Juruketik.com – Rencana pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kota Bogor hingga kini belum juga ditentukan.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengungkap sejumlah pertimbangan yang membuat pemerintah masih harus mengkaji lokasi yang paling tepat, salah satunya terkait akses jemaat gereja yang beribadah setiap Minggu.
Salah satu lokasi yang sempat dipertimbangkan adalah Jalan Jenderal Sudirman. Namun, di kawasan tersebut terdapat tiga gereja yang rutin menggelar ibadah pada hari Minggu, sehingga akses jemaat menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan Pemkot Bogor.
Baca Juga: Pemkot Bogor Siapkan Kebangkitan Car Free Day, PKL Bakal Dialihkan ke Area CFD
”Kalau CFD diselenggarakan di hari Minggu, para jemaat gereja ini lewat mana? Mereka juga menyampaikan aspirasi itu kepada kami, sehingga harus menjadi perhatian,” ujarnya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus mengakomodasi kepentingan seluruh warga tanpa terkecuali. Karena itu, pelaksanaan CFD tidak boleh menghambat aktivitas keagamaan maupun kepentingan masyarakat lainnya.
”Saya juga memikirkan itu. Warga Bogor bukan hanya yang muslim, tetapi juga saudara-saudara kita yang non-muslim yang setiap hari Minggu beribadah ke gereja. Itu juga harus saya pikirkan,” ucap dia.
Baca Juga: CFD Tegar Beriman jadi Magnet Ekonomi Baru di Bogor, Omzet Pedagang Tembus Rp90,7 Juta
Dedie menegaskan bahwa hingga saat ini Pemkot Bogor belum menetapkan lokasi pelaksanaan CFD.
Ia masih mencari titik yang paling tepat agar kegiatan tersebut dapat berjalan tanpa menimbulkan gangguan terhadap mobilitas masyarakat.
”Bersabar dulu untuk CFD. Jangankan umat, pepohonan maupun semut sekalipun saya punya tanggung jawab. Semuanya yang ada di Bogor adalah tanggung jawab saya,” imbuhnya.
Ia memastikan pemerintah akan terus mengkaji berbagai alternatif lokasi sehingga penyelenggaraan Car Free Day nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengorbankan hak pengguna jalan maupun kegiatan ibadah.
”Pokoknya saya cari titik yang tepat, supaya semuanya tidak terganggu,” pungkasnya. (3RY)














