Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Perbaikan Longsor Kebon Pedes Bogor Mulai Dikerjakan, Pengendara Siap-siap Hadapi Sistem Buka Tutup Jalan

17 Juni 2026
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR
5 0
0
Perbaikan Longsor Kebon Pedes Bogor Mulai Dikerjakan, Pengendara Siap-siap Hadapi Sistem Buka Tutup Jalan

Kondisi longsor di Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor yang menyebabkan penyempitan jalan.

Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Pengendara yang melintas di kawasan Kebon Pedes, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, diminta bersiap menghadapi sistem buka tutup jalan seiring dimulainya proyek penanganan longsor di aliran Sungai Cipakancilan.

Pekerjaan yang akan berlangsung selama 150 hari tersebut resmi memasuki tahap pelaksanaan setelah dilakukan penandatanganan Surat Perintah Kerja (SPK) dan serah terima lokasi pekerjaan.

Hal ini sendiri terungkap usai Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim meninjau langsung lokasi longsor di kawasan Kebon Pedes pada Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Ada Kirab Budaya, Sejumlah Jalan di Kota Bogor Bakal Ditutup Mulai Sore Hari! Begini Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir

Dalam peninjauan tersebut, Dedie Rachim menuturkan, proses penanganan longsor di aliran Sungai Cipakancilan resmi memasuki tahap pelaksanaan.

Di mana, longsor yang terjadi sejak 15 Januari 2026 itu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sementara, sejak awal Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah mengusulkan agar penanganannya menjadi prioritas mengingat dampaknya yang cukup besar terhadap keselamatan warga dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca Juga: Jalur Alternatif Lawang Gintung-BNR Segera Diaspal, Warga Diminta Bersabar Pasca Longsor Batutulis

“Ini di Kebon Pedes ada longsoran Cipakancilan yang terjadi pada 15 Januari 2026. Karena kewenangannya berada di bawah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bogor mengusulkan kepada Pemprov Jabar agar penanganannya dapat diprioritaskan,” kata Dedie Rachim.

“Alhamdulillah hari ini sudah dilakukan penandatanganan SPK dan serah terima lokasi pekerjaan sehingga siap untuk dikerjakan,” sambungnya.

Ia menjelaskan, proyek penanganan longsor tersebut akan dilaksanakan selama 150 hari kerja dengan nilai anggaran sekitar Rp5,5 miliar yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurut Dedie, proses penanganan membutuhkan waktu karena harus melalui tahapan perencanaan dan penganggaran yang matang.

“Alhamdulillah sudah siap digarap. Memang segala sesuatu perlu proses karena anggarannya harus disiapkan terlebih dahulu. Nilainya juga cukup besar, sekitar Rp5,5 miliar,” katanya.

Penanganan longsor akan dilakukan secara menyeluruh dengan membangun dinding penahan tanah (DPT) yang diperkuat sejumlah konstruksi pendukung untuk memastikan stabilitas tebing dan kelancaran aliran air.

“Penanganannya tentu menggunakan dinding penahan tanah, kemudian di bawahnya ada beton, bronjong, batu granular, serta tetap memperhatikan jalur aliran air agar sistem drainase berjalan dengan baik,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik, Dedie mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan di sekitar sungai dan tebing.

Menurutnya, sampah yang menumpuk dapat menghambat aliran air dan meningkatkan tekanan pada konstruksi penahan tanah sehingga berpotensi memicu terjadinya longsor kembali.

“Salah satu pemicu longsor bisa karena sampah yang menumpuk dan menghalangi jalur air. Akibatnya beban pada dinding menjadi besar dan akhirnya ambrol. Karena itu kebiasaan membuang sampah sembarangan harus dihentikan agar jalur Kebon Pedes yang sudah dibangun tidak kembali longsor akibat tumpukan sampah,” tegasnya.

Untuk mempercepat penyelesaian proyek, pekerjaan konstruksi akan dilakukan secara intensif pada siang maupun malam hari. Namun demikian, masyarakat diminta memahami kemungkinan adanya rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

“Pekerjaan akan dilakukan siang dan malam. Kalau hanya malam hari tidak cukup untuk mengejar target 150 hari kerja. Memang nanti kemungkinan ada sistem buka-tutup jalan saat alat berat masuk. Tapi masyarakat diharapkan mendukung karena ini demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Pemkoy Bogor berharap penanganan longsor di Kebon Pedes dapat berjalan sesuai jadwal sehingga akses jalan kembali aman dan risiko bencana di kawasan tersebut dapat diminimalkan.

Dukungan masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting agar proyek yang telah lama dinantikan tersebut dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar. (3RY)

Tags: Dedie RachimLongsorRekayasa Lalu LintasWali Kota Bogor

BERITA LAINYA

Jelang HUT RI ke-81, Rudy Susmanto Minta Warga Kabupaten Bogor Kibarkan Bendera Merah Putih Sepanjang Agustus

Jelang HUT RI ke-81, Rudy Susmanto Minta Warga Kabupaten Bogor Kibarkan Bendera Merah Putih Sepanjang Agustus

by admin juruketik
4 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengimbau seluruh warga Kabupaten...

Pensiunan ASN Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumah Dinas Ciawi, Berawal dari Bau Menyengat

Pensiunan ASN Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumah Dinas Ciawi, Berawal dari Bau Menyengat

by admin juruketik
4 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Seorang pensiunan aparatur sipil negara (ASN) berinisial JDD (75) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di rumah dinas...

Wakil Wali Kota Bogor Sidak Parkir, Temukan Jukir Berpenghasilan hingga Rp480 Ribu Sehari

Wakil Wali Kota Bogor Sidak Parkir, Temukan Jukir Berpenghasilan hingga Rp480 Ribu Sehari

by admin juruketik
3 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menemukan fakta menarik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengelolaan parkir di Jalan...

Kabupaten Bogor Resmi jadi Tuan Rumah Invitasi Ortrad Jabar 2026, Ribuan Pelajar Siap Bertanding

Kabupaten Bogor Resmi jadi Tuan Rumah Invitasi Ortrad Jabar 2026, Ribuan Pelajar Siap Bertanding

by admin juruketik
3 Agustus 2026
0

Juruketik.com - Kabupaten Bogor resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Invitasi Olahraga Tradisional (Ortrad) tingkat Jawa Barat 2026. Ajang yang akan...

Next Post
Mahasiswa Unpak Demo di Depan Istana Bogor: Soroti MBG, APBN hingga Pendidikan Gratis

Mahasiswa Unpak Demo di Depan Istana Bogor: Soroti MBG, APBN hingga Pendidikan Gratis

Potensi Dualisme Kepengurusan, Mukota Kadin Kota Bogor Diminta Dihentikan

Potensi Dualisme Kepengurusan, Mukota Kadin Kota Bogor Diminta Dihentikan

Bidik 100 Emas di Porprov Jabar 2026, KONI Kota Bogor Kirim Atlet Try Out hingga ke Luar Negeri

Bidik 100 Emas di Porprov Jabar 2026, KONI Kota Bogor Kirim Atlet Try Out hingga ke Luar Negeri

Angkot Usia di Atas 20 Tahun Dilarang Mengaspal di Kota Bogor

Angkot Usia di Atas 20 Tahun Dilarang Mengaspal di Kota Bogor

Terekam CCTV! Kafe di Cibinong Bogor Disatroni Maling: Mesin Kasir, Tablet hingga Uang Tunai Raib

Terekam CCTV! Kafe di Cibinong Bogor Disatroni Maling: Mesin Kasir, Tablet hingga Uang Tunai Raib

BERITA POPULER

  • Jelang HUT RI ke-81, Rudy Susmanto Minta Warga Kabupaten Bogor Kibarkan Bendera Merah Putih Sepanjang Agustus

    Jelang HUT RI ke-81, Rudy Susmanto Minta Warga Kabupaten Bogor Kibarkan Bendera Merah Putih Sepanjang Agustus

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Wakil Wali Kota Bogor Sidak Parkir, Temukan Jukir Berpenghasilan hingga Rp480 Ribu Sehari

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Kejar 100 Medali Emas di Porprov Jabar 2026, KONI Kota Bogor Gembleng Para Pelatih

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Pensiunan ASN Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumah Dinas Ciawi, Berawal dari Bau Menyengat

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Heboh! Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Diduga Diamankan Kejagung, Begini Penjelasan Kajari

    29 shares
    Share 12 Tweet 7

Rekomendasi

Alun-alun Kota Bogor Dihiasi Ratusan Bonsai, Ada Pohon Endemik dari Jatim Juga

Alun-alun Kota Bogor Dihiasi Ratusan Bonsai, Ada Pohon Endemik dari Jatim Juga

12 Juli 2022
Puncak Hujan Diprediksi Terjadi Desember hingga Januari, Pemkot Bogor Gandeng Forkopimda Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Puncak Hujan Diprediksi Terjadi Desember hingga Januari, Pemkot Bogor Gandeng Forkopimda Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

5 November 2025
Konferensi pers Pesta Bebas Berselancar (PBB) 2026 di Konco Lawas Hitz, Bogor, resmi mengumumkan line up dan konsep festival bertema ‘Selamat Datang Kembali’ yang akan digelar 20–21 Juni 2026 di Gelora Pakansari.

PBB 2026 Umumkan Line Up, Seringai hingga Tulus Siap Tampil di Bogor

8 Mei 2026
Pemkab Bogor Siapkan Aturan Baru Terkait LGBT, Rudy Susmanto: Segera Rampung

Pemkab Bogor Siapkan Aturan Baru Terkait LGBT, Rudy Susmanto: Segera Rampung

19 Juli 2026
Kembalikan Kejayaan Pasar Gembrong, Siapkan 540 Kios dan Los

Kembalikan Kejayaan Pasar Gembrong, Siapkan 540 Kios dan Los

31 Juli 2023
Ditjen PKTL KLHK Gelar Aksi Bersih Negeri di Kota Bogor

Ditjen PKTL KLHK Gelar Aksi Bersih Negeri di Kota Bogor

8 Maret 2024
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist