Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK

Endang Soroti Alih Fungsi Lahan dan Praktik Ijon, Desak Langkah Nyata Berantas Mafia Beras

31 Juli 2026
in BOGOR, POLITIK
4 0
0
Endang Soroti Alih Fungsi Lahan dan Praktik Ijon, Desak Langkah Nyata Berantas Mafia Beras
Share on FacebookShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

Juruketik.com – Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Tohari meminta pemerintah memperkuat upaya pemberantasan mafia beras melalui peningkatan pengawasan serta dukungan anggaran yang memadai bagi Kementerian Pertanian. Menurutnya, praktik mafia beras telah berlangsung lama dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani maupun masyarakat sebagai konsumen.

Pernyataan tersebut disampaikan Endang usai kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat di Sekretariat PWI Kota Bogor, Jumat (31/7/2026). Ia menegaskan, Komisi IV DPR RI tidak hanya mendorong kebijakan, tetapi juga berkontribusi dengan menyerahkan data pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia beras kepada kementerian terkait.

“Komisi IV terus mendorong penguatan pengawasan dan anggaran bagi Kementerian Pertanian. Kami juga memberikan informasi mengenai pihak-pihak yang diduga menjadi bagian dari mafia beras karena praktik ini sudah mengakar dan sangat merugikan,” ujarnya.

Endang mengungkapkan, salah satu persoalan yang masih membelenggu petani adalah sistem ijon. Dalam praktik tersebut, hasil panen telah dijual kepada tengkulak jauh sebelum masa panen dengan imbalan uang muka, sehingga posisi tawar petani menjadi lemah.

Untuk memutus rantai tersebut, ia mendorong penguatan koperasi petani agar mampu menjadi sumber pembiayaan yang sehat bagi para petani. Dengan demikian, petani tidak lagi bergantung pada tengkulak saat membutuhkan modal usaha.

Selain itu, Endang menilai media massa memiliki peran penting dalam mengawasi pergerakan harga dan distribusi beras. Menurutnya, praktik mafia beras sering memanfaatkan situasi ketika terjadi kelangkaan pasokan di pasar induk untuk mengambil keuntungan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah membentuk satuan tugas (satgas) guna menangani persoalan mafia beras. Meski tidak menjelaskan secara rinci mekanisme kerja satgas tersebut, Endang optimistis langkah itu akan memperkuat pengawasan di lapangan.

Lebih lanjut, legislator dari daerah pemilihan Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur itu mengatakan Komisi IV DPR RI secara rutin melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian melalui rapat dengar pendapat (RDP). Selain itu, anggota komisi juga turun langsung meninjau kondisi pertanian saat musim panen maupun ketika muncul persoalan seperti kerusakan irigasi dan keterbatasan sarana produksi.

Dalam kesempatan itu, Endang turut menyoroti semakin berkurangnya lahan pertanian di Kota Bogor akibat alih fungsi menjadi kawasan perumahan dan industri. Ia mendorong pemerintah daerah menyusun regulasi yang lebih ketat agar lahan produktif tetap terlindungi.

Di tengah keterbatasan lahan, Endang juga mengajak masyarakat mengembangkan metode pertanian alternatif, seperti budidaya menggunakan pralon maupun tanaman buah dalam pot (tabulampot), sebagai solusi mempertahankan produksi pangan di wilayah perkotaan.

Sementara itu, terkait ketahanan pangan nasional, Endang memastikan cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog berada dalam kondisi aman. Menurutnya, penyimpanan stok beras menjadi langkah strategis menghadapi ancaman krisis pangan global akibat perubahan iklim, termasuk dampak fenomena El Nino.

“Ketahanan pangan harus menjadi perhatian bersama. Dengan cadangan beras yang cukup, pemerintah memiliki kesiapan menghadapi potensi gangguan pasokan akibat perubahan iklim,” katanya.

Khusus untuk Kota Bogor, Endang memastikan kondisi ketersediaan pangan hingga saat ini masih aman. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak agar tetap memperkuat pengawasan distribusi dan melindungi lahan pertanian demi menjaga stabilitas pangan di masa mendatang.

“Untuk ketersediaan pangan di Kota Bogor masih aman,” pungkasnya.(Ery)

Tags: Anggota Komisi IV DPR RIEndang Setyawati TohariKomisi IV DPR RI

BERITA LAINYA

Anggaran Kabupaten Bogor Naik Rp351,3 Miliar, Insentif 8.400 Guru Agama Ikut Bertambah

Anggaran Kabupaten Bogor Naik Rp351,3 Miliar, Insentif 8.400 Guru Agama Ikut Bertambah

by admin juruketik
14 September 2026
0

Juruketik.com - Anggaran Kabupaten Bogor diproyeksikan mengalami penambahan sebesar Rp351,3 miliar melalui pendapatan transfer yang bersumber dari dana bagi hasil...

Kebakaran TPA Galuga Ditarget Selesai Sebelum 17 September, Bupati Bogor: Pemadaman Dikebut 24 Jam

Kebakaran TPA Galuga Ditarget Selesai Sebelum 17 September, Bupati Bogor: Pemadaman Dikebut 24 Jam

by admin juruketik
14 September 2026
0

Juruketik.com - Pemkab Bogor menargetkan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, dapat dituntaskan sebelum 17...

Target Tiga Besar Nasional, NasDem Kabupaten Bogor Mulai Susun Kekuatan Menuju Pemilu 2029, Senior hingga Gen Z jadi Kekuatan Baru

Target Tiga Besar Nasional, NasDem Kabupaten Bogor Mulai Susun Kekuatan Menuju Pemilu 2029, Senior hingga Gen Z jadi Kekuatan Baru

by admin juruketik
13 September 2026
0

Juruketik.com - Partai NasDem Kabupaten Bogor mulai menyusun kekuatan politik menghadapi Pemilu 2029. Langkah tersebut dilakukan dengan memperkuat konsolidasi internal...

Asap Hitam Muncul Saat Tumpukan Dibongkar, Ini Cara Petugas Padamkan Bara Api di TPA Galuga

Cuaca Kering, Bupati Bogor Rudy Susmanto Ingatkan Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

by admin juruketik
13 September 2026
0

Juruketik.com - Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengingatkan masyarakat Kabupaten Bogor untuk tidak membakar sampah sembarangan di tengah kondisi cuaca yang...

Next Post
Disparbud Pastikan Lokasi Dugaan Sumur Tujuh di Lawanggintung Bukan ODCB

Disparbud Pastikan Lokasi Dugaan Sumur Tujuh di Lawanggintung Bukan ODCB

Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat Lewat Wali Kota Bogor Cup 2026

Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat Lewat Wali Kota Bogor Cup 2026

525 Atlet KONI Kota Bogor Jalani Tes Fisik dan Psikologi, Hasilnya jadi Penentu Evaluasi Menuju Porprov Jabar 2026

525 Atlet KONI Kota Bogor Jalani Tes Fisik dan Psikologi, Hasilnya jadi Penentu Evaluasi Menuju Porprov Jabar 2026

Pemkab Bogor Pastikan Gaji ASN Tetap Aman Meski Dana Transfer Pusat Dipangkas Rp622 Miliar

Pemkab Bogor Pastikan Gaji ASN Tetap Aman Meski Dana Transfer Pusat Dipangkas Rp622 Miliar

DLH Kabupaten Bogor: 5 Perusahaan Diduga jadi Penyebab Pencemaran Lingkungan di Sungai Cileungsi

DLH Kabupaten Bogor: 5 Perusahaan Diduga jadi Penyebab Pencemaran Lingkungan di Sungai Cileungsi

BERITA POPULER

  • 9 Caleg Terpilih jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil 1

    10 Caleg Terpilih jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil 2

    125 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Keren! 3 Atlet Kota Bogor Wakili Indonesia di Asian Games 2026, Dari Judo hingga Menembak

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Liga Desa 2026 di Citeureup jadi Jalan Talenta Muda Bogor Menuju Sepak Bola Profesional

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata di Bogor Cocok Buat Liburan Bareng Anak, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk

    133 shares
    Share 79 Tweet 50
  • Anggaran Kabupaten Bogor Naik Rp351,3 Miliar, Insentif 8.400 Guru Agama Ikut Bertambah

    6 shares
    Share 2 Tweet 2

Kadispora Kabupaten Bogor

Ketua NPCI Kabupaten Bogor

Rekomendasi

Niat Demo ke Jakarta, 60 Pelajar di Bogor Diamankan Polisi dan Satgas Pelajar

Niat Demo ke Jakarta, 60 Pelajar di Bogor Diamankan Polisi dan Satgas Pelajar

28 Agustus 2025
PFI Bogor Silaturahmi Bareng Dedie A Rachim, Sinergi Bangun Kota Bogor

PFI Bogor Silaturahmi Bareng Dedie A Rachim, Sinergi Bangun Kota Bogor

6 Februari 2025
PANGAN MURAH: Warga antusias memanfaatkan Gerakan Pangan Murah. Komoditas pokok dijual dengan harga di bawah pasar agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Pemkot Bogor Konsisten Tekan Inflasi

24 Oktober 2025
Sastra Winara: DPRD Kabupaten Bogor Siap Dukung Pembangunan Jalan Tambang dan Jalur Puncak II

Sastra Winara: DPRD Kabupaten Bogor Siap Dukung Pembangunan Jalan Tambang dan Jalur Puncak II

24 Februari 2025
Tragis! Niat Mancing, Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Puluhan Anjing Pemburu di Jasinga Bogor

Tragis! Niat Mancing, Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Puluhan Anjing Pemburu di Jasinga Bogor

8 Juni 2026
Pengarusutamaan Gender, Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Gelar Workshop

Pengarusutamaan Gender, Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Gelar Workshop

28 Maret 2024
JURU KETIK

Selamat Datang di Juruketik.com
Portal Berita yang dikelola oleh PT JURUKETIK MEDIA DIGITAL - SK Kemenkumham : AHU-044948.AH.01.30.Tahun 2022

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • BOGOR
  • KABAR WILAYAH
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • GALERI

© 2022 <a href="https://juruketik.com/" All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist