Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Miris! Kasus Sesama Jenis pada Anak di Kota Bogor Terus Naik, KPAID Ungkap Terlapor Termuda Usia 6 Tahun

10 September 2026
in BERITA UTAMA, BOGOR
5 0
0
Miris! Kasus Sesama Jenis pada Anak di Kota Bogor Terus Naik, KPAID Ungkap Terlapor Termuda Usia 6 Tahun

Suasana diskusi publik yang digelar KPAID Kota Bogor untuk membahas fenomena LGBT.

Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Kasus dugaan hubungan sesama jenis yang melibatkan anak di Kota Bogor disebut terus mengalami peningkatan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor mengungkap, terlapor dalam kasus yang mereka tangani bahkan ada yang masih berusia 6 tahun.

Hal tersebut disampaikan dalam diskusi publik yang digelar KPAID Kota Bogor untuk membahas fenomena LGBT secara objektif, edukatif, dan konstruktif, khususnya dari perspektif perlindungan anak. Kegiatan berlangsung di Ruang Cafe, Jalan Panduraya, Kota Bogor, Kamis (10/9/2026).
‎
‎Ketua KPAID Kota Bogor, Dede Siti Amanah mengatakan, diskusi tersebut menjadi bagian dari tugas KPAID dalam melakukan pengawasan, menerima pengaduan masyarakat, sekaligus menyampaikan rekomendasi kepada para pemangku kebijakan di Kota Bogor.

Baca Juga: Pemkot Bogor Siapkan Perwali Pencegahan Penyimpangan Perilaku Seksual, Draf Diserahkan ke Ulama
‎
‎“Jadi salah satunya adalah untuk bisa merangkum poin-poin rekomendasi kami dan menguatkan apa yang sudah menjadi poin pengawasan kami, kami adakanlah FGD ini dengan mengundang beberapa OPD terkait, juga ada unsur dari masyarakat dan juga media,” kata Dede.
‎
‎Menurutnya, berdasarkan hasil pengawasan KPAID, tren pengaduan terkait persoalan anak di Kota Bogor terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, terhitung sejak 2022 hingga 2026.
‎
‎“Dari tahun ke tahun, terhitung 2022 hingga 2026 sekarang ini, tren pengaduan itu terus-menerus naik, meningkat. Jadi tidak ada jeda satu tahun pun angka tersebut turun,” ujarnya.

