Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

La Nina Godzilla Mengancam, Pemkot Bogor Bentuk Kecamatan Tangguh Bencana

2 jam ago
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR RAYA
4 0
0
La Nina Godzilla Mengancam, Pemkot Bogor Bentuk Kecamatan Tangguh Bencana

Foto bersama disela kegiatan pembentukan Kecamatan Tangguh Bencana di Kota Bogor.

Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Pemerintah Kota atau Pemkot Bogor resmi mendeklarasikan program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) di Markas Komando (Mako) BPBD Kota Bogor, Kamis (30/4/2026).

‎
‎Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat atas anomali cuaca ekstrem dan peringatan dini mengenai fenomena “La Nina Godzilla” yang diprediksi melanda Indonesia tahun ini.
‎
‎​Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Sekretaris Daerah, perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Ketua DPRD Kota Bogor, serta jajaran unsur pimpinan daerah dari Polresta Bogor Kota dan Kodim 0606.

Baca Juga: Bencana Bertubi-tubi di Bogor, Pemkab Kerahkan Tim Nonstop 24 Jam
‎
‎Deklarasi ini melibatkan penguatan peran dari camat dan lurah se-Kota Bogor.
‎​
‎​Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengungkapkan kekhawatirannya terhadap rilis BMKG terkait kondisi iklim tahun 2026.
‎
‎Meski sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami kemarau panjang akibat El Nino, wilayah Bogor justru mengalami pengecualian dengan curah hujan yang sangat tinggi.

Baca Juga: Puncak Hujan Diprediksi Terjadi Desember hingga Januari, Pemkot Bogor Gandeng Forkopimda Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
‎
‎​”Ada anomali yang harus kita waspadai. Saat daerah lain masuk kemarau panjang, Bogor justru diprediksi akan terus diguyur hujan,” kata Dedie Rachim.

“Kita sudah merasakan curah hujan ekstrem di atas 120 mm per hari. Ini bukan lagi sekadar perubahan iklim (climate change), tapi sudah masuk situasi bencana iklim (climate disaster),” sambungnya.
‎
‎​Dedie mencatat, hingga April 2026 ini, Kota Bogor telah mencatatkan 372 kejadian bencana dari rata-rata 1.000 kejadian per tahun.
‎
‎Angka ini mencakup tanah longsor, tanah bergerak, banjir lintasan, puting beliung, hingga pohon tumbang.
‎
‎Dedie menekankan pentingnya kesiapan mental bagi para aparatur wilayah. Ia menginstruksikan para camat dan lurah untuk memiliki semangat pengabdian yang setara dengan pimpinan kota dalam menangani berbagai persoalan publik, khususnya kebencanaan.
‎
‎​”Kesiapan mental para lurah di Kota Bogor harus sama dengan kesiapan mental Walikota. Bapak dan Ibu adalah ‘Walikota’ di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

“‎Tugas ini sifatnya atributif dan terintegrasi. Tanpa semangat pengabdian dan pengorbanan yang sama, mustahil kita bisa mewujudkan Kecamatan Tangguh Bencana,” lanjut Dedie.
‎
‎​Ia menambahkan bahwa peran aparat wilayah tidak hanya terbatas pada penanggulangan bencana, tetapi juga mencakup isu persampahan, sosial, pendidikan, hingga kesehatan secara menyeluruh.
‎​
‎​Selain kesiapan fisik, Wali Kota Bogor juga menyoroti pentingnya disiplin masyarakat. Menurutnya, bencana seperti banjir lintasan sangat dominan dipicu oleh perilaku membuang sampah sembarangan.
‎
‎Oleh karena itu, ia meminta aparatur wilayah menggencarkan strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada warga.
‎
‎​Selaras dengan arahan Kementerian Dalam Negeri, Dedie menginstruksikan pelaksanaan kegiatan kerja bakti atau “Korpri” dilakukan secara rutin minimal dua kali dalam seminggu untuk membersihkan titik-titik sumbatan drainase.
‎
‎​”Kita tidak boleh pasif dan hanya menunggu informasi dari media sosial. Saya minta para Camat dan Lurah secara konsisten melakukan pengeroyokan masalah di wilayah,” kata dia.

“Laksanakan mitigasi sebelum bencana terjadi. Jika komunikasi dan edukasi berjalan baik, beban kita di lapangan tidak akan terlalu berat,” tutupnya. (3RY)
‎

Tags: Dedie RachimKecamatan Tangguh BencanaLa Nina GodzillaPemkot Bogor

BERITA LAINYA

Banjir Rendam Kampung Kebon Kopi Bogor, 52 Rumah dan 168 Warga Terdampak

Banjir Rendam Kampung Kebon Kopi Bogor, 52 Rumah dan 168 Warga Terdampak

by admin juruketik
1 Mei 2026
0

Juruketik.com - Sebanyak 168 orang di Kampung Kebon Kopi, Desa Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor terdampak banjir. Peristiwa yang terjadi...

Perlintasan Kereta di Bogor Masih Banyak yang Berbahaya, Dishub Ajukan Perbaikan 9 Titik

Perlintasan Kereta di Bogor Masih Banyak yang Berbahaya, Dishub Ajukan Perbaikan 9 Titik

by admin juruketik
1 Mei 2026
0

Juruketik.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mengaku sudah mengajukan perbaikan di sembilan titik perlintasan kereta api yang dinilai membahayakan....

Pemkot Bogor Selidiki Dugaan Pembuangan Limbah ke Sungai Ciparigi

Pemkot Bogor Selidiki Dugaan Pembuangan Limbah ke Sungai Ciparigi

by admin juruketik
1 Mei 2026
0

Juruketik.com - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim angkat bicara terkait dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan Hotel Santika dan Mall...

Pejabat di DPRD Kota Bogor Terancam Sanksi Berat Jika Ulangi Mangkir Kerja Lagi

Pejabat di DPRD Kota Bogor Terancam Sanksi Berat Jika Ulangi Mangkir Kerja Lagi

by admin juruketik
30 April 2026
0

Juruketik.com - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor resmi menjatuhkan hukuman disiplin ringan kepada seorang Pegawai...

Next Post
Banjir Rendam Kampung Kebon Kopi Bogor, 52 Rumah dan 168 Warga Terdampak

Banjir Rendam Kampung Kebon Kopi Bogor, 52 Rumah dan 168 Warga Terdampak

Rekomendasi

Perdana, GMKI Kota Bogor Bakal Gelar PKD

Perdana, GMKI Kota Bogor Bakal Gelar PKD

24 Agustus 2023
Jenal Mutaqin Buka Pelatihan Koperasi Merah Putih, Lurah Diminta Maksimalkan Potensi Ekonomi Warga

Jenal Mutaqin Buka Pelatihan Koperasi Merah Putih, Lurah Diminta Maksimalkan Potensi Ekonomi Warga

2 Desember 2025

Berita Populer

  • Kasus Korupsi RSUD Bogor Utara Rp93 Miliar Naik Penyidikan, 9 Orang Terindikasi jadi Tersangka

    Kasus Korupsi RSUD Bogor Utara Rp93 Miliar Naik Penyidikan, 9 Orang Terindikasi jadi Tersangka

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Pejabat di DPRD Kota Bogor Terancam Sanksi Berat Jika Ulangi Mangkir Kerja Lagi

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Sungai Ciparigi Diduga Tercemar Limbah dari Hotel dan Mall, Warga Bogor Resah Bau Menyengat

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Pejabat DPRD Kota Bogor Hilang, Istri dan Keluarga Disebut Tak Tahu Keberadaan

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Jadwal Musorkablub KONI Kabupaten Bogor Resmi Diumumkan, Ini Lokasi dan Agendanya

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Hubungi Kami

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist