Juruketik.com – Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Bogor mulai mematangkan strategi pembinaan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat atau Porprov Jabar 2026.
Salah satu fokus utama yang disiapkan yakni memperkuat pembinaan petanque melalui pelatih berlisensi yang tersebar di 40 kecamatan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari hasil rapat koordinasi pengurus FOPI Kabupaten Bogor, untuk menyusun berbagai program peningkatan prestasi atlet sekaligus memperluas pembinaan petanque hingga ke tingkat kecamatan.
Ketua FOPI Kabupaten Bogor, Muslih mengatakan, rapat koordinasi tersebut menjadi momentum untuk menyusun langkah konkret dalam meningkatkan prestasi atlet sekaligus memperluas pembinaan petanque di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
“Persiapan menuju Porprov 2026 terus kami matangkan, mulai dari peningkatan intensitas latihan, tryout, try in, training center, hingga mengikuti berbagai agenda Series Petanque Jawa Barat,” ujar Muslih, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, program pembinaan tidak hanya difokuskan pada atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprov 2026. FOPI Kabupaten Bogor juga mulai menyiapkan regenerasi atlet untuk menghadapi ajang Porprov 2030 mendatang.
Baca Juga: Inafra Petanque Series 3 2026 Digelar di Kabupaten Bogor, Diikuti Atlet Malaysia hingga Prancis
Muslih menjelaskan, salah satu fokus utama FOPI Kabupaten Bogor adalah memperkuat pembinaan di tingkat kecamatan.
Saat ini, para pelatih berlisensi daerah yang tersebar di 40 kecamatan akan diberdayakan untuk membangun dan mengembangkan pusat-pusat pelatihan petanque.
“Potensi atlet di Kabupaten Bogor sangat besar. Karena itu, para pelatih yang sudah memiliki lisensi daerah akan kami dorong untuk berperan aktif membangun pusat pelatihan di masing-masing wilayah,” katanya.
Selain pembinaan atlet, FOPI Kabupaten Bogor juga akan menetapkan kalender kegiatan turnamen di bawah naungan organisasi. Salah satu agenda yang disiapkan yakni kompetisi petanque tingkat pelajar Kabupaten Bogor.
Keberadaan turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menjadi bagian dari proses pencarian dan pembinaan bibit-bibit atlet potensial.
“Turnamen menjadi bagian penting dalam pembinaan. Atlet harus memiliki pengalaman bertanding yang cukup agar perkembangan kemampuan dan mental bertandingnya semakin baik,” tutur Muslih.
Dalam rapat koordinasi tersebut, FOPI Kabupaten Bogor juga membahas penetapan klub-klub yang akan menjadi anggota Pengurus Cabang FOPI Kabupaten Bogor.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus memastikan proses pembinaan petanque berjalan secara terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.
Dengan berbagai program tersebut, FOPI Kabupaten Bogor menargetkan pembinaan tidak hanya berorientasi pada prestasi jangka pendek di Porprov 2026, tetapi juga membangun fondasi kekuatan atlet untuk menghadapi kompetisi di masa mendatang. (*)











