungan

BERITA LAINYA

Kabupaten Bogor Peringkat Pertama Pemain Judi Online, Deposit Tembus Rp414,4 Miliar, Ini Harapan Sastra Winara ke Kapolres Baru

Kabupaten Bogor Peringkat Pertama Pemain Judi Online, Deposit Tembus Rp414,4 Miliar, Ini Harapan Sastra Winara ke Kapolres Baru

by admin juruketik
23 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Kabupaten Bogor menempati peringkat pertama di Indonesia dalam jumlah pemain judi online (judol), dengan total 103.092 pemain dan...

JPO MA Salmun Bogor Segera Dibangun, PKL Ditertibkan dan Akses Jalan Disiapkan

JPO MA Salmun Bogor Segera Dibangun, PKL Ditertibkan dan Akses Jalan Disiapkan

by admin juruketik
22 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan MA Salmun, Kecamatan Bogor Tengah...

Momen Hari Santri 2026 di Kabupaten Bogor, Kemenag Ancam Tutup Ponpes jika Pimpinan Terbukti Lakukan Pelecehan Seksual

Momen Hari Santri 2026 di Kabupaten Bogor, Kemenag Ancam Tutup Ponpes jika Pimpinan Terbukti Lakukan Pelecehan Seksual

by admin juruketik
22 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Momentum peringatan Hari Santri 2026 dimanfaatkan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor untuk mengingatkan pondok pesantren (Ponpes) agar memperketat...

Hari Santri 2026 di Kota Bogor, Dedie Rachim: Santri Harus Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan Tradisi Pesantren

Hari Santri 2026 di Kota Bogor, Dedie Rachim: Santri Harus Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan Tradisi Pesantren

by admin juruketik
22 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan, santri harus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan tradisi...

Next Post
Polisi Bakal Periksa Psikologis Korban Dugaan Perundungan Kakak Kelas di Kota Bogor

Polisi Bakal Periksa Psikologis Korban Dugaan Perundungan Kakak Kelas di Kota Bogor

Jalin Silaturahmi Dengan Komunitas Sepak Bola, Aji Jaya Bintara Gelar Turnamen Aji Jaya Cup

Jalin Silaturahmi Dengan Komunitas Sepak Bola, Aji Jaya Bintara Gelar Turnamen Aji Jaya Cup

Ananda Siap Hadirkan Rumah Aspirasi Gaul di Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur

Ananda Siap Hadirkan Rumah Aspirasi Gaul di Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur

KPU Kota Bogor Salurkan Santunan bagi Dua Penyelenggara Pemilu Kota Bogor yang Meninggal saat Tugas, Total Dapat Rp46 Juta

KPU Kota Bogor Salurkan Santunan bagi Dua Penyelenggara Pemilu Kota Bogor yang Meninggal saat Tugas, Total Dapat Rp46 Juta

BPBD Catat 28 Titik Bencana Imbas Hujan Deras di Kota Bogor

BPBD Catat 28 Titik Bencana Imbas Hujan Deras di Kota Bogor

BERITA POPULER

  • Jembatan Paledang-Pasirjaya Bogor Resmi Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Jalan Memutar

    Jembatan Paledang-Pasirjaya Bogor Resmi Dibuka, Warga Kini Tak Perlu Jalan Memutar

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Percasi Kota Bogor Bidik 2 Emas di Porprov Jabar 2026, Siapkan 4 Atlet Andalan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Jelang Porprov Jabar, Atlet PUBG Mobile Kabupaten Bogor Adu Strategi di Piala Bogor Istimewa 2026

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Bocah 7 Tahun Hilang Usai Bermain di Gunung Putri Bogor, Polisi Lakukan Pencarian

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Nunggak Pajak Rp767 Juta, Perumahan di BNR Bogor Dipasangi Plang Peringatan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2

Rekomendasi

Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan, Pemkot Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme

Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan, Pemkot Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme

25 April 2025
Marak Masalah di Bogor Barat, Eka Maulana : Program Paslon Nomor 5 Solusinya

Marak Masalah di Bogor Barat, Eka Maulana : Program Paslon Nomor 5 Solusinya

28 Oktober 2024
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Parung Bogor, Pemotor Tewas usai Tabrak Tiang Listrik

Kecelakaan Maut di Jalan Raya Parung Bogor, Pemotor Tewas usai Tabrak Tiang Listrik

28 Mei 2026
Ayah Bocah 9 Tahun yang Tewas Diserang Anjing Pemburu di Bogor Ungkap Kondisi Anaknya: Wajah Terkelupas dan Luka Parah

Ayah Bocah 9 Tahun yang Tewas Diserang Anjing Pemburu di Bogor Ungkap Kondisi Anaknya: Wajah Terkelupas dan Luka Parah

9 Juni 2026
PFI Bogor Cetak Prestasi Nasional, Sabet Dua Penghargaan APFI 2026

PFI Bogor Cetak Prestasi Nasional, Sabet Dua Penghargaan APFI 2026

10 Mei 2026
Ketua DPRD Sastra Winara Dorong Pemkab Bogor Bangun Puskesmas Pembantu di Malasari

Sastra Winara Apresiasi Kinerja Bupati Bogor, Komunikasi DPRD dan Pemkab Makin Responsif

23 Januari 2026
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist