Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Wajah Transportasi Kota Bogor Bakal Berubah, Parkir Liar hingga Angkot jadi Sasaran Penataan

28 Oktober 2026
in BERITA UTAMA, BOGOR
4 0
0
Wajah Transportasi Kota Bogor Bakal Berubah, Parkir Liar hingga Angkot jadi Sasaran Penataan

Kadishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto saat mempaparkan grand design transportasi Kota Bogor.

Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Wajah transportasi Kota Bogor bakal mengalami perubahan seiring langkah Dinas Perhubungan (Dishub) dalam membenahi berbagai persoalan lalu lintas.

Mulai dari penindakan parkir liar, rekayasa jalan di sejumlah titik kemacetan, hingga penataan angkutan kota (angkot) menjadi fokus utama untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, nyaman, dan terintegrasi.

Hal tersebut diketahui saat Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto menjelaskan arah kebijakan tersebut dalam pemaparan grand design transportasi Kota Bogor di Kantor Uji KIR Dishub Kota Bogor, Selasa (27/10/2026).

Baca Juga: Harhubnas 2026, Dedie Rachim Minta Dishub Kota Bogor Perketat Pengawasan Keselamatan Transportasi

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor Ana Ismawati serta insan pers.

Sujatmiko mengatakan, terdapat tiga fokus utama yang menjadi perhatian Dishub, yakni mengurai kemacetan, mengatasi kelebihan jumlah armada angkutan umum atau over-supply, serta mengintegrasikan layanan transportasi melalui kerja sama lintas sektor.

Menurutnya, penataan transportasi tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur jalan. Diperlukan pula pengelolaan angkutan umum dan koordinasi antarpihak agar kebijakan yang diterapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Penataan Angkot Capai 50,2 Persen, Targetkan Penertiban Tuntas Akhir Tahun

“Pertama, bagaimana kami mampu menyelesaikan masalah kemacetan untuk meningkatkan mobilitas lalu lintas secara keseluruhan. Kedua, mengelola angkutan umum yang saat ini dihadapkan pada kondisi over-supply melalui transformasi pelayanan publik,” katanya.

“Ketiga, bagaimana semuanya ini terintegrasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Sujatmiko.

Dalam upaya mengurangi kepadatan kendaraan, Dishub telah melakukan sejumlah penyesuaian rekayasa lalu lintas di titik-titik yang dinilai menjadi simpul kemacetan.

Salah satunya di kawasan Alun-Alun Kota Bogor, dengan menertibkan parkir liar di bahu jalan yang menyebabkan penyempitan lajur kendaraan.

Penyesuaian geometri jalan dan pembongkaran median yang dinilai kurang efektif juga dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya Simpang Ekalokasari, Jalan Martadinata, Simpang Jambu Dua, Simpang Lippo Mall, Kebon Pedes, hingga kawasan Ciawi.

Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas jalan, mengurangi antrean kendaraan, serta mempersingkat waktu tunggu di persimpangan yang menggunakan lampu lalu lintas.

“Kami melakukan evaluasi dan penyesuaian infrastruktur jalan berdasarkan data riil di lapangan. Tujuannya jelas, yakni mempercepat mobilitas, mengurai titik-titik simpul kemacetan, dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” jelasnya.

Selain rekayasa lalu lintas, Dishub juga akan memperketat pengawasan terhadap pelanggaran parkir. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerapan sanksi berupa penggembokan kendaraan, disertai denda administratif yang disetorkan ke kas daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sektor angkutan umum, Dishub menghadapi tantangan berupa persaingan dengan transportasi berbasis daring serta jumlah armada angkot yang dinilai melebihi kebutuhan. Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk melakukan konversi dan rasionalisasi armada secara bertahap.

Sujatmiko mengungkapkan, sebagian besar angkot konvensional di Kota Bogor telah berusia lebih dari 20 tahun. Karena itu, program transformasi diarahkan pada peremajaan kendaraan agar lebih layak, ramah lingkungan, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada penumpang.

Angkutan umum ke depan juga diarahkan memiliki sistem pembayaran nontunai menggunakan uang elektronik serta fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus menarik minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik.

Dishub turut mendorong penguatan trayek pengumpan atau feeder yang terhubung dengan koridor angkutan massal. Integrasi tersebut diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara jumlah armada, kebutuhan perjalanan masyarakat, dan keberlangsungan usaha para operator angkutan.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Bogor, Ana Ismawati mengapresiasi keterbukaan Dishub dalam memaparkan program dan arah kebijakan transportasi.

Menurutnya, kolaborasi antarperangkat daerah dan komunikasi publik yang baik menjadi bagian penting dalam menyukseskan pembangunan kota.

“Semangat kecintaan kepada Kota Bogor ini adalah modal dasar yang luar biasa. Tantangan di era digitalisasi saat ini menuntut kita untuk terus berkolaborasi, menghadirkan komunikasi publik yang efektif, serta menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat,” ungkap Ana. (3RY)

Tags: AngkotDishub Kota BogorParkir LiarPemkot BogorPenataan TransportasiSujatmiko Baliarto

BERITA LAINYA

Liga Grassroot Indonesia 2026 Resmi Bergulir di Stadion Pakansari Bogor, Diikuti 2.500 Pesepak Bola Cilik dari 30 Provinsi

Liga Grassroot Indonesia 2026 Resmi Bergulir di Stadion Pakansari Bogor, Diikuti 2.500 Pesepak Bola Cilik dari 30 Provinsi

by admin juruketik
28 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Liga Grassroot Indonesia 2026 resmi bergulir di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 27–30 Oktober 2026. Kompetisi...

417 Pelajar SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan MBG, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Bumbu Kacang Diduga jadi Pemicu Keracunan MBG di Dramaga Bogor, Operasional SPPG Dramaga 4 Distop Sementara

by admin juruketik
28 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Penggunaan bumbu kacang yang diolah oleh pihak ketiga diduga menjadi pemicu kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang...

Korban Dugaan Keracunan MBG di Dramaga Bertambah jadi 481 Pelajar, Pemkab Bogor Uji Sampel Makanan

Pemkab Bogor Berlakukan PJJ di SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga Buntut Dugaan Keracunan MBG

by admin juruketik
28 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Aktivitas belajar mengajar di SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga, Kabupaten Bogor, dialihkan sementara ke sistem pembelajaran jarak...

Korban Dugaan Keracunan MBG di Dramaga Bertambah jadi 481 Pelajar, Pemkab Bogor Uji Sampel Makanan

Korban Dugaan Keracunan MBG di Dramaga Bertambah jadi 481 Pelajar, Pemkab Bogor Uji Sampel Makanan

by admin juruketik
27 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Jumlah pelajar yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor,...

Next Post
Liga Grassroot Indonesia 2026 Resmi Bergulir di Stadion Pakansari Bogor, Diikuti 2.500 Pesepak Bola Cilik dari 30 Provinsi

Liga Grassroot Indonesia 2026 Resmi Bergulir di Stadion Pakansari Bogor, Diikuti 2.500 Pesepak Bola Cilik dari 30 Provinsi

BERITA POPULER

  • GAMKI Jawa Barat Gelar Maperta, Sekda Herman Suryatman Ajak Pemuda Kristen Terjun Langsung Atasi Persoalan Masyarakat

    GAMKI Jawa Barat Gelar Maperta, Sekda Herman Suryatman Ajak Pemuda Kristen Terjun Langsung Atasi Persoalan Masyarakat

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Bobotoh Melayat ke Rumah Arif di Bogor, Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balas Dendam

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Jalan Baru Batutulis Bogor Resmi Dibuka dengan Sistem Buka Tutup, Catat Jam Operasionalnya

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Resmi Digelar! Invitasi Ortrad Jabar 2026 di Bogor Diikuti 19 Daerah, jadi Upaya Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional Anak

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Bumbu Kacang Diduga jadi Pemicu Keracunan MBG di Dramaga Bogor, Operasional SPPG Dramaga 4 Distop Sementara

    6 shares
    Share 2 Tweet 2

Rekomendasi

MAGNUMOTION 2026 di Bogor, KRAKEN Hadirkan Aksi Panggung Penuh Energi

MAGNUMOTION 2026 di Bogor, KRAKEN Hadirkan Aksi Panggung Penuh Energi

26 Agustus 2026
Sport Science jadi Kunci FORKI Kabupaten Bogor Cetak Atlet Karate Juara

Sport Science jadi Kunci FORKI Kabupaten Bogor Cetak Atlet Karate Juara

5 Juli 2026
Tunjukkan Kartu BPJS Masuk Jungle Cuma 50 Ribuan

Tunjukkan Kartu BPJS Masuk Jungle Cuma 50 Ribuan

17 September 2024
Target Pecahkan Rekor MURI, FPTI Kabupaten Bogor Bakal Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Bukit Jeger

Target Pecahkan Rekor MURI, FPTI Kabupaten Bogor Bakal Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Bukit Jeger

7 Agustus 2025
Jalan Semeru Bogor Mulai Ditata, Merdeka dan Mawar Menyusul

Jalan Semeru Bogor Mulai Ditata, Merdeka dan Mawar Menyusul

15 Oktober 2026
Pohon Tumbang Timpa Angkot hingga Ringsek di Sukasari Bogor, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

Pohon Tumbang Timpa Angkot hingga Ringsek di Sukasari Bogor, Beruntung Tidak Ada Korban Jiwa

3 November 2025
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist