Juruketik.com – Nasib apes dialami seorang pria bernama Usman Saputra, warga Kampung Dekeng, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Niat melerai pertengkaran yang melibatkan seorang perempuan, ia justru mengaku menjadi korban dugaan pengeroyokan di Gang Elip, kawasan Gunung Gadung, Kota Bogor.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 04.15 WIB itu kini telah dilaporkan ke Polsek Bogor Selatan dan sedang dalam penanganan kepolisian.
Baca Juga: Viral! Satpam Kota Wisata Gunung Putri Dikeroyok Sekelompok Pria, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Usman Saputra menceritakan, bahwa peristiwa bermula saat dirinya pulang setelah mengantarkan telepon genggam dan bertemu seorang teman di pinggir jalan.
Temannya kemudian mengajak untuk berkumpul bersama dan menghubungi rekan lainnya hingga mereka berkumpul berempat, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.
Menurut Usman, suasana berubah ketika dua perempuan yang berada di lokasi terlibat cekcok hingga mengundang perhatian warga sekitar.
“Datang sejumlah orang dan bertanya ada apa. Saya jawab sepertinya kedua perempuan itu sedang berselisih paham,” ujarnya kepada wartawan, Selasa 14 Juli 2026.
Ia mengakui bahwa saat itu di lokasi terdapat minuman keras. Tak lama kemudian, salah seorang perempuan kembali terlibat adu mulut dengan seorang pria yang disebut berinisial Degon.
Usman mengaku tidak mengetahui penyebab pertengkaran tersebut. Namun, menurutnya, perselisihan berujung ketika pria tersebut menampar perempuan itu.
Melihat kejadian tersebut, Usman mengaku berinisiatif mengamankan perempuan tersebut dengan mengantarkannya pulang ke rumah pamannya.
Namun, pria yang sebelumnya menampar perempuan itu disebut terus mengikuti menggunakan sepeda motor.
Setibanya di depan rumah paman perempuan tersebut, cekcok kembali terjadi. Pria yang mengikuti ini malah menantang pamannya si perempuan.
Usman mengaku berusaha berkomunikasi dengan pria tersebut, tetapi justru menjadi korban pemukulan.
“Saya dipukul, diseret-seret sampai baju saya lepas. Handphone saya juga hilang yang ada di dalam tas, meski tasnya akhirnya ditemukan,” tuturnya.
Usai kejadian, Usman langsung menjalani visum dan melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polsek Bogor Selatan.
Ia berharap, pihak kepolisian menangkap terduga pelaku tersebut.
“Saya berharap kepada pihak kepolisian, pelaku pengeroyokan terhadap saya bisa cepat di tangkap. Agar menjadi efek jera,” terangnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bogor Selatan, Iptu Suwandi Harisman membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia mengatakan pihaknya telah menerima laporan, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang dilaporkan.
“Berdasarkan laporan, pelapor bersama teman-temannya sedang mengonsumsi minuman keras di kawasan Gunung Gadung. Kemudian didatangi terlapor Deni, Degon, dan kawan-kawannya yang mengusir pelapor karena dianggap berisik. Terjadi cekcok mulut yang berakhir dengan pemukulan terhadap pelapor oleh Deni dan Degon,” jelas Suwandi.
Ia menambahkan, polisi juga membuka peluang penyelesaian perkara melalui mediasi apabila kedua belah pihak sepakat.
“Kalau mau dimediasikan kita fasilitasi. Saat ini kami menunggu perkembangan dan pertemuan antara pelapor dengan terlapor. Terduga terlapor juga sudah diperiksa dan informasinya akan mendatangi pelapor,” ungkapnya.
“Kami sebagai pelayan masyarakat sudah memeriksa semua pihak dan memberikan pelayanan sesuai prosedur,” pungkasnya. (3RY)






