Juruketik.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pengamanan khusus dalam rangka pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan digelar pada Jumat, 8 Mei 2026.
Kegiatan budaya tersebut rencananya akan dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang lebih dikenal dengan sapaan KDM.
KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito menjelaskan bahwa titik awal kegiatan berada di Museum Pajajaran, tepatnya di depan Istana Batutulis. Acara ini akan diikuti peserta dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
“Peserta nanti akan di-drop di Museum Pajajaran menggunakan bus, kemudian bus akan diparkir di Terminal Baranangsiang,” ujarnya saat di konfirmasi wartawan, Kamis 7 Mei 2026.
Ia mengatakan, kirab budaya dijadwalkan mulai berjalan pada pukul 20.00 WIB dari Museum Pajajaran Batutulis menuju arah Dreded, kemudian belok kanan masuk ke NV Sidiq, lanjut ke Simpang Ahoy dan belok kiri dengan skema contra flow menuju Jalan Suryakencana. Titik akhir atau panggung finis berada di depan Vihara Dhanagun.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Satlantas akan mulai melakukan penutupan arus di Jalan Suryakencana sejak pukul 19.30 WIB atau sekitar 30 menit sebelum rangkaian acara dimulai.
“Dari pukul 19.00 WIB kami mulai melakukan rekayasa pengurasan arus lalu lintas dari Lawang Suryakencana menuju arah Sukasari,” kata Lukito.
Meski demikian, ia memastikan arus lalu lintas pada Jumat pagi hingga sore hari masih berjalan normal seperti biasa. Rekayasa lalu lintas baru diberlakukan menjelang dimulainya kegiatan.
Satlantas juga menyiapkan personel di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan terdalam hingga titik terluar pengamanan.
Beberapa titik tersebut antara lain Lawang Suryakencana menuju Simpang Ahoy, Baranangsiang, Tugu Kujang, BTM, Empang, Jalan Pahlawan, BNR, Warung Doyong, Simpang Ekalokasari, Simpang Ahoy, hingga depan Kantor PDAM.
“Untuk personel lalu lintas sendiri kami turunkan sekitar 80 personel dari Satlantas Polresta Bogor Kota. Sementara total keseluruhan personel gabungan yang dibackup dari Sabhara, Satreskrim, Satintel dan Satnarkoba mencapai sekitar 200 personel,” pungkasnya. (3RY)







