Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Mendorong Lahirnya Kelurahan Layak Anak

21 Desember 2022
in BERITA TERKINI, BERITA UTAMA, BOGOR
65 0
0
Mendorong Lahirnya Kelurahan Layak Anak
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Layak Anak (KLA) butuh waktu, proses berkelanjutan dan juga dukungan peran serta banyak pihak di masyarakat. Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, pada tahun 2022, Kota Bogor telah meraih peringkat Nindya sebagai KLA. Masih dibutuhkan dua tahap lagi untuk bisa menjadi KLA dengan peringkat tertinggi.

Sebagai upaya memperbaiki peringkat KLA, baru-baru ini DP3A Kota Bogor menggelar program Penilaian Kelurahan Layak Anak. “Ini sebuah inovasi atau loncatan karena di 2022 ini Kota Bogor meraih predikat Nindya alias dua tahap lagi menuju predikat Kota Layak Anak (KLA),” ujar Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah, ketika membuka Sosialisasi Penilaian Kelurahan Layak Anak, November lalu.

Sekda mengatakan, pada 2023 mendatang Pemerintah Kota Bogor menargetkan bisa naik peringkat dan mendapatkan predikat Utama. Untuk bisa mencapai target tersebut memang dibutuhkan inovasi dan loncatan. Diantaranya dengan menggelar Penilaian Kelurahan Layak Anak. Ini adalah sebuah upaya untuk mendorong terwujudnya wilayah kelurahan, sebagai kelurahan layak anak.”Karena yang terpenting, nafas kepedulian terhadap anak, perlindungan anak dan partisipasi anak tidak hanya di tumbuh di tingkat kota saja, tapi sampai di tingkat kelurahan dan keluarga,” lanjutnya.

Menurut Iceu Pujiati, Kepala DP3A Kota Bogor, penilaian Kelurahan Layak Anak juga merupakan upaya mendorong pemahaman lebih baik bagi aparat wilayah beserta warga masyarakatnya tentang konsep Kelurahan Layak Anak. “Dengan cara menangani aspek-aspek Kelurahan Layak Anak secara langsung, maka aparatur wilayah beserta masyarakat di sekitarnya, dapat lebih cepat memahami apa yang disebut sebagai Kelurahan Layak Anak,” kata Iceu. “Juga mereka dapat berkreasi dan berinovasi dalam berbagai upaya menjamin dan melindungi hak-hak hidup anak di wilayah masing-masing.” lanjutnya. Jika kelak beberapa kelurahan sudah dapat dikategorikan sebagai Kelurahan Layak Anak, maka dengan sendirinya perwujudan Kota Bogor sebagai Kota Layak Anak akan lebih cepat dicapai.

Dalam rangka itulah maka sepanjang November lalu berlangsung penilaian Kelurahan Layak Anak. Menurut Pejabat Fungsional Pemenuhan Hak Anak, DP3A Kota Bogor, Jajang Koswara, penilaian dilakukan dalam dua tahap. Pertama tahap penilaian administratif. Pada tahap ini 68 kelurahan di Kota Bogor diminta menyampaikan berbagai informasi dan data melalui aplikasi Siklabo atau Sistem Informasi Kota Layak Anak Kota Bogor. Tahap kedua penilaian melalui verifikasi lapangan. Seluruh proses penilaian melibatkan tim yang terdiri dari unsur Kementrian PPA, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, KPAI, PKK dan akademisi serta DP3A Kota Bogor.

Berdasarkan penilaian tahap awal, muncul 12 kelurahan yang berpotensi sebagai Kelurahan Layak Anak. Namun di tahap selanjutnya, hanya ada 9 kelurahan yang memenuhi kategori sebagai Kelurahan Layak Anak. Dari 9 kelurahan tersebut, 6 diantaranya masuk ke dalam kategori Kelurahan Layak Anak peringkat Pratama, 2 kelurahan peringkat Madya dan 1 kelurahan peringkat Nindya. Kelurahan mana saja yang mencapai peringkat-peringkat tersebut, akan diumumkan dalam beberapa waktu mendatang.