Baca Juga: Heboh! Skandal Pelecehan Seksual di Lingkungan Mahasiswa IPB, Begini Penjelasan Kampus
‎
‎Dede juga menyoroti kasus kekerasan seksual yang menurutnya memiliki angka fluktuatif. Namun, terdapat salah satu jenis kasus yang mengalami peningkatan setiap tahunnya, yakni kasus penyimpangan seksual sesama jenis yang melibatkan anak.
‎
‎“Kalau penyimpangan seksual itu lebih dari 8 kasus. Yang 8 kasus itu adalah sesama jenis, jadi bisa laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan, itu yang kami temukan, dan itu angkanya dari tahun ke tahun selalu naik,” jelasnya.
‎
‎Ia menyebut, jumlah kasus yang diadukan terkait penyimpangan seksual sesama jenis menunjukkan tren peningkatan. Pada tahun-tahun sebelumnya tercatat 2, kemudian 4, 6, dan hingga Agustus 2026 sudah mencapai 8 kasus.
‎
‎“September kan baru mulai, artinya sampai Agustus kita sudah 8 kasus. Dari tahun-tahun sebelumnya itu secara berurutan 2, 4, 6, dan sekarang 8 angkanya,” imbuh dia.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, KPAID juga mendorong pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk tidak berhenti pada pembentukan regulasi. Implementasi aturan di lapangan dinilai perlu terus dikawal agar benar-benar memberikan perlindungan terhadap anak.
‎
‎Dede menyebut, keberadaan peraturan daerah maupun peraturan wali kota harus diikuti dengan aksi nyata dan komitmen seluruh pihak sesuai dengan bidang masing-masing.
‎
‎“Bagaimana realisasi dari peraturan-peraturan ini harus terus kita kawal. Teman-teman media juga tentunya berperan penting untuk terus mengawal, memaksimalkan fungsi dari peraturan tersebut sebagai upaya untuk mengatur atau membatasi perilaku-perilaku di masyarakat,” tuturnya.
‎
‎Dilanjutkan dia, upaya perlindungan anak tidak bisa hanya dilakukan oleh satu instansi. Diskominfo, Dinas Sosial, DPPKB, DP3A, bagian hukum, hingga Bapperida Kota Bogor memiliki peran masing-masing dalam menangani persoalan tersebut.
‎
‎Ia mengapresiasi kehadiran berbagai pihak dalam diskusi tersebut. Menurutnya, sekitar 90 persen pihak yang diundang hadir dan memiliki perhatian terhadap upaya pemenuhan serta perlindungan anak di Kota Bogor.
‎
‎Dede juga menyoroti pengaruh media sosial terhadap anak. Menurutnya, perkembangan teknologi yang tidak diimbangi pengawasan dapat membuka akses anak terhadap berbagai konten dan interaksi yang tidak sesuai dengan usianya.
‎
‎“Media sosial tidak bisa kita hindari, bagaimana perkembangan itu ternyata membawa pengaruh negatif, salah satunya bagaimana perputaran atau penyebaran perilaku menyimpang sesama jenis ini juga melalui media sosial,” ungkapnya.
‎
‎Ia menilai, pengawasan orang tua, sekolah, pemerintah, maupun orang dewasa lainnya perlu diperkuat. Sebab, masih ditemukan anak berusia 12 hingga 14 tahun yang sudah memiliki akun media sosial maupun mengakses permainan daring.
‎
‎“Secara peraturan memang sudah sangat bagus, hanya saja memang realisasi pelaksanaan di lapangannya yang membutuhkan lebih lagi regulasi yang ketat dan pengawasan orang-orang dewasa seluruh pihak,” katanya.
‎
‎Yang menjadi perhatian serius KPAID, lanjut Dede, adalah usia anak yang terlibat dalam kasus tersebut. Ia menyebut, terdapat terlapor dengan usia paling rendah yakni enam tahun.
‎
‎“Ini angka yang sangat mengagetkan. Anak-anak tidak lagi menjadi korban, tapi bagaimana anak-anak juga di sini sebagai anak-anak berkonflik hukum. Kalau bahasa orang dewasa ada sebagai pelaku, sebagai terlapor, itu yang kami sayangkan,” ujarnya.
‎
‎“Usia terendah terlapor itu adalah usia 6 tahun. 6 tahun sudah bisa menjadi anak berkonflik hukum,” tambah dia.
‎
‎Dede mengatakan, terdapat sejumlah faktor yang perlu menjadi perhatian, mulai dari kondisi ekonomi keluarga, pola pengasuhan, kondisi keluarga, hingga penggunaan media sosial.
‎
‎Karena itu, ia mengingatkan para orang tua untuk membangun kedekatan dan kepercayaan dengan anak. Menurutnya, kehadiran orang tua tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga harus diiringi pemahaman terhadap perkembangan teknologi dan media sosial.
‎
‎“Orang tua tentunya lebih mendekatkan pola-pola pengasuhan yang lekat dengan anak-anak, membangun kepercayaan anak supaya mau mendengar, mau nurut, dan lain sebagainya,” kata dia.
‎
‎“Peran orang tua sangat penting, tidak hanya sekadar kehadiran saja, tapi juga bagaimana orang tua juga harus bisa update ilmu. Anak-anak semakin bertambah zaman, semakin pintar, cerdas, ditambah gadget, sekarang juga sudah sangat menguasai dunia,” pungkasnya. (3RY)

Tags: Dede Siti AmanahKPAID Kota BogorLGBT

BERITA LAINYA

Gagal Beraksi, Dua Begal Diamuk Massa di Gunungsindur Bogor, Tabrak hingga Rampas Hp Korban

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Suporter Persib di Bogor

by admin juruketik
26 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan suporter Persib Bandung berinisial ARK yang meninggal dunia usai laga Persib Bandung kontra...

Polisi Selidiki Kematian Suporter Persib di Bogor, Dalami Keterangan Saksi

Polisi Selidiki Kematian Suporter Persib di Bogor, Dalami Keterangan Saksi

by admin juruketik
26 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Polres Bogor tengah menyelidiki kasus kematian seorang suporter Persib Bandung berinisial ARK (16) yang meninggal dunia usai menyaksikan...

Kabar Baik! Pemkot Bogor Uji Coba Jalan Baru Batutulis Besok, Dibuka Dua Arah

Kabar Baik! Pemkot Bogor Uji Coba Jalan Baru Batutulis Besok, Dibuka Dua Arah

by admin juruketik
26 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan uji coba trase baru Jalan Saleh Danasasmita atau Jalan Batutulis pada Selasa...

12 Atlet Selam Kota Bogor Siap Bersaing di Porprov Jabar 2026, Pede Lampaui Target 3 Emas

12 Atlet Selam Kota Bogor Siap Bersaing di Porprov Jabar 2026, Pede Lampaui Target 3 Emas

by admin juruketik
26 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Sebanyak 12 atlet selam Kota Bogor siap bersaing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Persatuan...

Next Post
PASI Optimis Event Bupati Cup 2025 Bisa Putus Mata Rantai Mutasi Atlet dari Luar Kabupaten Bogor

Namanya Dicatut dalam Pesan Berantai Rapat di Sentul, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Siapkan Langkah Hukum

Kebakaran TPA Galuga Masuk Hari Ketiga, Api Kembali Muncul saat Sampah Dibalik

Kebakaran TPA Galuga Masuk Hari Ketiga, Api Kembali Muncul saat Sampah Dibalik

Kebakaran TPA Galuga Bogor Belum Padam, Ratusan Personel Dikerahkan dan Selang Diperpanjang 400 Meter

Kebakaran TPA Galuga Bogor Belum Padam, Ratusan Personel Dikerahkan dan Selang Diperpanjang 400 Meter

Asap Hitam Muncul Saat Tumpukan Dibongkar, Ini Cara Petugas Padamkan Bara Api di TPA Galuga

Asap Hitam Muncul Saat Tumpukan Dibongkar, Ini Cara Petugas Padamkan Bara Api di TPA Galuga

Dispora Kabupaten Bogor Apresiasi KORMI yang Konsisten Gerakkan Masyarakat untuk Berolahraga

Dispora Kabupaten Bogor Apresiasi KORMI yang Konsisten Gerakkan Masyarakat untuk Berolahraga

BERITA POPULER

  • Momen Hari Pahlawan, Pemkot dan Pemkab Bogor Usulkan KH Sholeh Iskandar jadi Pahlawan Nasional

    Momen Hari Pahlawan, Pemkot dan Pemkab Bogor Usulkan KH Sholeh Iskandar jadi Pahlawan Nasional

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Polisi Selidiki Kematian Suporter Persib di Bogor, Dalami Keterangan Saksi

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata di Bogor Cocok Buat Liburan Bareng Anak, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk

    133 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Kabar Baik! Pemkot Bogor Uji Coba Jalan Baru Batutulis Besok, Dibuka Dua Arah

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Rudy Susmanto Dorong Penambahan Polsek di Kabupaten Bogor, Ini Alasannya

    6 shares
    Share 2 Tweet 2

Rekomendasi

Rusli Prihatevy jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Kota Bogor

Rusli Prihatevy jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Kota Bogor

30 Juli 2026
Cegah DBD, PAC PDIP Bogor Barat dan LPM Kelurahan Curug Gencar Lakukan Fogging

Cegah DBD, PAC PDIP Bogor Barat dan LPM Kelurahan Curug Gencar Lakukan Fogging

27 Juni 2023
Ganjar-Ridwan Kamil Lari Bareng, Bima Arya: Lari Aja Bisa Sama-sama, Apalagi Membangun Bangsa

Ganjar-Ridwan Kamil Lari Bareng, Bima Arya: Lari Aja Bisa Sama-sama, Apalagi Membangun Bangsa

24 Juli 2022
SMPN 16 Bogor Kemalingan, Polisi Bentuk Tim Join Investigasi

SMPN 16 Bogor Kemalingan, Polisi Bentuk Tim Join Investigasi

8 Juli 2022
Jangan Anggap Enteng! Begini kata Pakar IPB Dampak Buruk Anomali Brainrot Viral, Berikut Cara Penanganannya

Jangan Anggap Enteng! Begini kata Pakar IPB Dampak Buruk Anomali Brainrot Viral, Berikut Cara Penanganannya

7 Juli 2025
Ketua KONI Ajak Masyarakat Tak Berspekulasi soal Penyelidikan KPK di Pemkab Bogor

Ketua KONI Ajak Masyarakat Tak Berspekulasi soal Penyelidikan KPK di Pemkab Bogor

4 September 2026
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist