Juruketik.com – Helaran Mapag Pajajaran Anyar dalam rangka puncak peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 mencatat sejarah baru.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berhasil meraih Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) setelah memainkan 2.206 alat musik tradisional karinding secara massal di area Alun-alun Kabupaten Bogor, Minggu 28 Juni 2026.
Pemecahan rekor tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor dalam melestarikan budaya Sunda, khususnya alat musik karinding yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sejak 2021.
Aksi kolosal tersebut melibatkan peserta dari jajaran SKPD, BUMD, RSUD, serta berbagai pihak lainnya yang secara bersama-sama memainkan karinding dalam rangkaian Helaran Mapag Pajajaran Anyar.
“Karinding itu alat musik yang sudah tua, sejarahnya sudah mumpuni. Ini semata-mata kami ingin melestarikan budaya Sunda,” kata Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa kepada wartawan.
Pemkab Bogor mendatangkan langsung para pelaku seni karinding. Mereka secara serentak memainkan alat musik tradisional itu hingga kemudian diikuti oleh seluruh jajaran pegawai pemerintah daerah.
Baca Juga: Helaran Pajajaran Resmi jadi Identitas Baru Kota Bogor, Dedie Rachim: Akan Digelar Setiap HJB
“Ini menjadi bentuk komitmen kami, pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya, khususnya alat musik tradisional,” tandas Yudi.
Sebelumnya, ribuan warga memadati kawasan Alun-alun Kabupaten Bogor untuk menyaksikan kemeriahan helaran Mapag Pajajaran Anyar, yang menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Minggu 28 Juni 2026.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tersebut menghadirkan beragam pertunjukan budaya, mulai dari pawai budaya, tarian tradisional, hingga berbagai kesenian daerah yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Hari ini ditutupnya helaran sebagai puncak peringatan HJB. Kita semua berkumpul bersama dengan masyarakat, dengan para pegawai SKPD, kecamatan untuk memperingatinya,” ujar Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika. (Kha)



























