Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS

Pemkot Targetkan Bogor Jadi Kota Kreatif UNESCO di Tahun 2024

2 tahun ago
in ADVERTORIAL, BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR RAYA, NASIONAL
255 0
0
Pemkot Targetkan Bogor Jadi Kota Kreatif UNESCO di Tahun 2024
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Pemkot Bogor sedang mengejar menjadi Kota Kreatif. Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor berupaya keras mendorong kota hujan menjadi Kota Kreatif UNESCO yang diakui secara mendunia. Seperti apa?

Konteks pembangunan kota kreatif di Indonesia berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, yakni ekonomi kreatif harus menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Selain itu, kebijakan pembangunan jangka panjang di daerah sudah terdapat pertumbuhan ekonomi kreatif. Harapannya dapat meratakan pembangunan di daerah dan mendorong percepatan pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi dengan menggali potensi daerah.

Kepala Disparbud Kota Bogor, Iceu Pujiati mengatakan, untuk menjawab tantangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno yang menganggap Kota Bogor memiliki peluang besar karena punya banyak potensi di dunia Ekraf.

“Ada 3 sektor dari 17 sub sektor yang menonjol di Kota Bogor, yakni kuliner, fashion dan kriya. Saat ini kami bersama Forum Ekraf REKA Bogor sedang memproses indikator-indikator yang bisa membuat Kota Bogor menjadi Kota Kreatif,” ujarnya.

Salah satu upaya yang ia lakukan adalah pendataan pada para pelaku Ekraf di Kota Bogor. Iceu menyebut dalam catatan REKA Bogor terdapat 690 pelaku Ekraf di kota ini.

Target menjadi Kota Kreatif ini akan dikejar secara bertahap, mulai dari tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Iceu mengatakan Kota Bogor bersaing dengan Depok dan Solo. Meski begitu dirinya yakin dan optimistis Kota Bogor dapat tampil mewakili Indonesia.

“Kita (Kota Bogor) punya kuliner yang bervariasi dan banyak inovasinya. Di samping itu di Kota Bogor juga terdapat tempat-tempat kuliner dan makanan yang legendaris berusia puluhan hingga ratusan tahun. Tempat-tempat makannya juga punya ceritanya masing-masing,” ucapnya.

Ia berharap Kota Bogor bisa mencapai target menjadi Kota Kreatif yang diakui dunia. Iceu memasang target angan-angan itu terwujud di tahun 2024 mendatang.

Nah, untuk menjadi kota kreatif ada 18 indikator dan dan Kota Bogor sudah mengajukan aplikasi ke UNESCO. Ke-18 indikator kota kreatif antara lain pertama, peran dan dasar-dasar bidang kreatif dalam sejarah kota.

Kedua, pentingnya ekonomi dan dinamika sektor budaya dan jika mungkin, dari bidang kreatif yang menjadi perhatian, data pada kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi dan lapangan kerja di kota, jumlah perusahaan budaya dan lain-lain.

Ketiga, pameran, konferensi, konvensi dan peristiwa nasional dan atau internasional lainnya yang diselenggarakan oleh kota selama lima tahun terakhir dan ini ditujukan untuk para profesional di bidang kreatif yang menjadi perhatian, diantaranya pencipta, produsen, pemasar, promoter.

Keempat, festival, konvensi dan acara skala besar lainnya yang diselenggarakan oleh kota dalam lima tahun terakhir di bidang kreatif yang menjadi perhatian dan ditujukan pada penonton lokal, nasional, dan atau internasional.

Kelima, mekanisme, kursus dan program untuk mempromosikan pendidikan kreativitas dan seni bagi kaum muda di bidang kreatif yang menjadi perhatian, baik dalam sistem pendidikan formal maupun informal.

Keenam, belajar seumur hidup, pendidikan tinggi, sekolah kejuruan, sekolah musik dan drama, residensi dan pembentukan pendidikan tinggi lainnya yang mengkhususkan diri di bidang kreatif yang menjadi perhatian.

Ketujuh, pusat penelitian dan program di bidang kreatif yang menjadi perhatian.

Kedelapan, ruang dan pusat kreasi yang diakui, produksi dan penyebaran kegiatan barang dan jasa di bidang kreatif yang menjadi perhatian, di tingkat profesional misalnya inkubator perusahaan budaya, kamar dagang.

