Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

Melirik Potensi Bogor Sebagai Kota Teh

3 tahun ago
in BERITA TERKINI, BOGOR RAYA
132 1
0
Melirik Potensi Bogor Sebagai Kota Teh
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengunjungi Sila Tea House Indonesia Artisan Tea, di Jalan Danau Poso, Duta Pakuan, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (12/5/2023).

Kota Bogor yang dikenal sebagai kota kuliner juga memiliki potensi untuk menjadi kota teh.

Potensi tersebut disampaikan oleh Founder & Business Director Sila Tea House, Redha Taufik Ardias saat mendampingi Founder & President Director Sila Tea, Iriana Ekasari ketika memberikan paparan sejarah teh di Indonesia dan visi serta misi kehadiran Sila Tea House di Kota Bogor yang sudah ada dan berkembang sejak tahun 2018.

Redha Taufik Ardias yang juga seorang Petani Milenial Pemprov Jawa Barat angkatan tahun 2022 menjelaskan bahwa dari nilai sejarah, Kota Bogor memiliki kaitan erat dengan perjalanan teh di Indonesia.

“Karena Bogor memiliki nilai sejarah tentang teh. Yang sangat kental yaitu bahwa pertama kali teh ditanam untuk keperluan agribisnis itu di Kebun Raya Bogor risetnya dan riset perkebunan nusantara pertama kali penelitian teh juga di Kota Bogor,” katanya.

Dikutip dari laman Kebun Raya, Tanaman penghasil teh (Camellia sinensis) pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1684, berupa biji teh (diduga teh sinensis) dari Jepang.

Pada tahun 1694 tanaman teh sinensis juga terlihat di halaman rumah gubernur jenderal VOC, Camphuys di Batavia.

Pada tahun 1826 tanaman teh melengkapi koleksi Kebun Raya, diikuti pada tahun 1827 di Kebun Percobaan.

Dari sejarah itu kemudian Silat Tea House berdiri pada tahun 2018 di Kota Bogor yang membawa visi untuk membawa citra teh Indonesia di dalam negeri maupun luar negeri.

“Misinya untuk mensejahterakan insan tani, pemetik, petani teh dan konsumen dan juga untuk menjaga kelestarian alam nusantara,” katanya.

Sehingga dengan strategi inovasi dan Edupreneur diharapkan bisa bermunculan pengusaha muda yang juga ikut membuka bisnis teh.

“Strateginya agar teh ini bisa naik kelas dengan banyak melakukan edukasi dan komunikasi kepada masyarakat secara umum. Makanya kita hadirkan rumah teh Indonesia galeri inovasi dan edukasi,” katanya.

Saat ini Sila Tea House memiliki 50 racikan teh dari 20 kebun teh yang ada di Indonesia.

“Jadi berdasarkan hasil inovasi, berdasarkan riset dan kurasi dari kebun teh se-Indonesia kita pilih yang terbaik kita hadirkan di sini, kita edukasi konsumen dan pelaku usaha di Bogor,” katanya.

Sila Tea House ini kata Redha bukanlah Teashop melainkan galeri showroom showcase yang menghadirkan dan menjual berbagai jenis teh di Indonesia sehingga tamu atau konsumen yang datang akan diedukasi bagaimana membuat teh, jenis-jenis teh dan perjalanan teh, bahkan hingga cara membuka usaha teh.

“Karena  tujuan utama kita mengedukasi, jadi mereka bisa nge-teh di sini dengan membeli produk teh di sini kemudian nanti kita ajarkan cara meraciknya, kita jelaskan asal produknya, perjalanan tehnya dan sebagainya. Jadi mereka bisa dapat ilmu juga,” ujarnya.

Perjalanan Tea House yang dirintis dengan modal mandiri berawal dari sebuah UMKM yang kini berkembang menjadi rumah teh membawa Redha mendapat kesempatan dari pemerintah pusat untuk mempresentasikan teh Indonesia ke Las Vegas.

Nantinya di bulan Juni ia juga akan terbang ke Thailand mewakili petani teh dari petani milenial melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Melihat perjalanan teh di Bogor, Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Iceu Pujiati dan Camat Bogor Tengah, Dicky Iman Nugraha menangkap potensi tersebut sebagai peluang untuk terus memperkuat Bogor sebagai kota kuliner yang juga selalu menjadi kota tujuan wisata.

“Ini kan saya waktu itu saya ada acara di sini, ketika dapat penjelasan ini sangat luar biasa. Kemudian saya datang lagi. Ya ini satu potensi yang belum digali. Padahal sebetulnya ada sejarah di Bogor tentang teh. Jadi diceritakan teh pertama kali di riset dan ditanam itu di Kebun Raya Bogor,” katanya.

Sekda mengakui bahwa keberadaan nilai sejarah mengenai keilmuan itu belum memasyarakat, sehingga banyak yang belum tahu.

Sehingga masyarakat menganggap bahwa teh itu minuman pada umumnya, padahal teh sendiri memiliki nilai historis yang erat dengan Bogor.

“Ini akan kita coba terus bantu promosikan dan edukasi masyarakat. Karena ini bagus, kita bisa melihat perjalanan teh, cara meraciknya dan peluang usahanya yang juga bisa mendatangkan kunjungan ke Kota Bogor. Jadi anak-anak muda bisa dilatih menjadi baristea-nya. Jadi mudah-mudahan sedikit demi sedikit kita munculkan ini ke masyarakat,” katanya.(Red/*)

Tags: Indonesian Artisan TeaSila Tea HouseSyarifah Sofiah

BERITA LAINYA

Viral! Satpam Kota Wisata Gunung Putri Dikeroyok Sekelompok Pria, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Viral! Satpam Kota Wisata Gunung Putri Dikeroyok Sekelompok Pria, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

by admin juruketik
10 Juni 2026
0

Juruketik.com - Kasus pengeroyokan terhadap seorang satpam di kawasan Kota Wisata Cibubur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor viral di media...

Apa Kabar Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ASN di Lingkungan Pemkab Bogor? Inspektorat Ungkap Fakta Terbaru

Apa Kabar Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ASN di Lingkungan Pemkab Bogor? Inspektorat Ungkap Fakta Terbaru

by admin juruketik
10 Juni 2026
0

Juruketik.com - Perkembangan kasus dugaan jual beli jabatan yang menyeret sejumlah oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten...

Kabupaten Bogor Kembali Raih WTP dari BPK, Ketua DPRD Sastra Winara: Bukti Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Kabupaten Bogor Kembali Raih WTP dari BPK, Ketua DPRD Sastra Winara: Bukti Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

by admin juruketik
10 Juni 2026
0

Juruketik.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bogor kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI...

Fakta Menarik Baby Rio, Panda Pertama yang Lahir di Indonesia dan Satu-satunya di Luar China

Fakta Menarik Baby Rio, Panda Pertama yang Lahir di Indonesia dan Satu-satunya di Luar China

by admin juruketik
10 Juni 2026
0

Juruketik.com - Satrio Wiratama atau Baby Rio menjadi sorotan dunia konservasi setelah tercatat sebagai panda raksasa pertama yang lahir di...

Next Post
Syukuran Sentra Kuliner dan UMKM Bogor, Dedie Rachim Beri Pesan

Syukuran Sentra Kuliner dan UMKM Bogor, Dedie Rachim Beri Pesan

Bima Arya Kunker ke Belanda, Sharing Cities Hingga Kenalkan UMKM

Bima Arya Kunker ke Belanda, Sharing Cities Hingga Kenalkan UMKM

Bus KPK ‘Mangkal’ di Sempur Bogor, Edukasi dan Sosialisasi Anti Korupsi

Bus KPK 'Mangkal' di Sempur Bogor, Edukasi dan Sosialisasi Anti Korupsi

Mahkota Binokasih Kerajaan Sunda Hadir di Bogor

Mahkota Binokasih Kerajaan Sunda Hadir di Bogor

Dedie Rachim Lepas 350 Prajurit Perbatasan RI – Malaysia

Dedie Rachim Lepas 350 Prajurit Perbatasan RI - Malaysia

BERITA POPULER

  • Panti Pijat di Jalan Pajajaran Bogor Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Kota Bogor Masuki Musim Kemarau, Damkar Ingatkan Bahaya Kebakaran Akibat Puntung Rokok dan Bakar Sampah

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Rudy Susmanto Punya Misi Khusus Lewat Turnamen Biliar Bupati Cup 2026, Apa Itu?

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Sah! Ahmad Aswandi jadi Ketua IKA PMII Pertama di Kota Bogor

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Lansia Tewas Tertabrak Kereta di Bojonggede, Sempat Diperingatkan Masinis

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kabupaten Bogor Kembali Raih WTP dari BPK, Ketua DPRD Sastra Winara: Bukti Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

    7 shares
    Share 3 Tweet 2

Rekomendasi

Komisi IV Minta Disdik Persiapkan PPDB 2024 Dengan Baik

Komisi IV Minta Disdik Persiapkan PPDB 2024 Dengan Baik

25 April 2024
Rudy Susmanto Tegas soal Oknum PPPK Terlibat Narkoba: Proses Hukum dan Sanksi Jalan Bersamaan

Rudy Susmanto Tegas soal Oknum PPPK Terlibat Narkoba: Proses Hukum dan Sanksi Jalan Bersamaan

13 Mei 2026
H-3 Jelang Akhir Masa Jabatan, Pj Wali Kota Bogor Pimpin Apel Terakhir Pemkot Bogor, Ini Pesannya

H-3 Jelang Akhir Masa Jabatan, Pj Wali Kota Bogor Pimpin Apel Terakhir Pemkot Bogor, Ini Pesannya

18 Februari 2025
SMPN 2 Sukaraja jadi Gudang Para Atlet Andalan di Kabupaten Bogor, Ini Faktanya

SMPN 2 Sukaraja jadi Gudang Para Atlet Andalan di Kabupaten Bogor, Ini Faktanya

22 Mei 2026
Eka Maulana Berikan Solusi Tangani 4 Masalah Warga Cibogor

Eka Maulana Berikan Solusi Tangani 4 Masalah Warga Cibogor

16 Oktober 2024
Idul Adha, Dedie Rachim Ajak Warga Jaga Bogor Tetap Kondusif

Idul Adha, Dedie Rachim Ajak Warga Jaga Bogor Tetap Kondusif

28 Mei 2026
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist