Juruketik.com – Kabupaten Bogor berpotensi menghadapi ancaman kekeringan yang lebih luas akibat fenomena ‘Godzilla El Nino’.
BPBD Kabupaten Bogor menyebut hampir seluruh wilayah di Bumi Tegar Beriman berpeluang terdampak, dengan kondisi terparah diprediksi terjadi pada Agustus 2026.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani menjelaskan, kondisi saat ini terjadi akibat adanya fenomena El Nino ekstrem atau Godzilla El Nino.
Baca Juga: Warga Bogor Diminta Hemat Air, BPBD Sebut Kemarau Akan Berlangsung hingga Oktober
Fenomena ini, bahkan diprediksi akan memberikan dampak panjang di Kabupaten Bogor hingga November atau Desember 2026.
Dijelaskan Adam, Berdasarkan prediksi BMKG, kondisi kekeringan terparah diperkirakan akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus mendatang.
“Untuk puncak kekeringan berdasarkan prediksi BMKG, puncak kekeringan di Kabupaten Bogor bulan Agustus dan memang itu seluruhnya, hampir seluruhnya kekeringan,” kata Adam.
Baca Juga: 1.177 Warga Kabupaten Bogor Terdampak Krisis Air Bersih, Ini Wilayahnya
Adam menegaskan bahwa jika skenario Godzilla El Nino benar-benar terjadi sesuai prediksi, hampir seluruh wilayah di Kabupaten Bogor akan merasakan dampak signifikan dari krisis air bersih.
“Ya, kalau estimasi sih kemungkinan hampir seluruhnya terdampak,” ucap dia.
Meskipun demikian, pihak BPBD berharap adanya upaya intervensi dari pemerintah pusat, khususnya melalui program rekayasa cuaca, yang diharapkan dapat membantu mengurangi dampak kekeringan di berbagai daerah terdampak.
Diketahui, hingga saat ini sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor dilaporkan telah menerima bantuan air bersih dari pemerintah daerah. Seperti Nanggung, Babakan Madang dan Kecamatan Citeureup. (Kha)





