Kesembilan, fasilitas utama dan ruang-ruang budaya yang didedikasikan untuk berlatih, promosi, dan sosialisasi di bidang kreatif yang menjadi perhatian dan ditujukan untuk masyarakat umum dan atau pemirsa tertentu seperti pemuda, kelompok rentan.

Kesepuluh, menunjukkan maksimal tiga program atau proyek yang dikembangkan oleh kota dalam lima tahun terakhir untuk mempromosikan partisipasi yang lebih luas dalam kehidupan budaya, khususnya di bidang kreatif yang menjadi perhatian, terutama yang ditujukan kelompok sosial yang rentan atau tidak beruntung.

Kesebelas, menunjukkan maksimal tiga program atau proyek yang dikembangkan dalam lima tahun terakhir di bidang kreatif yang bersangkutan yang telah membantu dan atau memperkuat hubungan kerja sama antara kota, sektor swasta, pencipta, masyarakat sipil dan atau akademisi.

Kedua belas, peran profesional utama dan organisasi masyarakat sipil non-pemerintah yang aktif dalam kota di bidang kreatif yang menjadi perhatian.

Ketiga belas, kebijakan dan langkah-langkah utama yang dilakukan kota dalam lima tahun terakhir untuk meningkatkan status pencipta dan mendukung karya kreatif, khususnya di bidang kreatif yang menjadi perhatian.

Keempat belas, kebijakan dan langkah-langkah utama yang dilakukan oleh kota dalam lima tahun terakhir untuk mendukung pendirian dan pengembangan industri budaya lokal yang dinamis di bidang kreatif yang menjadi perhatian.

Kelima belas, inisiatif kerja sama internasional utama di bidang kreatif yang menjadi perhatian, dikembangkan dengan kota dari berbagai negara dalam lima tahun terakhir.

Keenam belas, mekanisme dukungan, program, dan proyek yang dilakukan oleh kota dalam lima tahun terakhir dengan mendirikan sinergi antara bidang kreatif yang menjadi perhatian dengan sedikitnya satu bidang kreatif lainnya yang difasilitasi oleh jaringan (cross-cutting atau proyek lintas sektoral).

Ketujuh belas, inisiatif kerja sama internasional dan atau kemitraan yang dikembangkan dalam lima tahun terakhir yang melibatkan sedikitnya dua dari tujuh bidang kreatif yang difasilitasi oleh jaringan atau proyek lintas sektoral.

Terakhir, fasilitas utama dan ketersediaan infrastruktur dan acara, seperti pameran, konferensi, dan konvensi, yang diselenggarakan oleh kota dalam lima tahun terakhir dengan tujuan mempromosikan bidang kreatif yang dicakup oleh jaringan daripada bidan kreatif utama yang menjadi perhatian oleh aplikasi.(Advertorial)

Tags: Bima AryaDisparbudIceu PujiatiKota KreatifPemkot BogorSandiaga UnoUNESCO

BERITA LAINYA

6 Tim Asal Kabupaten Bogor Lolos ke Liga Jabar Istimewa 2026, Siap Berjuang di Pangandaran! Berikut Daftar Timnya

6 Tim Asal Kabupaten Bogor Lolos ke Liga Jabar Istimewa 2026, Siap Berjuang di Pangandaran! Berikut Daftar Timnya

by admin juruketik
16 Juni 2026
0

Juruketik.com - Sebanyak enam tim sepak bola usia dini asal Kabupaten Bogor dipastikan lolos dan akan mewakili daerahnya pada ajang...

Launching TK Adzkayra di Bogor, Dede Chandra Salurkan Bantuan dan Santuni 30 Anak Yatim

Launching TK Adzkayra di Bogor, Dede Chandra Salurkan Bantuan dan Santuni 30 Anak Yatim

by admin juruketik
16 Juni 2026
0

Juruketik.com - Launching TK Adzkayra dan Samen PAUD Fathurrohman di Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (16/6/2026), berlangsung meriah....

Fadli Amri Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum, Kenalkan Konsep Sociopreneurship Policing untuk Cegah Kejahatan

Fadli Amri Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum, Kenalkan Konsep Sociopreneurship Policing untuk Cegah Kejahatan

by admin juruketik
16 Juni 2026
0

Juruketik.com - M. Fadli Amri, anggota Polri yang berdinas di SSDM Mabes Polri, resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari...

Hari Kedua POPWILDA Jabar 2026: Kabupaten Bogor Pesta Kemenangan, Peluang Semifinal Terbuka Lebar

Hari Kedua POPWILDA Jabar 2026: Kabupaten Bogor Pesta Kemenangan, Peluang Semifinal Terbuka Lebar

by admin juruketik
16 Juni 2026
0

Juruketik.com - Kontingen Kabupaten Bogor berpesta kemenangan pada hari kedua Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah Jawa Barat atau POPWILDA Jabar...

Next Post
Mahasiswa IPB Hilang saat Ekspedisi di Pulau Sempu Malang

Mahasiswa IPB Hilang saat Ekspedisi di Pulau Sempu Malang

Mahasiswa IPB Hilang saat Ekspedisi di Pulau Sempu Malang

Mahasiswa IPB Hilang saat Ekspedisi di Cagar Alam Pulau Sempu Malang, Pihak Kampus Ungkap Hal Ini

Natal Aman dan Damai, Atang Trisnanto : Warga Kota Bogor Terbukti Rukun dan Saling Menghargai

Natal Aman dan Damai, Atang Trisnanto : Warga Kota Bogor Terbukti Rukun dan Saling Menghargai

Bima Arya Lantik Pejabat di Jalan Pedati, Sampaikan 5 Hal Jadi Pemimpin dan ASN Hebat

Bima Arya Lantik Pejabat di Jalan Pedati, Sampaikan 5 Hal Jadi Pemimpin dan ASN Hebat

Bima Arya Tinjau Kelas Ambruk di SDN Polisi 1, Instruksikan Segera Diperbaiki

Bima Arya Tinjau Kelas Ambruk di SDN Polisi 1, Instruksikan Segera Diperbaiki

BERITA POPULER

  • Ribuan Warga Padati Alun-Alun Kota Bogor, Ruang Riung jadi Magnet Baru Wisata Malam

    Ribuan Warga Padati Alun-Alun Kota Bogor, Ruang Riung jadi Magnet Baru Wisata Malam

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Kontingen Kabupaten Bogor Menggila di Hari Pertama POPWILDA Jabar 2026! Voli, Basket hingga Pencak Silat Sapu Bersih Kemenangan

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Hari Kedua POPWILDA Jabar 2026: Kabupaten Bogor Pesta Kemenangan, Peluang Semifinal Terbuka Lebar

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • 6 Tim Asal Kabupaten Bogor Lolos ke Liga Jabar Istimewa 2026, Siap Berjuang di Pangandaran! Berikut Daftar Timnya

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Hari Terakhir Kabogorfest 2026 Diserbu Warga, 6 Ton Bahan Pokok Ludes Terjual

    8 shares
    Share 3 Tweet 2

Rekomendasi

Dedie Rachim Otak-atik 19 Kepala Dinas di Kota Bogor, Berikut Nama dan Jabatan Barunya

Dedie Rachim Otak-atik 19 Kepala Dinas di Kota Bogor, Berikut Nama dan Jabatan Barunya

30 Juni 2025
Bak Model, Bapak Ibu Hingga Anak-anak Meriahkan Perca Fest 2023

Bak Model, Bapak Ibu Hingga Anak-anak Meriahkan Perca Fest 2023

27 Juni 2023
Paripurna DPRD Kota Bogor Bahas 3 Perda Strategis hingga Evaluasi Kinerja Pemkot

Paripurna DPRD Kota Bogor Bahas 3 Perda Strategis hingga Evaluasi Kinerja Pemkot

5 Mei 2026
Bima Arya Salat Tarawih Hari Pertama di Masjid Agung

Bima Arya Salat Tarawih Hari Pertama di Masjid Agung

23 Maret 2023
Kick Off MBG untuk Bumil dan Balita, DPRD Kota Bogor Siap Dukung Program Mendukbangga

Kick Off MBG untuk Bumil dan Balita, DPRD Kota Bogor Siap Dukung Program Mendukbangga

26 Februari 2025
Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Dedie A Rachim Prioritaskan Dana Pajak Kendaraan Bermotor untuk Subsidi Biskita Transpakuan

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Dedie A Rachim Prioritaskan Dana Pajak Kendaraan Bermotor untuk Subsidi Biskita Transpakuan

29 Januari 2025
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KILAS
    • WISATA
    • EKONOMI BISNIS
    • UMKM
    • AGROBISNIS
    • SELEBRITIS
    • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist