Juruketik.com – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim meminta proses pembangunan jalan baru di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, tidak mengalami keterlambatan.
Proyek pengganti Jalan Saleh Danasasmita senilai Rp21,2 miliar itu kini telah memasuki tahap penting berupa soil test atau uji kepadatan tanah sebelum pengerjaan konstruksi utama dimulai secara penuh.
Dedie Rachim menegaskan, tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi tanah benar-benar siap sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Pro Kontra Jalan Batutulis, DPRD Kota Bogor Pastikan Jalan Baru Tak Ganggu Situs Bunker dan Sumur Tujuh
“Jadi soil test terakhir ini untuk memastikan kepadatan tanah sehingga kalau nanti tanahnya kurang padat, akan ada treatment atau penanganan khusus. Kalau kepadatannya sudah sesuai, proyek bisa langsung dilaksanakan,” ujar Dedie Rachim saat meninjau lokasi, Senin (25/5/2026).
Dedie menegaskan seluruh pihak yang terlibat diminta menjaga ritme pekerjaan agar pelaksanaan proyek tidak mengalami keterlambatan.
Sebab, jalur tersebut memiliki peran strategis karena telah lama dinantikan masyarakat sekaligus menjadi akses menuju venue pelaksanaan Porprov 2026.
Baca Juga: Jalan Baru Batutulis Bogor Mulai Dibangun Bulan Ini, Bisa Dilalui Mulai November
“Saya menyampaikan agar waktu pelaksanaan tidak boleh mundur-mundur. Jalur ini sangat strategis dan dinanti-nanti oleh masyarakat Kota Bogor. Selain untuk mobilitas warga, pada bulan November nanti kita juga akan melaksanakan Porprov di daerah Pamoyanan,” jelasnya.
Berdasarkan dokumen kontrak kerja, proyek pembangunan trase baru Batutulis ditargetkan selesai dalam waktu 163 hari kalender dengan batas akhir pengerjaan pada 21 Oktober 2026.
Adapun pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya mencakup pembetonan jalan utama dan penguatan konstruksi penahan tanah.
Pemerintah juga akan mengintegrasikan berbagai fasilitas penunjang publik seperti pedestrian, sistem drainase, penataan taman kawasan Leweng Batutulis, hingga pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU).
Dedie turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah melaksanakan proses lelang serta menyiapkan anggaran sebesar Rp21,24 miliar untuk proyek tersebut.
“Terima kasih untuk provinsi yang sudah melaksanakan lelang dan menyiapkan anggaran sebesar Rp21,24 miliar. Jadi dengan uang yang tersedia ini, mudah-mudahan kualitas pembangunan yang dihasilkan bisa sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan,” tandasnya. (3RY)








