Juruketik.com – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim memastikan ketersediaan Minyakita di wilayahnya mulai kembali normal setelah sempat terjadi kelangkaan dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh meningkatnya kebutuhan secara bersamaan di masyarakat. Namun, saat ini distribusi tambahan dari pemasok telah dilakukan sehingga pasokan berangsur stabil.
“Sejauh ini memang sempat terjadi kelangkaan, tetapi hari ini mungkin sudah kembali normal karena ada distribusi tambahan dari pemasok,” ujar Dedie Rachim kepada wartawan, Sabtu 25 April 2026.
Baca Juga: Harga Minyakita di Bogor Tembus Rp21 Ribu per Liter, Disdagin Ungkap Penyebabnya
Ia menambahkan, berdasarkan pemantauan terakhir, tidak ada lagi laporan kelangkaan ekstrem di lapangan. Situasi ini menunjukkan distribusi sudah mulai berjalan lebih baik dibanding sebelumnya.
“Memang sempat terjadi kemarin karena mungkin ada kebutuhan secara bersamaan, tetapi sampai dengan kemarin malam saya memonitor kelihatannya sudah kembali normal,” jelasnya.
Terkait harga, Dedie mengungkapkan bahwa sempat terjadi selisih kecil, namun kondisi di Kota Bogor masih relatif stabil dan belum ada lonjakan signifikan.
Baca Juga: Sebulan! MinyaKita Langka di Pasar Kota Bogor, Pemkot Bogor Atasi Lewat Operasi Pasar
“Untuk harga sendiri kemarin selisih sekitar Rp150, tapi di Bogor kelihatannya masih sama. Belum ada laporan peningkatan harga yang drastis, jadi insyaallah masih aman,” katanya.
Pemerintah Kota Bogor akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi dan harga kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng, guna memastikan ketersediaan tetap terjaga dan masyarakat tidak mengalami kesulitan. (3RY)








