Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Pengarusutamaan Gender, Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Gelar Workshop

28 Maret 2024
in AGROBISNIS, BERITA TERKINI, BOGOR, EKONOMI, NASIONAL
157 1
0
Pengarusutamaan Gender, Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Gelar Workshop
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengadakan kegiatan Workshop Pembuatan Produk Berbahan Dasar Sawit untuk Meningkatkan Kemandirian Finansial Para Perempuan Dalam Rangka Pengarusutamaan Gender.

Salah satu sasaran rencana pembangunan yang terdapat dalam RPJM 2005-2025 adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia termasuk peran perempuan dalam pembangunan. Pengarusutamaan gender merupakan strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi salah satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kebijakan, serta program pembangunan nasional. Selain itu, ada program dunia yaitu SDGs juga mendukung untuk memenuhi hakhak perempuan, mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender serta memperkuat pengarusutamaan gender dalam Pembangunan.

Menurut BPS (2023) jumlah Perempuan di Indonesia pada tahun 2023 adalah 49,92% dan laki laki 50,08% dari total penduduk Indonesia sebanyak 280,73 juta jiwa (Kementerian Dalam Negeri, Desember 2023). Jika melihat struktur Perempuan dan laki laki antara perkotaan dan pedesaan, diperkotaan memiliki proporsi Perempuan lebih banyak dibandingkan dipedesaan namun tidak dengan pedesaan. Gender dapat diartikan sebagai perbedaan peran, fungsi, persifatan, kedudukan, tanggung jawab dan hak perilaku perempuan dan laki-laki yang dibentuk, dibuat, dan disosialisasikan oleh norma, adat kebiasaan, dan kepercayaan masyarakat setempat (Puspitawati, 2010). Namun, masih banyak hambatan dalam pendekatan kesetaraan gender yang terjadi saat ini di masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman, perlindungan hukum yang masih kurang dan diskriminatif, serta dan adanya budaya (adat istiadat) yang bias akan gender.

Gender perempuan dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat, dapat berfungsi untuk menjamin ketahanan pangan keluarga, aktif di ranah sosial, dan membantu perekonomian rumah tangga. Perempuan dapat menjadi pengelola finansial keluarga, menjadi pengambil keputusan dalam pemilihan produk yang dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari untuk tujuan pangan maupun non pangan. Sehingga upaya pemberdayaan perempuan diperlukan agar perempuan memiliki kemampuan untuk memperoleh akses dan kontrol terhadap sumber daya, ekonomi, politik, sosial, budaya, sehingga perempuan menjadi percaya diri untuk mampu berperan dan berpartisipasi aktif dalam membangun kemampuan, mampu menggali dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada didaerahnya, dan mandiri secara finansial.

Dalam mencapai kemandirian finansial banyak perempuan perempuan yang telah melakukan bisnis atau usaha mandiri. Salah satu bisnis yang dapat dilakukan oleh perempuan adalah bisnis kuliner. Hal ini karena bisnis kuliner mudah dan merupakan biasanya sekaligus menyalurkan hobi. Menurut BPS (2022) menyatakan bahwa terdapat sebanyak 11.223 usaha kuliner yang tersebar di seluruh Indonesia pada tahun 2020, dengan rincian restoran atau rumah makan 71,65% (sebanyak 8.042 usaha), catering 2,40% (269 usaha), dan sisanya kategori lain 25,95% (2.912 usaha). Sepuluh provinsi dengan jumlah usaha kuliner terbanyak di Indonesia yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Riau, Jawa Tengah, Sumatra Selatan, Lampung, Sulawesi Selatan, dan DI Yogyakarta.

Oleopangan sebagai salah satu produk hilirisasi CPO berupa produk olahan pangan yang banyak digunakan pada bisnis kuliner. Berdasarkan data Ditjenbun (2022), luas areal kelapa sawit pada tahun 2022 mencapai 15,38 juta Ha dengan total produksi CPO Indonesia mencapai 48,24 juta ton. Produk-produk oleofood sawit diantaranya minyak goreng, margarin, shortening, non dairy creamer, frying fat, vanaspati, cocoa butter substitute (CBS), salad oil, vegetable ghee, dan lain sebagainya. Produk CBS umumnya dimanfaatkan pada produk pastry, bakery dan cake, produk creamer dapat dimanfaatkan pada minuman seperti kopi, teh, dan minuman tradisional seperti bajigur, cendol, bandrek, produk gulai, soto, dan lainnya, produk frying fat dan shortening umumnya digunakan pada pengolahan steak, frozen food dan sebagainya. Pemanfaatan produk-produk oleofood ini menjadi aneka produk olahan pangan dan minuman dan dengan cita rasa tinggi dapat meningkatkan pemanfaatan produk turunan sawit untuk pasar domestik.

Melalui pelaksanaan workshop ini, Perempuan diharapkan mampu menambah pengetahuan dan mampu memproduksi produk-produk oleofood berbahan sawit dan memasarkannya di lingkungan sekitar, sehingga ke depannya Perempuan menjadi mandiri dan merdeka dari kemiskinan, keterbelakangan, kesenjangan dan ketidakberdayaan. Kegiatan ini juga sekaligus membantu mempromosikan kebaikan kebaikan yang ada di sawit sehingga pengetahuan Masyarakat terhadap kebaikan sawit semakin meningkat dan tersebar luas sesuai dengan slogan Sawit Baik (Bersih, Akuntabel, Integritas dan Kesempurnaan. Sponsor utama kegiatan workshop ini adalah BPDPKS.

Pada press conference yang diwakili oleh

Zaid Burhan Ibrahim selaku Direktur Keuangan ,Umum, Kepatuhan dan Manajemen Risiko BPDPKS

Dudi Fitri Susandi, STP. Msi selaku Camat Bogor Barat

Prof. Dr. Endang Warsiki selaku Kepala Divisi Teknologi Pengemasan Departemen TIN IPB

Ika Karmila, S.Si., Apt. selaku Administrator Kesehatan ahli madya

Dr. Ir. Mira Rivai. STP. MSi. selaku Peneliti di SBRC IPB University juga Ketua Pelaksana Workshop

Seruni Dinitri, S.KM., M.Par selaku Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor

Menyatakan bahwa ini merupakan salah satu bentuk dalam mendukung program pemerintah mengenai hilirisasi bahan baku yang kemudian dapat menjadi nilai jual yang tinggi. Meskipun sawit dikenal sebagai bahan bakar, namun sawit juga tidak kalah sehat jika mengkonsumsinya. Bahkan sudah diterbitkan buku mengenai mitos dan fakta mengenai olahan turunan sawit. Serta olahan ini tidak akan merubah rasa. Peserta kegiatan workshop ini diantaranya ibu rumah tangga warga sekitar, Guru SMK, Siswi SMK dan juga mahasiswi STP Bogor berjumlah 70 orang.

Setelah seminar yang dipaparkan oleh para ahli seperti Dr. Ir. Mira Rivai. STP. MSi , Prof. Dr. Endang Warsiki, Ika Karmila, S.Si., Apt dan Medhanita Dewi Renanti, S,Kom.,M.Kom. Seluruh peserta akan diberikan pelatihan untuk membuat menu makanan utama dan snack yang berbahan dasar sawit.

Chef Affan, Chef Arion dan Chef Nisa selaku dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor akan memberikan demo memasak sekaligus memberikan resep yang dibuat oleh mereka dan disebarkan kepada peserta. Harapannya setelah ini Wanita-wanita hebat dapat secara mandiri membangun usaha dan tentunya meningkatkan ekonomi Masyarakat.***

Tags: BPDPKSKota BogorSekolah PariwisataSekolah Tinggi Pariwisata Bogor

BERITA LAINYA

Pemkot Bogor Kembali Berlakukan PTM Mulai 9 September 2026, Siswa Wajib Pakai Masker

Pemkot Bogor Kembali Berlakukan PTM Mulai 9 September 2026, Siswa Wajib Pakai Masker

by admin juruketik
8 September 2026
0

‎Juruketik.com - Pemkot Bogor resmi kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh wilayah Kota Bogor mulai Rabu, 9 September...

Asap Kebakaran TPA Galuga Mulai Ganggu Warga, Dinkes Buka 3 Posko Kesehatan

Asap Kebakaran TPA Galuga Mulai Ganggu Warga, Dinkes Buka 3 Posko Kesehatan

by admin juruketik
8 September 2026
0

Juruketik.com - Asap dari kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor mulai dirasakan sejumlah warga. Mengantisipasi gangguan...

Satpol PP Kota Bogor Tindak 396 PKL Nakal: Mayoritas Ber-KTP Luar Daerah, Dendanya Capai Rp38,7 Juta

Satpol PP Kota Bogor Tindak 396 PKL Nakal: Mayoritas Ber-KTP Luar Daerah, Dendanya Capai Rp38,7 Juta

by admin juruketik
8 September 2026
0

Juruketik.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menindak 396 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melanggar aturan ketertiban...

Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas hingga 5 Hektare, Helikopter Dikerahkan untuk Padamkan Api

Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas hingga 5 Hektare, Helikopter Dikerahkan untuk Padamkan Api

by admin juruketik
8 September 2026
0

Juruketik.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, terus meluas hingga mencapai sekitar 5 hektare....

Next Post
Putuskan Maju Pilkada 2024 Kota Bogor Lewat Partai, Sendi Fardiansyah Fokus Tingkatkan Elektabilitas: Kita Umumkan Agustus

Putuskan Maju Pilkada 2024 Kota Bogor Lewat Partai, Sendi Fardiansyah Fokus Tingkatkan Elektabilitas: Kita Umumkan Agustus

4 April Pemkot Bogor Ujicoba 5 Angkot Listrik, Berhenti di 30 Titik Pemberhentian

4 April Pemkot Bogor Ujicoba 5 Angkot Listrik, Berhenti di 30 Titik Pemberhentian

Santuni 200 Anak Yatim dan Duafa, Wali Kota Bima Arya Apresiasi PWI Kota Bogor

Santuni 200 Anak Yatim dan Duafa, Wali Kota Bima Arya Apresiasi PWI Kota Bogor

Polisi Bakal Periksa Psikologis Korban Dugaan Perundungan Kakak Kelas di Kota Bogor

Karyawan Hotman Paris Bawa Kabur Uang Ratusan Juta

Kuasai Permasalah JM Tampil Memukau di Acara Dialog KAMMI

Kuasai Permasalah JM Tampil Memukau di Acara Dialog KAMMI

BERITA POPULER

  • Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas hingga 5 Hektare, Helikopter Dikerahkan untuk Padamkan Api

    Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas hingga 5 Hektare, Helikopter Dikerahkan untuk Padamkan Api

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Kebakaran TPA Galuga Bogor Makin Meluas, Petugas Bangun Parit hingga Kerahkan Water Bombing

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Pemkot Bogor Kembali Berlakukan PTM Mulai 9 September 2026, Siswa Wajib Pakai Masker

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Satpol PP Kota Bogor Tindak 396 PKL Nakal: Mayoritas Ber-KTP Luar Daerah, Dendanya Capai Rp38,7 Juta

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Warga Jonggol Dikejutkan Kemunculan Trenggiling di Halaman Rumah, Damkar Turun Tangan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2

Kadispora Kabupaten Bogor

Ketua NPCI Kabupaten Bogor

Rekomendasi

Gudang Rongsok di Bogor Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Gudang Rongsok di Bogor Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

10 Januari 2023
BEAM Mobility Perkenalkan Beam Rapid Response Rangers Untuk Optimalkan Mekanisme Parkir di Kota Bogor

BEAM Mobility Perkenalkan Beam Rapid Response Rangers Untuk Optimalkan Mekanisme Parkir di Kota Bogor

8 Desember 2022
Ridwan Kamil dan Atang Trisnanto Apresiasi Webinar Pemuda YKHI

Ridwan Kamil dan Atang Trisnanto Apresiasi Webinar Pemuda YKHI

30 Oktober 2022
HJB ke-544, Pemkot Bogor Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 544 Anak

HJB ke-544, Pemkot Bogor Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 544 Anak

3 Juni 2026
Kepincut, Bima Arya Mimpi Gelar Event Gokart di Kota Bogor

Kepincut, Bima Arya Mimpi Gelar Event Gokart di Kota Bogor

24 Juni 2022 - Updated on 9 Juni 2026
Lomba Bercerita Bunda Literasi Kecamatan, Bunda Kecamatan Utara Terbaik 1

Lomba Bercerita Bunda Literasi Kecamatan, Bunda Kecamatan Utara Terbaik 1

14 Maret 2023
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist