Juruketik.com – Dua pemuda asal Kota Bogor berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional, setelah meraih penghargaan Best Delegate dalam ajang Youth City Changers (YCC) APEKSI 2026 yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara, pada 28–30 Juni 2026.
Muhammad Lukman dan Rena Aditya menjadi delegasi Kota Bogor yang berhasil mencuri perhatian dari 196 peserta perwakilan 98 kota di Indonesia.
Keduanya dinilai unggul melalui gagasan tentang pemanfaatan ruang perkotaan yang semakin terbatas, mulai dari pengembangan pertanian urban, ruang publik masyarakat, hingga ruang diskusi keluarga yang inklusif.
Adapun, Muhammad Lukman, lulusan Institut Teknologi Bandung, dikenal aktif mendorong pemanfaatan ruang-ruang kritis yang selama ini tidak produktif.
Sementara Rena Aditya merupakan pemuda berprestasi internasional yang sebelumnya menyandang predikat Best Delegate Asia Youth International UN 2025.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S Rasmana menyebut, capaian tersebut sebagai bukti bahwa pemuda daerah mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global.
Baca Juga: Bangga! Atlet Kabupaten Bogor Sabet Medali di Kyoto Spring Dance Festival 2026 Japan
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Prestasi ini menunjukkan bahwa pemuda Kota Bogor memiliki kapasitas, ide, dan keberanian untuk tampil,” ujar Anas, saat ditemui di kantornya, Selasa (30/6).
Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya terpaku pada capaian akademik semata. Muhammad Lukman dan Rena memiliki cara pandang yang utuh tentang kehidupan.
Mereka melihat kota bukan hanya sebagai kumpulan bangunan, tapi sebagai ruang hidup yang harus dimanfaatkan secara adil dan berkelanjutan
“Masih banyak ruang tersisa yang bisa dimanfaatkan untuk olahraga, pertanian perkotaan, usaha kecil, dan ruang kebersamaan keluarga. Inilah yang menjaga kota agar tidak terbelah oleh pembangunan,” ucapnya.
Anas berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi pemuda lain di Kota Bogor.
“Pemuda jangan pernah merasa kecil. Jangan ragu bermimpi besar, karena peluang ada di mana-mana, termasuk melalui jejaring internasional,” tegas Anas.
Selain itu, Dispora Kota Bogor akan memperkuat peran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Pemuda sebagai ruang menyerap aspirasi generasi muda.
“Isu pekerjaan, pendidikan, hingga persoalan sosial pemuda harus dibicarakan bersama agar kebijakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan,” imbuh dia.
Sebagai bentuk penghargaan, Dispora Kota Bogor berencana memberikan apresiasi khusus kepada Muhammad Lukman, Rena Aditya, serta tokoh-tokoh pemuda lainnya dari berbagai bidang pada Oktober mendatang.
“Dengan jumlah pemuda hampir 65 persen dari total penduduk, masa depan kota dan bangsa ini sangat ditentukan oleh mereka,” pungkas Anas. (Sep)





























