Juruketik.com – Laksa menjadi salah satu kuliner Nusantara yang punya banyak penggemar. Hidangan berkuah santan ini dikenal di sejumlah daerah dengan cita rasa dan karakter berbeda.
Meski sama-sama bernama laksa, ternyata Laksa Bogor, Laksa Betawi, dan Laksa Tangerang memiliki perbedaan cukup mencolok. Mulai dari bahan utama, jenis kuah, hingga pelengkap yang digunakan.
Banyak orang masih mengira ketiganya sama. Padahal, masing-masing daerah punya resep khas yang diwariskan turun-temurun. Berikut perbedaannya:
Baca Juga: 7 Tempat Makan Laksa Enak di Kota Bogor, Pasti Ketagihan
1. Laksa Bogor
Laksa Bogor menjadi salah satu kuliner ikonik Kota Hujan. Ciri paling khas dari laksa ini adalah penggunaan oncom merah dalam kuah santannya.
Isinya biasanya terdiri dari bihun, ketupat atau lontong, tauge, daun kemangi, telur rebus, serta taburan serundeng.
Kuah Laksa Bogor memiliki rasa gurih, sedikit pedas, dengan aroma rempah yang cukup kuat. Kehadiran oncom membuat rasanya semakin khas dan berbeda dari laksa daerah lain.
Baca Juga: CFD Tegar Beriman jadi Magnet Ekonomi Baru di Bogor, Omzet Pedagang Tembus Rp90,7 Juta
2. Laksa Betawi
Laksa Betawi berasal dari Jakarta dan banyak dipengaruhi budaya Melayu serta kuliner masyarakat Betawi.
Kuahnya cenderung lebih kental karena menggunakan santan yang lebih pekat. Isiannya umumnya berupa ketupat, bihun, telur, daun kucai, dan ayam suwir.
Rasa Laksa Betawi dikenal gurih dengan sentuhan manis yang lembut. Tekstur kuahnya juga lebih creamy dibanding Laksa Bogor.
3. Laksa Tangerang
Laksa Tangerang merupakan kuliner khas masyarakat Benteng di Tangerang. Sajian ini punya ciri khas penggunaan mie putih tebal sebagai bahan utama.
Kuahnya berwarna kuning dengan santan yang lebih ringan. Biasanya disajikan bersama ayam suwir, daun kucai, dan kacang hijau.
Laksa Tangerang memiliki rasa gurih segar dan tidak terlalu berat, cocok bagi pecinta kuliner berkuah ringan.
Setiap jenis laksa punya penggemar masing-masing. Jika menyukai rasa gurih dengan aroma unik, Laksa Bogor bisa jadi pilihan.
Untuk pencinta kuah kental, Laksa Betawi layak dicoba. Sementara Laksa Tangerang cocok bagi yang ingin rasa lebih ringan.
Meski berbeda, ketiganya menjadi bukti kayanya kuliner Indonesia yang patut dilestarikan. (Adm)