Lalu seperti apa wujud dari Kelurahan Layak Anak. Menurut Jajang, ada beberapa aspek yang telah berhasil mereka wujudkan. “Diantaranya adalah berfungsinya lembaga-lembaga di kelurahan tersebut dalam upaya mereka menjamin dan melindungi hak-hak anak, serta tersedianya sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak,” ungkapnya. Sarana dan prasarana dimaksud diantaranya adalah ruang-ruang terbuka hijau atau taman yang tersedia bagi anak-anak untuk beraktivitas. Terdapat sanggar-sanggar dan lembaga pendidikan formal dan non formal untuk mengembangkan potensi dan minat anak. Lalu Posyandu sebagai lembaga pemantau kesehatan anak dan lain sebagainya.

Sedangkan lembaga yang tersedia, diantaranya adalah Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dan Forum Anak tingkat kelurahan. Kedua lembaga ini dibangun dan diaktifkan oleh warga masyarakat setempat, sebagai sarana perwujudan peran serta masyarakat dalam berabagai upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan hak anak. “Ada dua fungsi utama pada kedua lembaga tersebut, yaitu sebagai pelopor dan sebagai pelapor,” lanjut Jajang.

Pelopor yang dimaksud adalah lembaga berinisiatif untuk memberikan pemahaman terhadap warga masyarakat tentang hak-hak anak. Juga memberikan perlindungan terhadap anak-anak dari berbagai kemungkinan kejadian buruk yang menimpa anak-anak, diantaranya seperti kekerasan dalam rumah tangga dan perundungan terhadap anak. “Aktifitas dan pergerakan mereka berorientasi pada upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak anak dan perlindungan anak,” jelas Jajang.

Sebagai pelapor, kedua lembaga ini adalah lembaga yang berperan untuk menyampaikan laporan kepada pihak berwajib jika ditemukan adanya kasus-kasus yang melibatkan anak sebagai korban. Juga mereka berperan memperjuangkan anak-anak untuk mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang memadai. PATBM keanggotaannya adalah orang-orang dewasa, dan Forum Anak keanggotaannya adalah anak-anak setempat yang berusia rata-rata 12 sampai dengan sebelum 18 tahun.

Tentu ada komponen-komponen lain yang perlu diaktifkan di lingkungan kelurahan, untuk mendorong sebuah kelurahan dapat dikategorikan sebagai Kelurahan Layak Anak. Jadi masih panjang perjuangan yang diperlukan. Tetapi upaya yang konsisten, terarah dan berkelanjutan, diyakini dapat mengakselerasi munculnya kelurahan-kelurahan yang dapat disebut Kelurahan Layak Anak. Semoga hal itu dapat terwujud di Kota Bogor! (Advertorial)

Tags: DP3A Kota BogorKelurahan Layak AnakPenilaian

BERITA LAINYA

Panjat Tebing Kabupaten Bogor Bidik 3 Emas di Porprov Jabar 2026, Andalkan 17 Atlet Lokal

Panjat Tebing Kabupaten Bogor Bidik 3 Emas di Porprov Jabar 2026, Andalkan 17 Atlet Lokal

by admin juruketik
27 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Tim panjat tebing Kabupaten Bogor membidik tiga medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026....

Resmi Digelar! Invitasi Ortrad Jabar 2026 di Bogor Diikuti 19 Daerah, jadi Upaya Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional Anak

Resmi Digelar! Invitasi Ortrad Jabar 2026 di Bogor Diikuti 19 Daerah, jadi Upaya Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional Anak

by admin juruketik
27 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional (Ortrad) Jawa Barat 2026 jenjang Sekolah Dasar (SD) resmi digelar di Gelora Pakansari, Kabupaten...

Target 100 Medali Emas di Porprov Jabar 2026, Kota Bogor Andalkan 54 Cabor

Target 100 Medali Emas di Porprov Jabar 2026, Kota Bogor Andalkan 54 Cabor

by admin juruketik
27 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor membidik target 100 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV...

Catat! Tunggakan Pajak Tembus Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Siapkan Penyitaan hingga Pembekuan Rekening

Catat! Tunggakan Pajak Tembus Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Siapkan Penyitaan hingga Pembekuan Rekening

by admin juruketik
27 Oktober 2026
0

Juruketik.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan langkah tegas untuk menagih tunggakan pajak daerah yang nilainya hampir Rp600 miliar. Upaya...

Next Post
Tinjau Masjid Agung, Atang Minta Pekerjaan Perhatikan Kualitas dan Selesai Tepat Waktu

Tinjau Masjid Agung, Atang Minta Pekerjaan Perhatikan Kualitas dan Selesai Tepat Waktu

Pemkot Boyong Predikat UHC, BPJS Kesehatan Berikan Apresiasi

Pemkot Boyong Predikat UHC, BPJS Kesehatan Berikan Apresiasi

Mengenal Lebih Dekat Kampung Perca Sindang Rasa Kota Bogor

Mengenal Lebih Dekat Kampung Perca Sindang Rasa Kota Bogor

Evaluasi Kinerja Satu Tahun, DPRD Kota Bogor Gelar Acara Refleksi Kinerja Satu Tahun

Evaluasi Kinerja Satu Tahun, DPRD Kota Bogor Gelar Acara Refleksi Kinerja Satu Tahun

Memahami dan Menumbuhkan Ekonomi Kreatif

Memahami dan Menumbuhkan Ekonomi Kreatif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Momen Hari Pahlawan, Pemkot dan Pemkab Bogor Usulkan KH Sholeh Iskandar jadi Pahlawan Nasional

    Momen Hari Pahlawan, Pemkot dan Pemkab Bogor Usulkan KH Sholeh Iskandar jadi Pahlawan Nasional

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Ikuti Imbauan Presiden, Sastra Winara Pastikan Tak Ada Anggota DPRD Kabupaten Bogor Gunakan Strobo

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Bobotoh Melayat ke Rumah Arif di Bogor, Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balas Dendam

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Polisi Selidiki Kematian Suporter Persib di Bogor, Dalami Keterangan Saksi

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kabar Baik! Pemkot Bogor Uji Coba Jalan Baru Batutulis Besok, Dibuka Dua Arah

    6 shares
    Share 2 Tweet 2

Rekomendasi

PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dibangun, 1.500 Ton Sampah Perhari Disiapkan jadi Energi Listrik

PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dibangun, 1.500 Ton Sampah Perhari Disiapkan jadi Energi Listrik

18 September 2026
Kick Off PPDB 2024 di Kota Bogor Sekaligus Penandatanganan Pakta Integritas

Kick Off PPDB 2024 di Kota Bogor Sekaligus Penandatanganan Pakta Integritas

31 Mei 2024
Polresta Bogor Kota Gelar Shalat Gaib dan Doa Bersama Bareng Suporter

Polresta Bogor Kota Gelar Shalat Gaib dan Doa Bersama Bareng Suporter

3 Oktober 2022 - Updated on 4 Oktober 2022
Ratusan Relawan Genjet Deklarasi Dukung Jenal Mutaqin di Pilwalkot Bogor 2024

Ratusan Relawan Genjet Deklarasi Dukung Jenal Mutaqin di Pilwalkot Bogor 2024

27 Juli 2024
Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ASN Pemkab Bogor Naik Penyidikan, Polisi Temukan Unsur Pidana

Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan ASN di Pemkab Bogor Masuk Babak Baru, Polda Jabar Turun Tangan

4 September 2026
BPBD Catat 19 Bencana Terjadi di Kota Bogor Akibat Hujan Deras Kemarin, Didominasi Tanah Longsor hingga Tembok Ambruk

BPBD Catat 19 Bencana Terjadi di Kota Bogor Akibat Hujan Deras Kemarin, Didominasi Tanah Longsor hingga Tembok Ambruk

3 Maret 2025
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist