Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Jangan Anggap Enteng! Begini kata Pakar IPB Dampak Buruk Anomali Brainrot Viral, Berikut Cara Penanganannya

7 Juli 2025
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA
10 1
0
Jangan Anggap Enteng! Begini kata Pakar IPB Dampak Buruk Anomali Brainrot Viral, Berikut Cara Penanganannya

Kolase anime anomali brainrot. (Ist)

Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Istilah Anomali Brainrot kini tengah viral dan ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di kalangan remaja dan pengguna aktif platform digital.

Meski sering dianggap sebatas tren humor atau ekspresi warganet, pakar dari IPB University, Dr Melly Latifah menilai bahwa fenomena ini mencerminkan pola konsumsi konten yang tidak sehat dan berpotensi mempengaruhi fungsi kognitif serta kondisi psikologis penggunanya.

Untuk itu, penting bagi masyarakat memahami akar dari fenomena ini, dampaknya, dan bagaimana langkah penanganan yang tepat agar tidak berdampak jangka panjang, khususnya bagi generasi muda.

Menurut Dr Melly, di balik kelucuan konten absurd seperti manusia berwujud pentungan kayu (tung-tung tung sahur), hiu memakai sepatu, atau cappuccino berkepala balerina, tersembunyi potensi dampak serius terhadap perkembangan anak dan remaja.

Ia menuturkan, pada anak usia dini yang masih berada pada tahap praoperasional menurut teori Piaget, konten absurd berisiko mengacaukan pemahamyan terhadap realitas.

“Anak-anak belum mampu membedakan fantasi dan kenyataan. Visual yang ‘hiper-absurd’ dapat memicu pelepasan dopamin secara berlebihan, yang berdampak pada fokus dan emosi,” kata dia.

Selain itu, dilanjutkan dosen Divisi Perkembangan Anak, Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, narasi yang tidak koheren dapat menghambat pemahaman struktur bahasa anak.

Sementara itu, pada kalangan remaja, paparan konten absurd secara terus-menerus dapat membentuk pola pikir tidak logis.

“Paparan berlebihan menguatkan pola pikir ‘semakin tidak masuk akal, semakin menarik’. Ini mengurangi kemampuan berpikir sistematis,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa konten semacam ini juga dapat mengikis empati karena sering kali menghilangkan konteks emosional dari suatu peristiwa.

Meski demikian, menurut Dr Melly, konten absurd tidak sepenuhnya berbahaya jika dikelola dengan pendekatan yang tepat. Ia menyebut bahwa dalam kondisi tertentu, konten seperti ini dapat merangsang kreativitas dan fleksibilitas berpikir.

“Bagi balita, orang tua harus memberi penjelasan. Katakan saja, ‘Ini hanya khayalan AI (artificial intelligence) semata. Dalam dunia nyata, ikan hiu tidak memakai sepatu’,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa untuk remaja, konten ini justru bisa menjadi sarana melatih kemampuan mengenali pola atau pattern recognition.

“Konten absurd menciptakan semacam ‘cognitive playground’ yang melatih deteksi anomali, keterampilan yang sangat penting di era banjir informasi saat ini,” ungkapnya.

Untuk melindungi anak dari dampak negatif yang ditimbulkan, Dr Melly menyarankan enam langkah yang dapat dilakukan orang tua. Pertama, bangun literasi digital. Orang tua perlu menjelaskan bahwa konten AI seperti mimpi aneh, bukan realitas.

“Kedua, batasi akses. Aktifkan restricted mode, dengan membatasi durasi misalnya 5 menit per hari, dan hindari penggunaan gawai satu jam sebelum tidur,” imbuh dia.

Ketiga, ia melanjutkan, ubah konsumsi pasif jadi aktif. Ajak anak menganalisis konten absurd. Misalnya, “Sebutkan tiga hal tidak masuk akal di video ini!”

Keempat, latih cognitive anchoring. Hubungkan konten absurd dengan fakta, seperti, “Hiu tidak berkaki, kan?”

Kelima, edukasi bahaya absurditas. Jelaskan bahwa konsumsi berlebihan bisa mengubah jalur saraf, layaknya makan permen secara terus-menerus.

Keenam, lakukan digital detox. Dr Melly menuturkan, apabila konsumsi sudah tak terkendali, matikan internet selama 3–7 hari dan ganti dengan aktivitas fisik atau sosial langsung.

Dampak Brain Rot bagi Anak
Istilah “brain rot” sendiri mencerminkan kondisi psikologis akibat gaya hidup digital masa kini yang dipenuhi scrolling tanpa henti, menonton secara maraton, dan multitasking.

Kata Dr Melly, perilaku ini menyebabkan cognitive overload, kelelahan mental, dan berkurangnya fokus.

“Paparan berlebihan terhadap video berdurasi pendek mengubah preferensi otak terhadap stimulasi cepat,” katanya.

Karena itu, ia menambahkan, penting bagi orang tua mengenali gejala awal “brain rot”. Gangguan ini dapat muncul dalam bentuk kognitif, bahasa, emosi, maupun sosial.

“Anak bisa sulit konsentrasi, sering lupa instruksi sederhana, bicaranya patah-patah, atau kosakatanya menyusut. Secara emosional, mereka bisa tertawa histeris saat online tetapi datar ketika diajak bicara. Ada juga yang marah ketika gadget diambil,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap usia menunjukkan gejala berbeda. “Balita mungkin meniru gerakan absurd yang mereka lihat. Anak usia SD bisa mengalami penurunan nilai drastis. Sementara remaja mulai berkomunikasi dengan bahasa meme,” pungkasnya. (*)

Tags: Anomali BrainrotDr Melly LatifahIPB University

BERITA LAINYA

Kebakaran TPA Galuga Ditarget Selesai Sebelum 17 September, Bupati Bogor: Pemadaman Dikebut 24 Jam

Kebakaran TPA Galuga Ditarget Selesai Sebelum 17 September, Bupati Bogor: Pemadaman Dikebut 24 Jam

by admin juruketik
14 September 2026
0

Juruketik.com - Pemkab Bogor menargetkan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, dapat dituntaskan sebelum 17...

Keren! 3 Atlet Kota Bogor Wakili Indonesia di Asian Games 2026, Dari Judo hingga Menembak

Keren! 3 Atlet Kota Bogor Wakili Indonesia di Asian Games 2026, Dari Judo hingga Menembak

by admin juruketik
14 September 2026
0

Juruketik.com - Tiga atlet asal Kota Bogor dipercaya memperkuat Tim Indonesia dalam ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Mereka berasal...

Kota Bogor jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2026, Dedie Rachim Bidik 100 Medali Emas

Kota Bogor jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2026, Dedie Rachim Bidik 100 Medali Emas

by admin juruketik
14 September 2026
0

Juruketik.com - Kota Bogor bersiap menjadi salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XV Jawa Barat Tahun 2026. Wali...

Target Tiga Besar Nasional, NasDem Kabupaten Bogor Mulai Susun Kekuatan Menuju Pemilu 2029, Senior hingga Gen Z jadi Kekuatan Baru

Target Tiga Besar Nasional, NasDem Kabupaten Bogor Mulai Susun Kekuatan Menuju Pemilu 2029, Senior hingga Gen Z jadi Kekuatan Baru

by admin juruketik
13 September 2026
0

Juruketik.com - Partai NasDem Kabupaten Bogor mulai menyusun kekuatan politik menghadapi Pemilu 2029. Langkah tersebut dilakukan dengan memperkuat konsolidasi internal...

Next Post
Ilustrasi salah satu kantor Koperasi Merah Putih yang ada di Kabupaten Bogor.

435 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bogor Segera Dilaunching, Fokus Bergerak di Sektor Ini

Mengenang Iswara Natanegara, Wali Kota Bogor Periode 1999-2024

Mengenang Iswara Natanegara, Wali Kota Bogor Periode 1999-2024

Kawal Arah Kebijakan Kota Bogor, DPRD Terima Draft RPJMD dan Mulai Pembahasan 4 Raperda

Kawal Arah Kebijakan Kota Bogor, DPRD Terima Draft RPJMD dan Mulai Pembahasan 4 Raperda

Pemkab Bogor Sukses Wujudkan Dua Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor, MPLS Resmi Dimulai

Pemkab Bogor Sukses Wujudkan Dua Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor, MPLS Resmi Dimulai

Leupeut Bogor Diresmikan Wali Kota Bogor, Bentuk Ekosistem Kolaborasi

Leupeut Bogor Diresmikan Wali Kota Bogor, Bentuk Ekosistem Kolaborasi

BERITA POPULER

  • Liga Desa 2026 di Citeureup jadi Jalan Talenta Muda Bogor Menuju Sepak Bola Profesional

    Liga Desa 2026 di Citeureup jadi Jalan Talenta Muda Bogor Menuju Sepak Bola Profesional

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Cuaca Kering, Bupati Bogor Rudy Susmanto Ingatkan Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Keren! 3 Atlet Kota Bogor Wakili Indonesia di Asian Games 2026, Dari Judo hingga Menembak

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • 10 Caleg Terpilih jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil 2

    125 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata di Bogor Cocok Buat Liburan Bareng Anak, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk

    133 shares
    Share 79 Tweet 49

Kadispora Kabupaten Bogor

Ketua NPCI Kabupaten Bogor

Rekomendasi

BPBD Catat 19 Bencana Terjadi di Kota Bogor Akibat Hujan Deras Kemarin, Didominasi Tanah Longsor hingga Tembok Ambruk

BPBD Catat 19 Bencana Terjadi di Kota Bogor Akibat Hujan Deras Kemarin, Didominasi Tanah Longsor hingga Tembok Ambruk

3 Maret 2025
Media Gathering DPRD Kota Bogor Sampaikan Capaian Kinerja dan Program Kedepan

Media Gathering DPRD Kota Bogor Sampaikan Capaian Kinerja dan Program Kedepan

13 Juni 2025
Kirab Merah Putih, Indonesia Damai, Guyub dan Penuh Kebersamaan

Kirab Merah Putih, Indonesia Damai, Guyub dan Penuh Kebersamaan

13 Agustus 2023
Konsep Sportainment, Ramah Anak dan Lansia

Konsep Sportainment, Ramah Anak dan Lansia

26 Januari 2023
Perkembangan Revitalisasi Pasar Jambu Dua Kota Bogor Mendekati Penyelesaian

Progres Sudah 90 Persen, Pasar Jambu Dua Segera Beroperasi

21 Mei 2024 - Updated on 31 Mei 2024
Dramatis! Basket Putri Kabupaten Bogor Raih Emas POPWILDA Jabar 2026 usai Taklukkan Depok

Dramatis! Basket Putri Kabupaten Bogor Raih Emas POPWILDA Jabar 2026 usai Taklukkan Depok

18 Juni 2026
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist